two. by BEAUTYNOW® scent, soul, signature

"Belum ada satu bulan, ku yakin masih ada sisa wangiku di bajumu."

Lirik lagu Satu Bulan Bernadya itu terdengar begitu dalam. Ia tidak hanya bicara tentang rindu, melainkan tentang aroma, tentang wangi yang memilih untuk tinggal, bahkan ketika seseorang sudah pergi. Tentang bagaimana satu semprotan parfum bisa berubah menjadi kenangan yang sulit dilepaskan.

Pernahkah kamu mengalami hal yang sama? Sebuah baju yang sudah lama disimpan, tapi ketika disentuh, masih menyimpan aroma seseorang. Bukan wangi yang menyengat, melainkan lembut, tenang, dan entah bagaimana… akrab. Wangi yang tidak meminta perhatian, tapi diam-diam menetap.

Di situlah parfum menemukan perannya yang paling jujur. Bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan bahasa tanpa suara. Ia berjalan bersama pemakainya, menyerap cerita, lalu tertinggal sebagai jejak. Dan tak semua parfum mampu melakukan itu.

Ada wangi yang cepat menguap. Ada pula yang memilih bertahan pelan, konsisten, dan membekas. Wangi yang ketika tercium kembali, langsung membawa kita pada satu nama, satu momen, satu perasaan.

Cerita tentang wangi yang bertahan lebih lama dari waktu membawa kita pada two. by BEAUTYNOW®, parfum yang tidak hanya diciptakan untuk harum, tapi untuk meninggalkan jejak. Seperti lirik Bernadya tadi, two. memahami bahwa aroma bisa menjadi sisa perasaan yang tak mudah hilang.

Two. adalah lanjutan perjalanan BEAUTYNOW® di dunia fragrance, kali ini melangkah ke titik temu antara parfum dan fashion. Berkolaborasi dengan Frances.RTW, rumah mode Jakarta yang dikenal dengan gaya chic dan versatile “from Mondays to Sundays”, two. dirancang untuk perempuan yang bergerak bebas dari pagi hingga malam, dari ruang kerja hingga momen personalnya.

Semprotan pertamanya terasa segar dan cerah. Pear dan mandarin membuka aroma dengan ringan, bersih, dan menyenangkan. Ada kesan optimistis yang langsung terasa, disempurnakan oleh lemon yang crisp dan sentuhan pink pepper yang memberi karakter modern. Ini bukan wangi yang terburu-buru mencuri perhatian, tapi cukup membuat orang menoleh.

Beberapa saat kemudian, aromanya bertransformasi. Blackcurrant hadir lembut seperti sutra, berpadu dengan mawar yang hangat di kulit. Heliotrope memberi kesan elegan, hampir seperti busana yang jatuh sempurna di tubuh. Di fase ini, jasmine musk mulai menyatu halus, feminin, dan terasa sangat personal, seolah wangi itu dibuat khusus untuk satu orang saja.

Keunggulan two. terasa jelas ketika waktu berjalan. Saat hari mulai redup dan aktivitas melambat, cedarwood menjadi pondasi yang tenang dan dewasa. Vanilla menghangatkan tanpa terasa berlebihan, sementara musk bertahan paling akhir, lembut, bersih, dan membekas lama. Inilah jenis wangi yang tidak hilang begitu saja, melainkan menempel di kain, di udara, dan di ingatan.

Sebagai Eau de Parfum Intense, two. memang dirancang untuk bertahan lebih lama. Karakternya seimbang: cukup kuat untuk menemani aktivitas seharian, namun tetap nyaman dan tidak melelahkan. Ditambah dengan desain botol yang elegan dan tutup kayu asli berukuran besar, two. menghadirkan kesan mewah yang dewasa dan berkelas.

Mungkin inilah jawaban dari pertanyaan di awal tadi. Tentang parfum yang wanginya bisa bertahan bahkan setelah waktu berjalan. Bukan karena ia berusaha terlalu keras, tapi karena ia diciptakan dengan cerita.

Karena pada akhirnya, wangi terbaik bukan yang paling keras, melainkan yang paling diingat.

two. by BEAUTYNOW® scent, soul, signature.


Baca Juga





Lindungi Aset Anda! Strategi Persiapan Pengiriman dan Penyimpanan Barang Musim Hujan: Solusi Anti Lembap


Memasuki akhir tahun, intensitas curah hujan di Indonesia biasanya meningkat drastis. Bagi para pelaku bisnis, periode ini bukan hanya tentang menyambut lonjakan permintaan liburan akhir tahun, tetapi juga tentang menghadapi tantangan logistik yang cukup berat. Tingginya tingkat kelembapan udara (humidity) dan risiko paparan air hujan dapat menjadi musuh utama bagi integritas produk Anda. Tanpa proteksi yang tepat, barang-barang yang Anda kirim atau simpan di gudang rentan mengalami kerusakan permanen seperti jamur, karat, hingga bau tak sedap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana Anda dapat melakukan persiapan ekstra untuk memastikan produk sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi sempurna.

Mengapa Musim Hujan Menjadi Ancaman Bagi Logistik?

Kelembapan udara yang tinggi selama musim hujan sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun dampaknya sangat nyata. Fenomena yang sering terjadi dalam kontainer pengiriman disebut dengan "Hujan Kontainer" (Container Rain). Ini terjadi ketika udara lembap di dalam kontainer mengalami kondensasi akibat perubahan suhu yang ekstrem, menyebabkan tetesan air jatuh langsung ke atas kemasan produk.

Selain itu, penyimpanan di gudang yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik saat musim hujan akan memicu pertumbuhan spora jamur. Bagi produk elektronik, kelembapan dapat menyebabkan korosi pada komponen internal, sementara bagi produk tekstil atau makanan, hal ini bisa berarti kerugian total.

Langkah Strategis Persiapan Pengiriman Akhir Tahun

Dengan cuaca yang sudah bisa di prediksi, maka untuk meminimalisir risiko anda perlu melakukan langkah-langkah preventif berikut ini:

1. Audit Kondisi Gudang dan Area Loading

Sebelum puncak musim hujan tiba, pastikan atap gudang tidak bocor dan area pemuatan barang (loading dock) terlindungi dari tempias air hujan. Pastikan palet yang digunakan dalam kondisi kering; palet kayu yang lembap justru akan menyumbang kelembapan ekstra di dalam kontainer atau truk.

2. Penggunaan Kemasan Sekunder yang Tahan Air

Pertimbangkan untuk menggunakan stretch film atau plastik pembungkus tambahan untuk setiap palet. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung pertama jika terjadi kebocoran kecil pada armada pengiriman.

3. Memilih Partner Logistik yang Terpercaya

Pastikan ekspedisi yang Anda gunakan memiliki armada dengan box tertutup yang rapat. Selalu lakukan pengecekan segel karet pintu kontainer sebelum barang dimuat untuk memastikan tidak ada celah air yang masuk.

Solusi Utama: Penggunaan Desiccant Berkualitas

Salah satu cara paling efektif untuk melawan kelembapan adalah dengan menempatkan penyerap lembap atau desiccant di dalam kemasan maupun kontainer. Desiccant bekerja dengan aktif menyerap molekul air di udara, menjaga level kelembapan tetap di bawah titik kritis.

Sebagai langkah optimasi, Anda perlu bermitra dengan penyedia solusi kelembapan yang berpengalaman. Jika perusahaan Anda beroperasi di wilayah industri, Anda bisa mengandalkan supplier desiccant Jabodetabek dan Jawa Barat yang menyediakan berbagai jenis penyerap lembap mulai dari silica gel hingga desiccant kontainer.

Mengenal Jenis-Jenis Desiccant untuk Berbagai Produk


Setiap produk memiliki karakteristik sensitivitas yang berbeda terhadap kelembapan. Berikut adalah pilihan yang bisa Anda pertimbangkan:

• Silica Gel (White/Blue/Orange): Cocok untuk kemasan kecil seperti sepatu, tas, atau farmasi.

• Clay Desiccant: Alternatif alami yang efektif untuk melindungi komponen mesin dan suku cadang otomotif.

• Container Desiccant (High Absorption): Dirancang khusus dengan daya serap hingga berkali-kali lipat beratnya sendiri untuk diletakkan di dinding kontainer selama pengiriman laut atau darat jangka panjang.

Untuk mengetahui detail spesifikasi masing-masing jenis, Anda dapat mengecek katalog lengkap di produk desiccant yang tersedia untuk berbagai kebutuhan industri.

Tips Penyimpanan Barang di Gudang Saat Liburan Akhir Tahun

Liburan akhir tahun sering kali berarti stok barang akan mengendap lebih lama di gudang karena penutupan operasional sementara. Berikut tips agar barang tetap aman:

1. Gunakan Metode FIFO (First In, First Out): Pastikan sirkulasi barang berjalan lancar agar tidak ada produk yang terpapar kelembapan gudang terlalu lama.

2. Jaga Jarak dari Dinding: Jangan menempelkan barang langsung ke dinding gudang. Beri jarak sekitar 30-50 cm untuk memastikan adanya aliran udara dan menghindari transfer kelembapan dari dinding ke kemasan.

3. Monitor Kelembapan secara Berkala: Gunakan higrometer untuk memantau kelembapan ruangan. Jika angka menunjukkan di atas 60%, segera tambahkan unit desiccant di titik-titik strategis.

Keuntungan Melindungi Produk Anda Sejak Dini

Investasi pada perlindungan anti-lembap mungkin terlihat sebagai biaya tambahan di awal, namun jika dibandingkan dengan potensi kerugian akibat barang retur (reject), nilainya sangatlah kecil. Dengan menjaga kualitas produk tetap prima:

Reputasi Brand Terjaga: Konsumen menerima barang dalam kondisi bersih dan tidak berbau.

Mengurangi Klaim Asuransi: Proses klaim asuransi logistik seringkali rumit dan memakan waktu; mencegah kerusakan jauh lebih baik.

Efisiensi Biaya: Menghindari biaya pengiriman ulang untuk barang pengganti.

Keamanan Produk Adalah Prioritas Utama

Menghadapi musim hujan dan lonjakan pengiriman akhir tahun memang memerlukan persiapan ekstra. Dengan kombinasi pengemasan yang kuat, pemilihan armada yang tepat, serta penggunaan desiccant berkualitas tinggi, Anda dapat memastikan rantai pasok Anda tetap berjalan lancar tanpa gangguan kerusakan akibat cuaca. Jangan biarkan kerja keras Anda dalam memproduksi barang berkualitas rusak hanya karena masalah kelembapan yang sebenarnya bisa dicegah.

Desitechgel.com adalah supplier desiccant Jabodetabek dan Jawa Barat. Segera hubungi kami jika perusahaan Anda mengalami masalah kelembapan udara dan ingin konsultasi mengenai solusinya. Kami siap membantu Anda menjaga standar kualitas p

roduk hingga ke tangan pelanggan.


Buku Tradisi Makan Siang Indonesia

Setiap keluarga punya caranya sendiri untuk merawat kebersamaan. Di keluarga kami, salah satu cara paling sederhana sekaligus paling hangat adalah lewat makan siang bersama. Bukan sekadar mengisi perut, tapi juga mengisi ruang-ruang rindu, tawa, dan cerita yang sering kali tak sempat terucap di hari-hari sibuk.

Merawat Kebersamaan Lewat Seruit Lampung

Saya teringat satu momen yang selalu membekas: makan siang bersama keluarga dengan hidangan seruit khas Lampung. Tidak ada meja makan yang terlalu rapi atau sajian yang berlebihan. Yang ada justru tikar, piring-piring sederhana, sambal terasi, tempoyak, lalapan segar, dan ikan bakar yang aromanya langsung mengundang semua orang untuk duduk melingkar. Seruit memang bukan sekadar makanan; ia adalah ajakan untuk berkumpul.

Seruit biasanya dinikmati bersama-sama. Ikan bakar atau ikan goreng disuwir, dicampur sambal, tempoyak, dan perasan jeruk, lalu disantap rame-rame. Di situlah kehangatan tercipta. Kami makan dengan tangan, saling berbagi lauk, dan sesekali saling menggoda soal siapa yang paling tahan pedas. Percakapan mengalir ringan tentang pekerjaan, sekolah, kabar saudara. Tanpa disadari waktu berjalan lebih lambat, seolah makan siang memberi jeda khusus bagi keluarga.

Makan siang seperti ini selalu membuat saya sadar bahwa makanan tradisional punya peran lebih dari sekadar rasa. Ia menyimpan nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa syukur. Dari seruit, saya belajar bahwa kelezatan tidak selalu datang dari bahan mahal, melainkan dari cara kita menikmatinya bersama orang-orang terdekat.

Buku Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya

Pengalaman-pengalaman makan siang penuh kehangatan inilah yang kemudian terasa beresonansi ketika saya mendapat kesempatan terlibat dalam buku antologi “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya”. Buku ini menghadirkan cerita-cerita makan siang dari berbagai daerah di Indonesia, ditulis oleh 40 penulis dari latar belakang yang beragam. Setiap tulisan membawa pembaca berkeliling Nusantara lewat hidangan khas dan tradisi yang menyertainya. Saya pun menuliskan kisah seruit yang memang sudah melekat lama dalam hidup.

Saat buku ini sampai di rumah, saya membukanya dengan hati-hati. Kualitas kertasnya tebal, desainnya apik, memberi kesan eksklusif sekaligus hangat seperti isi ceritanya. Membaca lembar demi lembar, saya semakin sadar betapa kayanya Indonesia. Ada begitu banyak kuliner yang belum pernah saya cicipi, terutama dari Indonesia bagian timur dan Sumatera, masing-masing dengan cerita dan tradisi makan siangnya sendiri.

Buku ini bukan hanya memperluas wawasan tentang ragam kuliner Nusantara, tetapi juga mengingatkan bahwa makan siang bisa menjadi momen penting untuk membangun kedekatan keluarga. Banyak resep dan cerita di dalamnya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, seolah mengajak kita untuk kembali ke dapur, memasak, lalu duduk bersama menikmati hidangan dengan penuh rasa syukur.

Lewat kisah-kisah dalam Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya, saya kembali diingatkan bahwa Indonesia kaya akan bahan pangan yang sehat dan bergizi, sekaligus kaya akan tradisi yang menghangatkan. Seperti seruit di meja makan keluarga kami sederhana, pedas, tapi penuh cinta.

Buku Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya
Editor: Amanda Katili Niode, Ph.D.
Translator: Awi Chin
Perancang Sampul: Ghofar I. Amar
Penata Letak/Ilustrasi Isi: goodteadesign
Ukuran Buku: 20 x 23 cm
Tebal: 482 halaman
ISBN: 978-634-7208-12-5
Penerbit: CV Diomedia
Cetakan Pertama: Agustus 2025


Baca yang Ini Juga!