Stephanie Poetri: dari I Love You 3000 hingga Straight To You



Nyebut sosok penyanyi cewek satu ini. Apa yang kamu ingat? Menik nama panggilannya? Anak sang diva, Titi DJ? Cewek yang hidungnya kayak perosotan saking mancungnya? Atau penyanyi I Love You 3000? 

Pasti kebanyakan kalian tahu Stephanie Poetri sebagai penyanyi I Love You 3000. Ya kan?

Saya tahu Stephanie Poetri di awal karirnya banget. Waktu itu, Stephanie Poetri duet bareng Goodbye Felisa (anaknya Melly Goeslaw dan Anto Hoed) nyanyiin lagu untuk OST Ada Apa Dengan Cinta 2. Awal terjun, baca komentar netijen banyak yang bilang lebih suka versi lagu ini dinyanyiin Melly. Atau ada yang komentar Stephanie Poetri terlalu kaku nyanyiin lagu ini. Ada netijen yang bilang nyanyi B aja. Namanya netijen bebas berkomentar, siapa tahu beberapa tahun kemudian Stephanie Poetri merintis karir internatonalnya.

Emang sih, lagu yang direcycle lagi oleh mereka ini emang nggak sukses sukses amat. Viewersnya cuma ratusan ribu kala itu. Tergolong sedikit. Setelah mengisi lagu untuk Ada Apa Dengan Cinta 2, kiprah Stephanie Poetri di dunia musik tidak begitu terdengar.

Lagu Appreciate
Stephanie Poetri kembali muncul dengan membawakan lagu yang ia ciptakan sendiri. Appreciate judulnya. Ada dua versi bahasa untuk lagu ini, Inggris dan Indonesia. Di kanal youtube, lagu Appreciate ini kurang diapresiasi, viewernya nggak terlalu banyak tapi untuk ukuran penyanyi baru, lumayanlah. 

Gara gara lagu ini, Stephanie Poetri akhirnya muncul di salah satu stasiun televisi dan berkolaborasi dengan anak diva lainnya yaitu Aurel Hermansyah dan Aaliyah. Kalau lihat di youtube, Stephanie Poetri masih terlihat malu malu dan nggak begitu ambisius untuk menjadi penyanyi populer apalagi ngikutin kiprah ibunya, menjadi seorang diva.

I Love You 3000
Usai Appreciate, Stephanie Poetri bikin lagu lagi. Judulnya I Love You 3000, pas pertama kali dengerin di hari kedua, viewersnya masih puluhan ribu. Awal denger dan baca liriknya lagu ini kedengaran lucu dan unik karena bawa bawa Iron Man. Video musiknya pun digarap sederhana tapi kelihatan keren.




Lagu I Love You 3000 sudah dilihat 62 juta kali.

Waktu beranjak, ya udahlah ya,. Saya nggak ngikutin lagi lagu I Love You 3000. Pas iseng lihat youtube dan keingat lagu Menik ini, saya buru buru buka. Dan kagetlah…. Baru seminggu lagunya udah ditonton sekitar 1,5 jutaan viewers. Wuih…
Dari sini, saya jadi mantaulah perkembangan lagu ini (seriusan benar benar memantau), sebulan dua bulan lagu I Love You 3000 ditonton hingga puluhan juta. 
Banyak faktor yang membuat lagu ini booming. Lirik yang ringan dan kocak karena bawa-bawa Iron Man. Lagu ini muncul setelah Film Avanger rilis beberapa bulan, judulnya saja diambil dari kata-kata yang diucapkan Iron Man ke anaknya. 


Baby, take my hand
I want you to be my husband
'Cause you're my Iron Man
And I love you 3000
Baby, take a chance
'Cause I want this to be something
Straight out of a Hollywood movie

Bergabung dengan Rising88
Waktu bergulir. Berkat lagu I Love You 3000, Stephanie Poetri ditarik rising88 buat masuk ke manajemennya. Luar biasa lho ini… Dan lagu I Love 3000 ini kembali dirilis dengan berkolaborasi bareng Jackson Wang, salah satu anggota GOT7. Lagu ini pun trending di kanal youtube wilayah Indonesia dan jadi hits di Cina.

Berkah I Love 3000 belum selesai, kontrak Stephanie Poetri dengan rising88 masihlah berlanjut. Stephanie pun diajak beberapa konser 88rising. Memang sih, genre musik Stephanie di rising88 sedikit berbeda dengan penyanyi yang bernaung di manajemen yang sama. Stephanie lebih ngepop dan easy listening gitu, agak berbeda dengan Niki atau Rich Brian.

Setelah bergabung dengan rising88, Stephanie belum mengeluarkan single (hanya duet bareng Jakson Wang untuk lagu I Love 3000 2). Pada bulan Februari kemarin, Stephanie Poetri merilis dua single sekaligus yang berjudul Touch dan Do You Love Me. Lagu Touch dirilis di channel youtube Rising88 sedangkan Do You Love Me dirilis di kanal youtube milik Stephanie sendiri.

Dua bulan lebih setelah dirilis, lagu Do You Love Me sudah ditonton 7 juta viewers, sedangkan lagu Touch sudah ditonton 2 juta orang.

Gaya Khas Stephanie Poetri
Yang menarik dari Stephanie Poetri adalah gayanya. Gaya apa adanya yang nggak dibuat-buat seperti penyanyi cewek kebanyakan. Stephanie tampil dengan pakaian seusianya, menggunakan make up juga sesuai umur. Nggak berlebihan. Stephanie juga tidak mati-matian untuk mengikuti stigma yang beredar kalau cantik itu harus kurus, dia terlihat enjoy dengan berat badannya sekarang.
Saat melihat video wawancara Stephanie di beberapa channel youtube luar negeri, sisi kanak-kanak khas remajanya terlihat sekali. Pengaruh sebagai anak bungsu cukup mendominasi karakternya. Ini yang menarik. Kadang juga, Stephanie bergaya kocak tanpa ada jaim-jaiman. Gaya khas ini membuat banyak pecinta musik jatuh hati. 

Straight To You
Awal Ramadhan kemarin, Stephanie Poetri mengeluarkan Straight To You, yang merupakan single kelimanya. Berikut sepenggal lirik bagian awal lagu ini…

Slept through my alarm looked at my phone i'm kinda late
Now my schedule's all messed up i didn't even start my day
But i had a dream that i flew up to the sky
And it was pretty great
I guess it's worth it
Pretty worth it

Caught my sleeve goin' out the door messed up my favorite sweater
My reflection caught my eye now it looks even better
Then i lost my keys and i
Had a reason to say hi
To my new cute new neighbour
I guess it's worth it
Really worth it

Cause it brought me straight to you
And it's like i always knew
That the littlest things i would never do
It would bring me straight to you
Straight to you
Straight to you



Daster pun ikut go international

Lagu yang ditulis Stephanie ini, musik videonya digarap sendiri dengan memanfaatkan teknologi greenscreen. Di video lagu Straight To You, kekoplakan Stephanie tercermin dengan menggunakan daster. Bayangkan lagu tentang jatuh cinta wadrobenya daster. 
Baru seminggu dirilis di youtube, lagu ini sudah ditonton lebih dari 1 juta orang. 

Jalan karir Stephanie Poetri masih panjang. Ide-idenya juga masih bisa diasah. Satu hal yang saya lihat di diri Stephanie Poetri, dia terlihat santai, nggak ambisius untuk mengejar karir menyanyinya apalagi dalam lingkup international.

Saat berada di vlog Aurel Hermansyah bersama Aaliyah anak dari Reza Artamevia, ada pertanyaan netijen, "Apakah mau menjadi seorang diva?" Aurel dan Aaliyah dengan semangat dan kompak menjawab mau. Tapi tidak dengan Stephanie Poetri, dia menolak, dia tidak ingin menjadi diva yang terkesan ribet. Stephanie ingin menjadi dirinya sendiri dan itu terbukti sekarang. Bahkan dibandingkan Aurel dan Aaliyah, karir menyanyi Stephanie lebih gemilang.
Lanjutkan, Stephanie Poetri!




Review Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah SAW


Sudah cukup lama saya tidak mereview sebuah buku. Semenjak ada gadget, kayaknya semua informasi tersedia lengkap. Ada informasi dalam bentuk berita. Mau nonton dalam bentuk video banyak kanal yang menyediakan.

Imbasanya, minat untuk membaca buku jadi berkurang drastis. Dulu, dalam setahun, saya dapat membeli buku mencapai puluhan, apalagi kalau sedang ada diskon atau pameran buku, bisa kalap saya dibuatnya. Sekarang, ya kisaran 3 tahun ini, rasanya hanya beberapa buku yang saya beli. Itu juga buku yang benar-benar menarik perhatian saja. Miris sih.

Nah, mumpung Ramadhan, kayaknya saya harus memulai untuk rutin membaca. Benar-benar membaca buku, nggak cuma lihat cover dan daftar isinya saja ha…ha… Selain merutinkan kembali untuk membaca buku, saya juga akan mereview buku-buku yang telah saya baca. Kan lumayan dapat tambahan konten.

Kali ini, saya mau mereview buku kesehatan ala Rasulullah. Saya punya koleksi buku sehat ala Rasulullah sekitar lima buku yang ditulis penulis berbeda termasuk dokter Zaidul Akbar. Tapi, buku ini satu-satunya yang menjadi favorit saya karena pembahasannya nggak cuma kulitnya saja. Pembahasan tentang kesehatan ala Rasulullah dikupas secara detail dan menyeluruh.

Buku yang saya maksud adalah Rahasia Kesehatan Rasulullah: Meneladani Gaya Hidup Sehat Nabi Muhammad Saw yang ditulis oleh dr. Ade Hashman, Sp. An. Beliau adalah seorang dokter spesialis anesti yang juga peduli pada kesehatan profetik. Selain buku Rahasia Kesehatan Rasulullah, dokter Ade Hashman juga menulis buku Cinta, Kesehatan dan Munajat Emha Ainun Nadjib.

Buku ini diterbitkan pertama kali tahun 2012 oleh Noura Books (PT. Mizan Publika) dengan judul sebelumnya Kenapa Rasulullah Tidak Pernah Sakit? yang diterbitkan Penerbit Hikmah pada Maret 2009. Buku yang memiliki tebal 324 halaman ini dibuka dengan pendahuluan tentang kehidupan Rasulullah yang memiliki fisik mengagumkan. Di bagian pendahuluan ini dijabarkan tentang bagaimana pentingnya belajar dari seorang panutan yang menginspirasi dari segala aspek termasuk aspek kesehatan.

Seperti yang sudah dijabarkan pada ceramah para ustadz, Nabi Muhammad Saw hanya sakit dua kali sepanjang hidupnya.  Yang pertama penyakit yang diderita tidak lebih dari kehilangan nafsu makan dalam tahun keenam hijrah, dan di tahun ketujuh hijrah saat Rasulullah memakan daging beracun sehingga beliau melakukan bekam.

Fakta fakta tentang kesehatan Rasulullah dijabarkan sekilas pada bagian pendahuluan ini. Namun bagi saya sekilas yang mendalam karena dikupas detail dengan tambahan data yang akurat. Di bab ini, penulis juga menjabarkan tujuan dari menulis buku tentang Kesehatan Rasulullah ini.

Terdapat 10 BAB dalam buku Rahasia Kesehatan Rasulullah yang mengupas fakta-fakta dan seperti apa kiat sehat ala Rasulullah Saw. Oke, kita mulai pada bab pertama. Pada bagian bab pertama, kita akan diajak untuk merenung tentang nikmat kesehatan yang tidak ternilai harganya, tentang buramnya kehidupan modern yang seperti kita ketahui banyak bahan makanan yang jauh dari kata thoyyib dan cenderung merusak tubuh. Kemudian di bab pertama ini dibahas kesehatan dalam perspektif Islam, yang terletak pada kehidupan yang bersih, aktif, tenang, moderat, adil, proprsional, seimbang dan alami. Pada bab ini ditulis juga bagaimana pentingnya mencegah diri sebelum jatuh sakit serta tips-tips sehat yang ditaruh di akhir bab.

Pada bagian bab 2, dibahas tentang kebersihan yang merupakan pintu pertama menghadap Tuhan. Di sini dibeberkan manfaat wudhu secara medis, pentingnya istinja, wewangian nabi, sunnah menggunakan alas kaki saat ke toilet, manfaat khitan secara medis, menjaga lingkungan, dan jilbab yang memiliki peran dalam kesehatan dan kecantikan.

Di bab 3, dijabarkan tentang manajemen diet dalam syariat. Bagaiamana perspektif makanan dalam Al Quran dan hadist. Makanan yang dipuji dalam Al Qiran dan hadist serta bahaya makanan makanan haram. Lanjut di bab 4, menjelaskan tentang pentingnya puasa untuk kesehatan: efeknya terhadap organ saluran cerna, efek metabolik puasa, efek biokimiawi kurma saat berbuka. Selain puasa pada manusia, dijelaskan pula jika alam pun berpuasa.

Bab 5, membahasa dimensi gerak dalam ibadah. Sholat  sebagai olah rasa, olah rasio sekaligus olahraga karena ada hikmah gerakan sholat yang dikupas dari sudut pandang medis. Di bab ini dijelaskan pula pengaruh membaca Al Quran pada kesehatan, haji sebagai pembuktian fisikal juga sebagai keselarasan alam, pengaruh doa bagi kesehatan juga bagiamana manfaatnya meniru cara berjalan Rasulullah.

Di Bab 6 dibahas tentang tidur dan istirahat, bagaimana tidur yang menyehatkan, posisi tidur ala Nabi, waktu waktu tidur yang tercela dan sunnah tidur siang sejenak. Lalu di bab 7, dibahas lah bagaimana menjaga kesehatan jiwa. Di bab 7 ini, dikupas tentang perbuatan dan perilaku buruk merusak kesehatan, menuju jiwa yang tenang dan emosi emosi negatif di sekitar.

Di bab 8, kita diajak untuk melepaskan diri dari candu. Di bab ini ditulis bagaimana seks bebas yang menyebabkan penyakit muncul seperti HIV. Bagaimana Islam mengatur soal hubungan badan antar lawan jenis.

Bab 9 pada buku ini menjelaskan tentang Negara Jepang yang memiliki kebiasaan sosial yang menyehatkan. Tahu sendiri kan bagaimana Jepang mengelola negaranya, bagaimana makanan khas, perilaku aktif orang-orangnya serta budaya hidup bersih yang masih mengakar di tengah gempuran budaya budaya luar.

Bab 10, yang merupakan bab pamungkas mengajak kita untuk merenung tentang umur yang merupakan bentuk kepasrahan. Karena bagaimana pun umur adalah hak prerogatif Allah SWT. Namun, kehidupan tetap harus diakhiri dengan sesuatu yang baik karena kita memulainya juga dengan hal yang baik.

Membaca bab demi bab pada buku ini membuat saya menghela nafas berkali-kali, terdiam sejenak, merenung, mengangguk-angguk mencoba mencerna isi buku. Ada beberapa pengetahuan tentang kesehatan Rasulullah, sunnah-sunnah atau kebiasaan-kebiasaan Rasul yang saya baru tahu setelah membaca buku ini. Beberapa sunnah atau kebiasaan kebiasaan Rasulullah sudah saya ketahui tapi setelah baca buku ini pengetahuan itu seolah direfresh kembali.

Memang sih, tugas kita nggak cuma sekadar dapat pengetahuan doang, yang jadi PR terbesar yaitu PRAKTIK. Memraktikkan apa yang sudah dipelajari menjadi kebiasaan sehari-hari itu nggak mudah. Tapi sangat mungkin dilakukan asal konsisten termasuk mengikuti sunnah sunnah sehat Rasulullah.

Meskipun buku Rahasia Kesehatan Rasulullah ini memiliki ukuran buku yang cukup besar serta ketebalan yang lumayan, tapi menurut saya asik untuk dibaca. Walau ditulis oleh seorang dokter, secara bahasa gampang dimengerti dengan mencantumkan data-data kuat sebagai penunjang sehingga membuat buku ini menjadi kaya akan pengetahuan.

Mumpung Ramadhan, yuk lah mulai baca lagi buku-buku yang beberapa bulan kemarin atau tahun kemarin jadi pajangan di rak-rak. Termasuk juga kurangi penggunaan gawai kecuali buat kerja (baca: intropeksi buat diri sendiri) ha…ha… Terima kasih. Semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian.

7 Makanan yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Bandar Lampung


Lampung. Provinsi yang satu ini secara geografis dekat dengan Pulau Jawa karena berada di ujung Sumatera. Akses menuju Lampung juga sangat mudah. Jika kamu berada di Jakarta, kamu hanya perlu berpindah dari satu tol ke tol yang lain untuk kemudian berada di tol pamungkas, Tol Merak.

Sampai di Pelabuhan Merak, kamu tinggal masuk kapal ferry dan menyeberangi Selat Sunda menuju ke Lampung. Simpel kan?  Namun karena tujuan tulisan ini adalah Bandar Lampung, ibukota provinsi Lampung, kamu perlu melewati satu tol lagi yaitu tol Bakauheuni-Bandar Lampung.

Kuliner menjadi salah satu daya tarik untuk mengunjungi sebuah daerah. Nah, ada beberapa kuliner khas atau yang terkenal di Bandar Lampung. Apa saja? Berikut 7 makanan yang wajib kamu coba kalau berkunjung ke Kota Bandar Lampung….

1.    Seruit Lampung

Sebagai orang Lampung, seriut adalah makanan khas yang ngangenin. Seruit ini biasanya disajikan saat kumpul-kumpul dengan keluarga atau acara acara tradisonal seperti pernikahan dan acara adat lainnya.

Seruit ini terdiri dari tiga kondimen utama yaitu ikan, sambal dan lalap. Ikan yang digunakan pun bisa ikan apa saja, tapi biasanya jenis ikan yang digunakan adalah ikan gabus, ikan patin, ikan mas, dan ikan baung. Ikan laut juga bisa digunakan. Nah, ikan bisa diolah dalam bentuk apa saja. Ikan bisa digoreng, dibakar, atau dipepes.

Untuk sambal, sambal yang biasa digunakan adalah sambal terasi. Sambal tomat juga bisa. Sambal dengan campuran mangga kweni juga bisa jadi pilihan. Bahan sambal adalah cabai (biasanya cabai keriting), bawang putih, bawang merah, garam, dan rampai (jenis tomat kecil). Jika ingin jadi sambal tomat/rampai, bahannya tinggal diperbanyak. Jika mau jadi sambal terasi, tinggal diberi terasi yang dibakar.

Untuk lalap, bisa menggunakan segala jenis lalapan. Tapi yang utama biasanya adalah kemangi, mentimun, terung dibakar.

Nah, semua bahan ini, daging ikan, sambal, dan terung serta timun dicampur jadi satu. Beres deh, seruit Lampung bisa kalian coba.

Kalau kalian berkunjung ke Lampung, sempatkanlah makan seruit ini. Ada beberapa tempat makan di Bandar Lampung yang mulai menjajakan seruit sebagai hidangan utamanya. Hmme… Ada Seruit lampung dan Seafood di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu No.57 Sumber Rejo, Kemiling, Nuwow Seruit Holy di Jalan Diponegoo No.81A Teluk Betung.

2.    Pempek Lampung

Selain Palembang yang memang asal pempek dan sentranya, pempek Lampung juga nggak kalah enaknya. Di Bandar Lampung, ada beberapa kedai pempek yang menjual untuk dimakan di tempat dan dibawa pulang.

Pempek Lampung yang dapat kamu nikmati ada Pempek Tenda Biru yang terdapat di beberapa tempat di Bandar Lampung. Pempek ini ada di Jalan Tamin No.150, Suka Jawa Tanjung Karang. Ada juga di Jalan ZA. Pagar Alam No.57 Rajabasa.

Selain Pempek Tenda Biru, ada juga Pempek 123 yang telah membuka cabang ketiganya di Jalan Teuku Umar, Sidodadi Bandar Lampung. Selain di Jalan Teuku Umar kedai Pempek 123 ada di Jalan Jenderal Sudirman  No. 35-37, Rw. Laut, Tanjung Karang, kedai pertama ada di Jalan Ikan Belanak, Pesawahan Teluk Betung, lumayan jauh dari pusat kota.

Soal rasa, dua kedai ini memiliki rasa pempek yang juara enaknya. Untuk urusan harga, pempek Tenda Biru lebih murah berkisar 4ribuan untuk pempek kecil sedangkan Pempek 123 lumayan harganya 6ribu untuk pempek kecil.

3.    Bakso Sony

Bakso kayaknya sudah jadi makanan favorit hampir semua msayarakat di Indonesia. Di setiap daerah pasti ada bakso yang enak dan ramai. Nah, di Bandar Lampung, ada bakso yang terkenal hingga luar Lampung. Namanya Bakso Sony ada juga kedianya yang menyebut Kedai Bakso Son Haji Sony

Sebenarnya nggak ada yang istimewa dari kedai di Bakso Sony. Sama seperti kedai bakso bakso pada umumnya. Tapi… yang istimewa adalah rasa baksonya yang bakso banget ha..ha… Dalam satu porsi, ada 6 bakso kecil dan kuah. Oh ya, daging yang digunakan untuk bakso berasal dari sapi hasil ternak sendiri, makanya rasa baksonya berbeda dari bakso lainnya. Selain bakso, kamu juga bisa mencicipi mie ayam dan beragam minuman.

Bakso Sony ada di Jalan Wolter Monginsidi Durian Payung, Bandar Lampung, Jalan Cut Nyak Dien, Kaliawi, di Jalan Gajah Mada Tanjung Agung, di Jalan Gunung Rajabasa Perumnas Way Halim, Sukarame Bandar Lmapung, Jalan Pemuda Tanjung Karang, Jalan Citra Garden, Negeri Olok, Jalan Raden Intan, Enggal, Tanjung Seneng Bandar Lampung dan Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru Bnadar Lampung.

Banyak sekali cabang yang dapat kalian kunjungi, jadi jangan khawatir enggak kebagian. Selain bisa makan langsung di tempat, Bakso Sony atau Son Haji Sony ini menyediakan frozen food seperti bakso, pempek khas Bakso Sony yang bisa kamu bawa pulang untuk oleh-oleh.

4.    Mie Khodon

Kalau agak lama di Bandar Lampung, mie khodon ini bisa jadi pilihan tepat untuk memperkaya khasanah kuliner kamu. Mie Khodon menggunakan mie besar yang biasanya digunakan untuk mie aceh. Penyajian mie khodon ini mirip dengan pembuatan bakmi jawa.

Soal rasa enaknya juara, soal porsi mengenyangkan sekali, soal harga murahnya bikin aman di kantong. Mie khodon di Bandar Lampung terletak di Jalan W. R. Supratman No.132, Kupang Teluk Betung Utara. Ada juga di  Jalan Imam Bonjol No.446, Langkapura Kemiling Bandar Lampung. Selain dua tempat tadi, ada juga di Telukbetung Selatan, tepatnya di Jalan Ikan Bawal No.22 Pesawahan.

5.    Kerupuk Kemplang

Selain empat makanan yang mengenyangkan di atas, kerupuk kemplang khas Lampung dapat jadi camilan buat menemani kalian saat kulineran. Di Bandar Lampung, kerupuk kemplang dijual di berbagai tempat termasuk minimarket minimarket seperti Alfamart dan Indomaret, di supermarket besar, kerupuk kemplang juga banyak beredar, Jadi kalain tinggal pilih. Untuk merk, kerupuk kemplang ini tidak ada merk yang dominan. Rata-rata semua enak…

Kerupuk kemplang terbat dari tepung tapioka dan ikan yang diadon kemudian dipanggang. Sebagai pelengkap ada sambal dengan asam Jawa. Kemplang yang dicocol sambal, rasanya enak pake banget.

6.    Ikan Pindang Lampung

Selain terkenal di Palembang, ikan pindang lampung juga banyak terdapat di Lampung. Ikan yang digunakan untuk pindang adalah ikan baung dan ikan pindang. Kedua ikan ini biasanya banyak hidup di sungai-sungai yang terdapat di Provinsi Lampung. Melihat potensi banyaknya tempat makan yang menggunakan bahan kedua ikan ini, sekarang banyak juga budidaya ikan baung dan ikan patin.

Di Bandar Lampung ada beberapa tempat makan yang menyediakan ikan pindang sebagai sajian utama, sebut saja Warung Pindang Kepala Simba di Pahoman Tanjung Karang dan yang cukup terkenal adalah Pindang Riu di Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kedamaian Bandar Lampung. Ada juga Rumah Makan Pindang Meranjat Riu di Durian Payung Tanjung Karang.

Biasanya selain ikan pidang restoran-restoran tersebut juga menyediakan Seruit Lampung dan tempoyak yang terbuat dari daging durian.

7.    Keripik Pisang

Selain kempalng, sembari berkeliling untuk kulineran, ada baiknya kalian menyediakn keripik pisang khas Lampung. Yang paling terkenal keripik pisang cokelatnya. Ada beberapa sentra yang menjual keripik pisang, salah satu yang terkenal di Lampung adalah Aneka Sari Rasa di daerah Teluk Betung. Di pusat Kota Bandar Lampung, keripik pisang ini juga tidak sulit untuk ditemukan. Jadi kalian akan dengan mudah mendapatkan dan menikmatinya.



Demikianlah 7 makanan yang wajib kamu coba kalau berkunjung ke Bandar Lampung. Beberapa makanan mungkin kurang familiar di lidah, tapi dijamin rasanya enak dan bikin ketagihan. Selain itu kamu juga lebih mengenal kekayaan khasanah kuliner di Indonesia.


Menikmati Hari di Bumi Langit Yogyakarta



“One’s destination is never a place, but a new way of seeing things”.

Henry Miller



Yogyakarta. Provinsi yang satu ini memiliki sejuta daya tarik. Tempat wisata yang bertebaran, ragam kuliner yang menggugah selera, tatanan kota yang bersih dan rapi serta orang orang yang ramah. Makanya, kalau ditanya pengen liburan ke mana, mayoritas menjawab Yogyakarta sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi.

Jika berkunjung ke Yogya, sudah lumrah rasanya menyusuri Jalan Malioboro, atau melihat keraton, atau menikmati gudeg dan bakpia di pusat kota Yogyakarta. Untuk itu, sesekali perlu rasanya keluar melintas ke kabupaten lain di Yogyakarta.

Bantul yang merupakan salah satu kabupaten di Yogyakarta menyimpan banyak tempat keren. Yang paling diingat tentu saja Pantai Parangtritis. Tapi ada tempat yang enggak kalah keren, tepatnya di Imogiri, Bantul. Bumi Langit namanya.

Perjalanan ke Bumi Langit ditempuh kurang lebih satu jam dari pusat kota. Menuju Imogiri dengan kontur daerah berbukit, mata kita akan dimanjakan dengan pepohonan asri nan hijau.

Posisi Bumi Langit berada di kiri jalan, dari arah bawah. Sesaat memasuki area Bumi Langit, rindangnya pohon legum akan menyambut dan sebuah rumah joglo dengan kursi kayu siap untuk disinggahi.

Rupanya bangunan joglo tersebut adalah Resto Bumi Langit. Tempat di mana ragam hidangan disajikan dengan konsep farm to table.

Sembari pesan makanan, dekat kasir disajikan camilan yang juga berasal dari kebun setempat. Ada opak singkong, misro yakni singkong yang diparut kemudian diisi gula merah. Mereka menyebutnya cemplon. Dan beragam bahan pangan lokal yang bisa dibeli tersedia juga dekat kasir. Ada madu, selai yang dibuat dari hasil kebun, biji bijian dan produk lainnya.

Saya duduk di ujung. Duduk sendiri sambil melihat pusat kota Yogya. Sembari menunggu pesanan minuman mint sereh, saya menikmati cemplon dan opak singkong yang tiada duanya. Klasik tapi nikmat.

Suasana resto belum ramai. Saya berkunjung lumayan pagi memang. Minuman yang saya pesan akhirnya datang. Sambil menyeruput minuman mint sereh, saya menghirup udara dalam dalam. Plong…

Ini kali ketiga, saya berkunjung ke Bumi Langit. Kunjungan pertama saya lakukan di tahun 2016. Saat itu, Bumi Langit sudah dikenal khalayak tapi belum seramai sekarang.

Di tahun 2016 itu, kami datang kemudian mencoba beberapa menu sehat yang sebagian besar bahannya diambil dari kebun yang mengusung konsep permakultur. Saya berkeliling kebun di Bumi Langit sembari mendengarkan pendiri tempat ini, Bapak Iskandar Woworuntu.

“Selain memerhatikan kehalalan sebuah makanan, hal yang juga perlu diperhatikan adalah apakah makanan yang kita konsumsi thoyyib?” jelas Pak Iskandar.

“Industri makanan yang mendominasi kebutuhan pangan kita membuat pola makan kita bergeser. Mindset tentang makanan yang terkesan thoyyib atau baik juga bergeser. Gula, tepung terigu, ragam saus olahan, sosis, mie seolah-olah merupakan bahan pangan yang thoyyib. Padahal makanan tersebut menyisakan sampah. Prosesnya pun tidak ramah terhadap lingkungan. Bagi tubuh, bahan panganan yang diproduksi secara industrial tanpa mengindahkan kealamiannya menjadikan racun yang akhirnya bermuara menjadi penyakit.”

“Nenek moyang kita telah mengajarkan ragam kearifan lokal terhadap bahan makanan. Dulu nasi, kulit arinya atau bekatul masih menempel di beras. Ketika ditanak menjadi nasi, warna nasi agak kecokelatan muda. Kulit ari yang masih menempel ini tinggi akan serat. Namun sekarang, industri makanan seolah menggiring opini bahwa beras putih lebih bersih, sehat dan baik untuk tubuh. Bahkan beras bisa menjadi perbedaan kasta di antara manusia.”

Saya kembali menyeruput minuman mint sereh, kemudian mengambil opak singkong dan mengunyahnya. Udara masih terasa sejuk, beberapa kicuan burung terdengar.

Jika kalian berkeliling ke kebun permakultur di Bumi Langit, akan banyak insight yang akan kalian dapatkan. Selain akan tahu ilmu pertanian, kita diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Area yang akan kalian kelilingi adalah area sayur mayur yang bercampur dengan beberapa bunga musiman. Di pinggir-pinggir kebun terdapat tanaman buah berbatang pendek seperti buah murbei. Saat berkeliling, kebun beberapa tanaman palawija seperti shorgum, jagung, kacang tanah terlihat menghijau, tapi apa yang saya lihat belum tentu akan sama jika kalian berkunjung. Sebab beberapa tanaman akan berbeda tergantung musim dan perputaran jenis tanaman.

Selain kebun, ada kolam ikan dan kandang ayam , kambing dan sapi. Semua dibudidayakan secara organik dan alami. Tanaman dan hewan tidak dipaksa untuk cepat besar dengan menggunakan hormon hormon tertentu, sehingga kethoyibban bahan makanan masih terjaga.

“Bapak mau pesan makanan beratnya?” tanya pegawai restauran, membuyarkan lamunanku tentang Bumi Langit. Lantas, sang pegawai memberikan daftar menu Bumi Langit Resto.

“Saya mau nasi goreng kecombrangnya satu,” jawab saya kemudian.”Sekalian roti gandum selai cokelatnya satu.” Saya melanjutkan pesanan sembari membuka-buka daftar menu.

“Baik, pak. Untuk minumannya, pak?” tanyanya.

“Nggak usah dulu. Mint Serainya masih ada.” Saya menjawab tawaran minuman sembari menunjuk gelas yang berisi minuman mint sereh.

Pegawai resto tersenyum kemudian izin untuk undur diri. Saya membalas senyumannya.

Makanan yang saya pesan datang. Hari sudah siang, Bumi Langit Resto semakin ramai. Saya menikmati sendokan nasi goreng kecombrang dengan begitu lahap. Sungguh satu hari yang indah dapat mmanfaatkan waktu di sini, di Bumi Langit Yogyakarta.

Perjalanan bagi saya bukan sekedar mengunjungi sebuah tempat kemudian foto-foto lalu pulang. Perjalanan adalah bagaimana sudut pandang kita dalam mengambil sebuah hikmah, mendapat pengetahuan dan mendapatkan inspirasi dari orang-orang pilihan.

Jadi….

Kalau suatu hari kalian punya waktu untuk liburan. Dan…. Yogyakarta menjadi pilihan. Mampirlah ke Bumi Langit…


Review Film Semesta: Film Dokumenter yang Asyik dan Tidak Membosankan.


Saat trailer Film Semesta mucul dan akan tayang 30 Januari 2020, saya sudah mengagendakan diri. Tapi tepat di hari perdana, saya malah nggak keburu nonton. Ha..ha… baru di hari keempat bisa lihat film dokumenter ini di bioskop. Apalagi Film Semesta ini, tidak tayang di semua bioskop di Indonesia. Di Bogor saja, dari beberapa bioskop yang ada, hanya satu bioskop yang menayangkan film ini.

Sebenarnya film ini sudah selesai produksinya di tahun 2018 dan sempat masuk nominasi untuk kategori film dokumenter terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2018. Setelah melewati berbagai macam keputusan, akhirnya Film Semesta dapat dinikmati di bioskop di akhir Januari tahun 2020 ini.

Film Semesta adalah jenis film dokumenter. Saya baru pertama kali menyaksikan film dokumenter di bioskop. Kebayang dong, gimana alur film dokumenter yang kesannya tuh membosankan. Tapi, sepanjang menonton Film Semesta, kekhawatiran akan hal yang membosankan ternyata tidak terjadi.

Film yang disutradarai oleh Chairun Nissa dan diproduseri oleh Nicholas Saputra dan Mandy Marahimin  ini diproduksi oleh Tanakhir Film, yang juga ikut memproduksi Film Layar Lebar Ada Apa Dengan Cinta? 2 (2016).

Tema yang diusung  bikin saya tertarik buat nonton yaitu tentang lingkungan hidup. Apalagi di salah satu bagian film ini, ada Bapak Iskandar Woworuntu yang mendirikan Bumi Langit di Imogiri, Yogyakarta. Ngomongin soal Bumi Langit, saya sudah beberapa kali berkunjung ke restorannya maupun pertaniannya yang mengusung permaculture. Menginsiprasi sekali!

Film Semesta dibagi menjadi 7 bagian. Tujuh bagian ini mewakili daerah-daerah yang ada di Indonesia yaitu Bali, Kalimantan Barat, Nusa tenggara Timur, Papua, Aceh, Yogyakarta dan Jakarta. Tokoh tokoh yang dihadirkan adalah orang-orang yang memiliki andil dan solusi terhadap perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Film dibuka dengan persiapan upacara Hari Raya Nyepi. Adalah Tjokorda Raka Kerthyasa tokoh budaya di Ubud Bali yang menjadikan Hari Raya Umat Hindu ini sebagai hari istirahat alam semesta.

Di bagian ini, alam Bali yang begitu natural tereksplor dengan baik. Penonton seakan dibawa menyelami apa itu Hari Raya Nyepi. Di scene scene terakhir, potret jalanan Bali yang sepi terlihat begitu menenangkan, daun dengan embun pagi, jalanan yang lengang, mentari yang bersinar. Senyap. Menenangkan!

Scene berikutnya dilanjutkan dengan pohon-pohon di hutan Kalimantan. Tokoh berikutnya adalah Agustinus Pius Inam yang merupakan kepala dusun Sungai Utik, di Provinsi Kalimantan Barat. Di bagian ini kita diajak untuk memikirkan betapa pentingnya menjaga dan melestarikan hutan.

Saat menonton, saya terbawa. Bicara soal Kalimantan Barat, sudah puluhan kali saya mengunjungi provinsi yang satu ini. Beberapa kabupaten (termasuk yang berbatasan dengan Malaysia) juga sudah saya kunjungi. Alhamdulillah.

Agustinus Pius Inam tinggal di rumah panjang (rumah radank) khas Kalimantan. Rumah berderet panjang ini terdiri dari rumah-rumah dengan jumlah hingga 90an sampai 100an. Dulu saat menginap di salah satu kepala sekolah asli Dayak, saya diajak berkunjung ke rumah panjang yang merupakan rumah panggung dengan bentuk memanjang.

Nah, di rumah inilah diskusi adat mengalir. Bagaimana kepedulian tetua tetua adat terhadap hutan peninggalan nenek moyang mereka. Bagaimana cara mereka menjaga dan melestarikannya.
 Ada satu ucapan Agustinus Pius yang saya ingat.

“Hutan ini seperti supermarket buat saya. Apa saja ada. Mau sayuran ada. Buah-buahan ada. Mau obat tinggal cari. Mau daging kami tingga berburu.” Keren kan?

Daerah berikutnya adalah Nusa Tenggara Timur, tokoh yang dihadirkan adalah Romo Marselus Hasan yang merupakan pemuka agama Katolik  di Bea Muring, Manggarai Nusa Tenggara Timur. Bersama masyarakatnya, beliau mendirikan pembangkit listrik tenaga mikrohidro untuk mengurangi emisi berbahaya yang keluar dari generator/jenset.

Persoalannya tidak semudah yang dibayangkan. Biaya mendirikan yang sedikit belum lagi banjir bandang yang menerjang hingga menghanyutkan beberapa bagian dari mesin pembangkit listrik. Namun, Romo Marselus pantang menyerah. Beliau bersama msyarakat bahu membahu untuk membuat tanggul tanggul di sungai, memperbaiki pembangkit listrik sehingga masyarakat kembali merasakan listrik di rumah rumah mereka.

Bagian berikutnya, Papua Barat. Adalah Almina Kacili yang merupakan kepala kelompok wanita gereja Kapatcol Papua Barat. Melalui Sasi, beliau dan para wanita tangguh menjaga wilayah lautnya dari eksploitas pencarian ikan yang tidak memikirkan kelangsungan ekositem laut.

Sasi adalah aturan yang diberlakukan dengan mensterilkan satu kawasan laut selama beberapa periode agar biota biota laut dapat memperbaiki ekosistem dan berkembang biak. Setelah aturan sasi selesai di satu wilayah, masyarakat dapat mengambil atau memanen biota biota laut yang bisa dikonsumsi dan dijual.

Melihat bagaimana Almina Kacili berjuang dengan ibu ibu tangguh, tidak terasa saya meneteskan air mata, belum lagi keindahan laut Papua Barat yang dihadirkan. Ah, indah sekali….

Daerah berikutnya adalah Acah. Kebun Muhammad Yusuf dan masyarakat di Aceh dirusak oleh sekawanan gajah. Binatang kuat ini merusak karena habitat hutannya dirusak oleh manusia, penebangan hutan, eksploitas lahan hutan membuat habitat gajah terganggu dan gajah turun ke kebun kebun untuk memakan tanaman di kebun.

Muhammad Yusuf bersama masyarakat tidak tinggal diam, selain meminta kepada Allah, mereka juga memikirkan bagaimana habitat gajah kembali lestari.
Saat senja di Aceh, lalu kumandang adzan Maghrib terdengar dilanjutkan dengan anak-anak mengaji. Teras indah sekali. Syahdu.

Daerah berikutnya adalah Yogyakarta, Iskandar Woworuntu selaku pendiri Bumi Langit dengan mengusung konsep permaculture mengajak kita untuk menyelami pentingnya menjaga asupan makanan yang tidak hanya halal tetapi juga thoyyib
Konsep thoyyib di sini bukan sekadar makanan yang bergizi dan bisa dimakan, namun thoyyib mencakup bagaimana sumber bahan pangan berasal, industri industri makanan yang makin hari makin meracuni masyarakat kita. Industri makanan mengubah dan menggeser pola makan masyarakat yang tadinya alami menjadi tidak alami. Bahan makanan kebanyakan sintetis atau melalui proses yang berkali kali sehingga gizi, enzim dari bahan pangan berkurang banyak bahkan nihil sehingga yang tersisa adalah sampah yang dikonsumsi tubuh.

Di bagian Yogyakarta ini, sinematografinya digarap dengan apik.

Berikutnya, penonton diajak kembali menyelami ibukota. Kali ini Soraya Cassandra yang mendirikan Kebun Kumara di Jakarta. Soraya bersama sang suami memanfaatkan lahan-kosong untuk ditanami tanaman yang berguna dan dapat dikonsumsi.

Petani kota yang tergabung di Kebun Kumara bertanam secara organik dan alami. Di bulan bulan tertentu, saat tanaman mereka siap dipanen. Mereka akan berkumpul untuk panen dan menikmatinya.
Film selesai. Namun, sepanjang menonton film ini, nggak ada kata bosan. Sutradara dan penulis naskah mampu membawa penonton dengan asik. Transisi atau perpindahan dari satu daerah ke daerah lain terlihat rapi dengan porsi durasi di masing masing daerah yang pas.

***

Satu jam lebih duapuluh menitan, saya terbawa film dokumenter ini. Terus terang, sebagai guru di sekolah alam yang mengusung lingkungan, hati saya begitu tersentuh melihat perjuangan tokoh tokoh dil Film Semesta ini dalam memberikan solusi untuk kelestarian lingkungan hidupnya.

Masing-masing kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab terhadap kerusakan yang ada di bumi. Banyak tangan-tangan yang memberikan solusi sesuai dengan keahlian mereka, tapi banyak juga orang-orang yang dengan rakusnya merusak bumi untuk kepentingan pribadi.

Di tengah tengah pandemik dan anjuran pemerintah untuk berdiam di rumah, diam-diam hati saya bersyukur. Setidaknya covid-19 ini menjadi salah satu cara Allah dalam mengistirahatkan bumi dan memperbaiki bumi dari kerusakan parah tangan manusia.

Saya keluar dari bioskop dengan hati bahagia meskipun ada resah yang masih muncul dalam bentuk tanya, “Apakah yang sudah saya lakukan untuk kebaikan bumi?”




7 Tips Makin Sehat dan Langsing Selama Puasa Ramadhan

7 tips langsing dan sehat
Banyak sekali moment moment terbaik selama beribadah puasa di bulan Ramadhan. Selain, menjadi pesantren dalam memperbaiki diri terutama dalam hal ibadah, puasa di bulan Ramadhan juga menyehatkan. Nah, indikasi bahwa Ramadhan itu menyehatkan dapat dilihat dari badan yang semakin sehat dan tubuh yang semakin langsing.

Tapi, kebanyakan yang berpuasa di bulan Ramadhan bukannya langsing tapi kadang malah menggemuk. Nah, saya punya tips tips sederhana agar badan makin sehat dan langsing ketika beribadah shaum di bulan Ramadhan.


Perbanyak makan sayur dan buah

Klise sih kedengerannya. Cuma ini beneran, nyata adanya. Seperti yang sudah banyak diketahui banyak orang, sayur dan buah mengandung serat yang tinggi, kandungan mineral dan air yang dibutuhkan oleh tubuh serta mudah untuk dicerna.

Selama Ramadhan, banyak buah-buahan yang bisa dikonsumsi. Kurma contohnya, meskipun bukan termasuk buah lokal. Kurma memiliki banyak manfaat. Kandungan serat yang tinggi, kandungan gula alami dan mineral membuat kurma dapat mengganti ion tubuh selama berpuasa. Itu kenapa kurma disunnahkan untuk berbuka.

Selain kelebihan kelebihan yang disbeutkan di atas, kebanyakan sayur dan buah memiliki kalori yang rendah. Mentimun contohnya untuk 100 gram, kalori mentimun sekitar 17 kcal. Bandingkan dengan satu gorengan yang kalorinya mencapai 130 kcal.

Untuk kurma, satu buah kurma memiliki kalori sekitar 30 kcal. Jika kalian mengkonsumsi 3 buah kurma, kalori yang kalian dapatkan sekitar 90 kcal. Bandingkan jika kalian mengkonsumsi seporsi kolak atau bihun dengan dua gorenga?

Jadi kalau kalian ingin sehat dan langsing tentunya, makan sayur dan buah saat berbuka dan sahur sangat sangat dianjurkan.


Kurangi makan tepung dan gula

Dalam ceramah ceramah ustadz Zaidul Akbar, beliau selalu menyarankan untuk menghindari konsumsi gula dan tepung. Dua jenis bahan makanan ini, selain kalorinya yang cukup tinggi, tepung dan gula salah satu bahan pangan yang susah dicerna. Tepung jenis terigu memiliki kandungan gluten yang perlu waktu 3 hari untuk dicerna.

Jadi, selama berpuasa, hindari makanan yang banyak gula dan terbuat dari tepung seperti kolak, es sirup kolang kaling, atau es buah yang bertabur sirup, gula dan susu. Hindari juga kue kue yang terbuat dari tepung terigu, keripik keripik yang juga terbuat dari tepung.


Stop buka dengan gorengan

Makan gorengan saat berbuka memang enaknya luar biasa. Kebayayangkan nikmatnya bakwan sayur, tahu isi, pisang goreng atau singkong goreng. Tapi hati-hati, seperti yang dikemukakan di atas, satu gorengan memiliki kalori yang tidak sedikit. Selain itu, minyak salah satu makanan susah cerna.

Makan satu atau dua gorengan masih dimaklumi sih. Cuma kadang saat berbuka puasa, kita kalap sehingga saat berbuka 5 gorengan bisa sukses dikunyah. Belum setelah itu makan satu porsi kolak dilanjutkan dengan es buah. Setelah sholat tarawih satu porsi makan berat pun sukses dikonsumsi.


Tidak berlebih-lebihan saat berbuka.

“Balas dendam” saat berbuka kayaknya hal yang harus dihindari meski sulit. Bayangkan satu hari menahan haus dan lapar, saat berbuka mesti dicukupkan saja. Padahal saat berbuka adalah kesempatan untuk makan dan makan.

Sebaiknya, iftor (menu pembatal puasa) cukup buah saja, misal 3 kurma atau sepotong semangka/melon. Kemudian untuk makan berat, cukup satu porsi nasi dengan sayuran dan lauk sebagai asupan protein.


Perbanyak minum air putih

Selama satu hari berpuasa, asupan air tidak tersedia di siang hari dan diganti saat berbuka hingga sahur. Angka kecukupan akan kebutuhan air juga tetap sama yaitu dua hingga 3 liter dalam sehari.

Nah, untuk mencukupi kebutuhan air, kita dapat mengaturnya. Saat berbuka minumlah segelas air, kemudian sebelum sholat maghrib, setelah makan, setelah sholai Isya, sesudah sholat tarawih, sebelum tidur, setelah bangun tidur, setelah sahur. Pas delapan gelas. Kalau mau lebih juga boleh, misal setelah sholat tarawih minum 2 gelas.

Kebutuhan air selama berpuasa akan sulit dipenuhi jika berbuka puasanya berlebihan. Ruang lambung dalam perut sudah tidak tersedia lagi, makanya jangan makan berlebih-lebihan.


Jangan lupa olahraga!

Olahraga di bulan Ramadhan? Nggak salah tuh?

Mungkin banyak yang mengajkan pertanyaan demikian. Olahraga saat berpuasa? Sah sah saja. Tapi pilihlah olahraga yang tidak terlalu berat. Jangan memilih marathon saat berpuasa karena dapat membuat tubuh akan banyak kehilangan air .

Olahraga yang disarankan saat berpuasa adalah jalan kaki, jogging, bersepeda sambil menunggu berbuka  atau jika agak sulit karena anjuran pemerintah untuk di rumah saja, yoga dan naik turun tangga bisa dicoba.

Olahraga ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh, selain menjaga kebugaran tubuh. Olahraga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, mengurangi stress, mengencangkan otot, dan membuat wajah bersinar.

Di tengah-tengah pandemik covid 19 seperti sekarang, saya biasanya olahraga jalan santai di sekitaran komplek dengan mengikuti anjuran pemerintah yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak. Namun kalau agak sedikit khawatir jalan kaki sekitaran rumah (di teras dan dalam rumah) juga saya lakukan.


Perbanyak Beribadah

Banyak sekali ibadah-ibadah yang dapat dilakukan saat di bulan Ramadhan. Spesialnya lagi, ibadah ibadah ini nilai pahalanya berlipat ganda.

Nah, dari segi kesehatan ibadah seperti sholat (sholat wajib dan sholat sunnah) dapat membakar kalori yang tidak sedikit, satu rakaat sholat dapat membakar sekitar 10 Kcal. Jika kalian sholat dhuha sebanyak 4 rakaat, sudah 40 Kcal yang terbakar.

Ibadah lain yang perlu kalian lakukan adalah memperbanyak membaca Al Quran, membaca buku, beres beres rumah atau kegiatan kegiatan bermanfaat lainnya. Memperbanyak kegiatan yang menggerakkan tubuh jauh jauh lebih baik dari tidur seharain saat berpuasa.

***


Demikian 7 tips makin sehat dan langsing, saat berpuasa. Yuuk, mulai dari sekarang mumpung Ramadhan, kita kembali untuk hidup sehat karena sehat adalah salah satu investasi terbaik.

Gemilangnya Musik Akhir Tahun 90-an


Celine Dion raih Grammy di Grammay Awards 1999


Masa remaja waktu itu.  Masa peralihan dari anak-anak menuju remaja. Masa di mana sudah tidak perlu mantengin televisi di hari Minggu, demi rentetan serial kartun yang bikin penasaran. Semua mulai pudar tatkala seragam sekolah putih merah berubah menjadi  putih biru.


Satu satunya kebanggaan saat memasuki usia remaja adalah pergaulan yang makin gaul. Mengenal hal hal yang sebelumnya tidak diketahui. Mengenal manusia manusia dari belahan daerah lain. Dan ini yang penting, kebanggaan paling berkesan yaitu mulai mengenal lagu lagu barat.


Sebenarnya di era 90an, lagi barat sudah saya dengar cuma selewat, belum berkesan. Hingga akhirnya tepat di penghujun tahun 90an, channel MTV (Music Television) masuk ke Indonesia. Rasanya nggak gaul kalau nggak jadi penonton MTV apalagi tagline “anak nongkrong” MTV yang begitu melekat. Ah, jadi terkenang….


Awal menyukai lagu barat dimulai dari lagu soundtrcak Film Titanic, My Heart Will Go On yang dipopulerkan oleh Celine Dion. Dulu, teman-teman sekelas hampir semuanya hafal lagu tersebut termasuk aku. Berikutnya lagu-lagu Shania Twain, Alanis Morrisette, Natalie Imbruglia dan sederet penyanyi wanita lainnya. Belum lagi deretan penyanyi pria dan grup band.


Dulu, karena bahasa Inggris yang pas-pasan, mengetahui lirik lagu sang idola rasanya bahagia sekali. Lirik biasanya akan muncul di majalah-majalaah anak muda seperti Aneka Yess, Kawanku dan Majalah Hai. Jika ingin mengetahui lirik secara lengkap harus beli kasetnya di toko kaset. Namun sayang, tidak semua album para penyanyi ada kasetnya di toko kaset. Maklum daerah saya tinggal masih kabupaten, menuju ibukota provinsi perlu waktu tempuh sekitar 3 jam.


Tahun 97, 98 dan 99 hingga 2000 adalah tahun tahun di mana banyak musisi menemukan kegemilangannya. Celine Dion meledak dengan lagu dari soundtrack Titanic, beberapa piala Grammy termasuk Record of the Year mampu ia raih. Madonna yang mengeluarkan album Ray of The Light, menjadikan album tersebut salah satu album terbaik Madonna sepanjang karirnya bermusik. Shania Twain yang mengeluarkan Album Come On Over, menjadikan album tersebut sebagai salah satu album terlaris sepanjang masa.


Masih ada lagi, Natalie Imbruglia, penyanyi cewek asal Australia ini menggebrak musik lewat lagu Torn. Di tahun tahun berikutnya ada Britney Spears dan Christina Aguilera yang ikut meramaikan blantika musik dunia. Di tahun 98an, penyanyi asal Indonesia Anggun juga memulai karir internationalnya lewat lagu Snow On The Sahara.


Mengingat penyanyi pria, salah satu yang saya ingat adalah Ricky Martin, tahun 90-an akhir karirnya melesat begitu cepat. Single seperti Maria, Livin La Vida Loca hingga salah satu hits terbesarnya La Copa de la Vida sebagai salah satu lagu untuk Piala Dunia 1998. Selain Ricky Martin, ada Sting, Eric Clapton, dan juga Bryan Adams.


Tidak hanya musisi cewek atau cowok, kegemilangan boyband dan girlband yang berkualitas juga hadir di tahun-tahun tersebut. Sebut saja Backstreet Boys, NSync, Westlife, Boyzone dan Spice Girl.


Tahun-tahun tersebut di mana saya menghabiskan masa remaja, rasanya senang sekali ditemani lagu lagu dan yang ternyata menjadi salah satu lagu atau album gemilang para musisi dunia.


Tahun-tahun berikutnya, para musisi yang gemilang di akhir tahun 90an kembali mengeluarkan karya. Sebagian masih pada treknya dan masih diapresiasi. Tahun tahun berikutnya hingga akhir tahun 2010, musisi-musisi baru bermunculan dengan membawa style berbeda. Dan tahun segitu, saya sudah tidak lagi remaja.


Kalau membandingkan lagu tahun 90an dengan lagu zaman sekarang, banyak perbedaan, ada plus dan minusnya. Namun di tulisan berikutnya saya akan membahas beda dan plus minusnya.