Jumat, 28 Desember 2018

Ini Dia 5 Musisi Cewek yang Jago Bikin Lagu


Raisa, Isyana Sarasvati, Yura Yunita, Sherina Munaf, Nadya Fatira

Banyak penyanyi penyanyi cewek Indonesia yang zaman aku pinyik sampai segede gajah aku ikutin perkembangannya. Mulai dari penyanyi pop, penyanyi RnB, rock hingga penyanyi dangdut, aku lumayan hafal. Dulu, kalau lihat acara musik rasanya bahagia banget. Atau sekarang kalau lihat penyanyi favorit rilis lagu baru rasanya senang sekali. Walaupun sekarang sudah mulai dikurangi dengerin musik biar enggak addict.
Tahun 90an dan awal tahun 2000an itu kayaknya tahun kejayaan musik indonesia. Beragam penyanyi perempuan dengan beragam identitas bermunculan. Jajaran penyanyi pop dan rock cewek di era tahun 90an banyak sekali, sebut saja Anggun, Nicky Astria, Nike Ardila, Desy Ratnasary, Paramitha Rusady, Inka Cristie, Poppy Mercury, Ruth Sahanaya, Titi DJ, di akhir 90an Krisdayanti, Reza Artamevia, Rossa, Melly Goeslaw, Rita Effendi, Andien, Sherina, AB 3 (sekarang jadi B3) dan penyanyi pop rock lainnya. Di jajaran penyanyi dangdut Elvi Sukaesih, Rita Sugiarto, Camelia Malik masih menjadi primadona disusul penyanyi-penyanyi dangdut berkualitas lainnya seperti Ine Cyntia, Ike Nurjanah, Murni Chania, Lilis Karlina, Cici Paramida, Nini Karlina, Iis Dahlia dan seabreg penyanyi dangdut lainnya lahir dan mewarnai industri musik di Indonesia. Belum lagi penyanyi anak-anak yang muncul.
Di tahun 2000an, nama-nama di atas masih mewarnai blantika musik di Indonesia ditambah muncul penyanyi-penyanyi lainnya seperti Agnes Monica, Shanty, Gita Gutawa, Sherina (comeback), Bunga Citra Lestari (BCL),  Inul Daratista yang banyak mencuri perhatian karena sensasinya. Kemunculan para penyanyi ini menjadi angin segar untuk tumbuhnya industri musik di Indonesia.
Nah, berkembangnya musik di era sekarang berbeda jauh dengan era tahun 90an. Belum lagi era sekarang musik sudah menggunakan platform digital sehingga sangat mudah seorang penyanyi untuk rilis lagu. Tinggal upload di youtube, soal laku atau tidaknya biasanya tinggal ditambah gimmik gimmik sensasi agar diberitakan di sosial media dan televisi.
Banyak yang bilang juga musik sekarang enggak seenak mungkin tahun 90an yang melegenda dan kalau didengerin lagi masih tetap enak.Tapi apakah benar demikian? Era tahun 70an, 80an, 90an hingga 2000an, banyak penyanyi cewek yang menggunakan pencipta lagu untuk lagu yang akan dinyanyikan. Khusus tahun 2000an, ada Melly Goeslaw yang menjadi langganan. Banyak penyanyi cewek yang menyanyikan lagunya dan hits, sebut saja lagu Menghitung Hari dan yang Kumau Krisdayanti, lagu Tegar Rossa, lagu-lagu Agnes Monica seperti Jera adalah contoh lagu-lagu hits yang dibuat oleh Melly Goeslaw. Kemudian ada Dewiq yang juga jadi langganan penyanyi-penyanyi seperti Agnes Monica dan BCL, hasilnya emang tidak terbantahkan. Hampir semua lagu ciptaan Dewiq diterima di masyarakat Indonesia. Sehingga kala itu banyak penyanyi-penyanyi baru yang meminta Melly Goeslaw dan Dewiq untuk menciptakan lagu perdana mereka. Beberapa berhasil, beberapa kurang beruntung.
Era tahun 2010an, musik mulai beralih pada era digital. Banyak penyanyi-penyanyi cewek yang tidak mengandalkan pencipta lagu untuk mendongkrak lagu agar menjadi hits. Rata-rata dari mereka menciptakan lagu sendiri atau berkolaborasi dengan musisi lainnya. Beberapa musisi musisi itu pun tidak mengandalkan perusahaan rekaman besar untuk menanungi kreativitas mereka. Kualitas lagu yang dibuat mereka pun memiliki kualitas yang tidak main-main, soal hits, lagu-lagu ciptaan mereka berhasil merajai chart musik dan lumayan banyak ditonton di platform digital seperti youtube.
Nah, siapa sajakah musisi cewek masa kini yang selain jago nyanyi juga jago nyiptain lagu sendiri? Yuuk kita simak....
1.    Isyana Sarasvati

Awal debut Isyana sempat sedikit mencuri perhatianku. Saat itu lagu perdananya yang bertajuk Keep Being You merajai chart Itunes, namun setelah itu aku enggak memperhatikan lagi. Pikirku Isyana hanya penyanyi indie yang sesekali nyiptain lagu terus sudah enggak bakalan kedengaran lagi karirnya. Sampai akhirnya ia masuk ke dalam beberapa nominasi di Indonesian Choice Awrads Net 2.0, namun aku masih belum terlalu yakin.
Setelah lagu Keep Being You, Isyana kembali mengeluarkan single Tetap Dalam Jiwa. Dari sinilah, aku mulai “ngeh” dan mulai mengikuti perkembangan musik Isyana. Tetap Dalam Jiwa merajai tangga lagu dan menjadi salah satu lagu yang populer di kanal youtube.
Setelah mengeluarkan dua single, Isyana kemudian mengeluarkan album perdananya bertajuk Explore. Hebatnya sebagian besar lagu yang ada di album ini ia ciptakan sendiri. Kemudian Isyana merilis album kedua berjudul Paradoks. Sama seperti album perdana, album kedua ini sebagian besar lagunya diciptakan Isyana sendiri, lagu seperti Lembaran Buku, Winter Song menjadi hits di album kedua ini. Selain, mengelurakan album, Isyana juga membuat lagu untuk OST Critical Eleven yang bertajuk Sekali Lagi, kemudian bersama Raisa ia menciptakan lagu Anganku Anganmu, bersama Afgan dan Rendy Pandugo ia membuat lagu Heaven dan baru-baru ini bersama kakak tercintanya Rara Sekar ia membuat lagu Luluh untuk Film Milly dan Mamet.
Berkat kepiawannya dalam membuat lagu dan menyanyikannya, beragam penghargaan ia peroleh, termasuk penyanyi wanita terbaik di Planet Muzik Awards 2018.
2.    Raisa Andriana

Bicara soal Raisa, segudang prestasi telah ia torehkan. Dulu, awal kemunculan Raisa aku langsung jatuh hati. Lewat acara MTV Imsonia (kalau enggak salah), Raisa membeberkan tentang album perdananya dan lagu Serba Salah. Di album perdana, Raisa masih banyak dibantu musisi lain. Begitu pun di album kedua Heart to Heart. Raisa banyak mendapat ruang ketika merilis album ketiga yang bertajuk Handmade. Sebagain besar lagu ditulis oleh Raisa termasuk di dalamnya lagu Tentang Cinta, Jatuh Hati dan lagu Usai Di Sini. Lagu-lagu tersebut menunjukkan kelas Raisa dari seorang penyanyi menjelma menjadi seorang musisi. Lewat lagu Jatuh Hati ia berhasil menyabet penyanyi wanita terbaik di ajang Planet Muzik Awards 2016.
Kemudian lewat Anganku Anganmu berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati berhasil meraih trofi kategori Best Composer of the Year di Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2017 silam. Tahun ini Raisa menciptakan lagu berjudul Lagu Untukmu yang ia dedikasikan untuk ibu tercinta.
3.    Yura Yunita

Sebagai jebolan ajang menyanyi The Voice, karir bermusik Yura termasuk yang konsisten. Setelah lagu hits duetnya bersama Glenn Fredly meledak di pasaran, Yura mengeluarkan single berjudul Berawal dari Tatap dan juga mendapatkan respon yang luar biasa. Album Yura (2014) sebagian besar materi lagunya ia ciptakan sendiri. Berikutnya Yura tak berhenti begitu saja, ia rajin sekali merilis lagu lagu yang ia ciptakan seperti Intuisi, Harus Bahagia, Takkan Apa dan Buka Hati yang ia tulis bersama Tulus. Lagu-lagu tersebut sudah bisa dinikmati video klipnya di youtube dan di album kedua Yura Yunita yang bertajuk Merakit.
Lewat lagu Intuisi, Yura berhasil menyabet predikat penyanyi solo pop wanita terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2017 dan penulis lagu pop terbaik. Di tahun 2018, ia kembali menyabet predikat sebagai penyanyi solo pop wanita terbaik di AMI 2018 lewat lagu Harus Bahagia.
4.    Sherina Munaf

Walaupun sekarang sedang vakum di industri musik, kepiawaian Sherina dalam menciptakan lagu memang tiada duanya. Setelah melepas jati diri sebagai penyanyi anak-anak, Sherina kembali dengan merilis album perdananya bertajuk Primadona. Semua lagu di album tersebut, ia ciptakan dan memilih lagu Sendiri sebagi hits perdana. Sayang, banyak sekali kritik mengingat genre lagu Sendiri adalah lagu rock yang kurang sesuai dengan vokal Sherina. Album perdana Sherina kurang diterima pecinta musik Indonesia.
Berikutnya Sherina mengeluarkan album bertajuk Gemini, di sinilah ia kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam membuat lagu dan mengaransemen ulang lagu Gregetan ( lagu milik band ayahnya). Album Gemini sukses, lagu seperti Cinta Pertama dan Terakhir, Pergilah Kau menjadi hits dan merajai chart di televisi dan radio. Ada lagu yang memiliki kualitas mumpuni di Album Gemini yaitu Simfoni Hitam, sayangnya Sherina tidak merilis video klipnya. Selain album, Sherina juga mengisi soundtrack untuk dua film box office yaitu Laskar Pelangi dan Ayat Ayat Cinta. Lagu Kubahagia dan Jalan Cinta menjadi bagian penting dalam film-film tersebut.
Album ketiga Sherina berjudul Tuna (Tune of Sherina) dirilis dengan mengeluarkan lagu andalannya Sebelum Selamanya dan Akan Kutunggu. Sayang album ini tak sesukses album Gemini padahal jika dilihat dari materi lagu, album ini harusnya sukses. Setelah itu Sherina vakum karena harus melanjutkan studinya.
5.    Nadya Fatira

Nama Nadya Fatira mungkin tidak sepopuler Raisa atau Isyana. Namun kepiawannya dalam membuat lagu patut untuk diapresiasi. Lagunya yang paling diingat adalah lagu yang berjudul Penyendiri (2017). Album perdana Nadya Fatira dirilis tahun 2010. Selain menciptakan lagu untuk dirinya sendiri Nadya Fatira juga menulis lagu untuk penyanyi lain seperti Bayangkan Rasakan (Maudy Ayunda), Tanpa Melodi (Mytha Lestari), Percaya ( Fatin Shidqia Lubis). Selain menciptakan lagu, Nadya juga adalah seorang film scoring. Baru-baru ini, Nadya Fatira merilis lagu berjudul Lagu Tanpa Huruf R yang kalau dicari liriknya emang enggak ada huruf Rnya.
***
Demikianlah lima penyanyi cewek yang jago buat lagu versiku. Versi ini versi menurutku ya, jadi enggak bisa juga jadi patokan utama. Semoga bermanfaat. Terima kasih....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lampu Sein

Beberapa waktu yang lalu saya sempat membahas tentang polisi tidur dan membagi tulisan tersebut di beberapa sosial media milik saya. D...