Kolaborasi JNE Bersama PT. Bandara Internasional Bali Utara untuk Logistik Indonesia Timur

 


Ngomongin Indonesia Timur, selain Bali, dua daerah yang sudah saya kunjungi adalah Makassar dan Sumba, NTT. Khususnya Sumba, saya sudah berkunjung hingga tiga kali. Masing-masing di musim yang berbeda. Kali pertama berkunjung musim kering. Rerumputan savana yang terkenal dari Pulau Sumba terlihat kering. Tak lagi warna cokelat, namun sudah berubah menjadi warna abu-abu. Selain rumput, pepohonan yang menghias sepanjang perjalanan juga terlihat abu-abu.

Kunjungan kedua ke Sumba, musim sudah berubah. Musim penghujan. Kali ini, padang rerumputan Savana terlihat menghijau. Pohon yang musim sebelumnya terlihat abu-abu, kini kembali menghijau. Kunjungan ketiga ke Sumba adalah musim peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Saat itu, rerumputan mulai berwarna coklat. Pohon juga sudah mulai menguning dan berguguran daunnya.

Tiga kali ke Sumba, dengan peralihan musim yang berbeda, suhu di Sumba tetaplah panas. Tidak sekedar panas, namun gerah luar biasa. Saat berkegiatan di daerah-daerah di Sumba Utara, suhu panas yang nyaris tanpa angin membuat gerah dan tidak nyaman.

Namun meskipun suhu di Sumba panas, keindahan Sumba memang tak usah diragukan. Sepanjang perjalanan di Sumba Utara,  kami melewati garis pantai. Pernah sesekali kami makan siang kemudian menyantap hidangan di pinggir pantai. Pantai yang sepi pengunjung dan masih terlihat begitu alami dengan laut warna hijau toska membuat saya takjub luar biasa. Belum lagi pasir putih dengan ragam keong dan kerang yang masih hidup alami tanpa ada pencemaran.

Sumba tak hanya terkenal dengan pantai indah dengan laut hijau toska. Sumba juga dikenal dengan padang rumput savana dengan bukit bukit yang indah. Menakjubkan. Pernah saya berkunjung ke salah satu restauran dan penginapan di atas bukit yang pemandangannya adalah lembah dan bukit bukit yang indahnya bukan main.

Oh ya, sepanjang perjalanan, di padang rumput akan terlihat kuda-kuda yang dilepas begitu saja oleh pemiliknya. Tak hanya kuda yang bebas berkelana, sapi pun demikian. Bebas hidup di padang rumput. Di sekitar pemukiman warga, kambing dan babi juga bebas berkeliaran.

Keeksotisan Sumba yang masih alami membuat banyak orang bermimpi untuk berlibur ke Sumba. Termasuk beberapa film Indonesia pernah mengambil Sumba sebagai latar belakang tempatnya, sebut saja Marlina Si Pembunuh 4 Babak yang sepanjang film mengeksplorasi Sumba dengan amat baik. Alur cerita yang menarik ditambah dengan akting memukau Marsha Timoty dan Dea Panendra membuat film ini berhasil meraih Piala Citra termasuk di dalamnya untuk film terbaik, sutradara terbaik dan pemeran utama wanita dan peran pendukung wanita terbaik.

Selain Film Marlina Si Pembunuh 4 Babak, film yang mengambil Sumba sebagai layar tempatnya adalah Pendekar Tongkat Mas, Susah Sinyal, Humba Dreams. Di film film ini, Sumba juga tak kalah di eksplore keindahannya.

Saat kembali dari sekolah menuju ke penginapan, kami melewati sebuah jurang yang di atasnya ditumbuhi pepohonan. Salah satu guru yang ikut menumpang di mobil langsung menunjuk atea jurang tersbut, “Nah ini pak, salah satu tempat syuting Film Pendekar Tongkat Mas,” ujarnya. “Pas adegan jatuh ke jurang gitu, “ lanjutnya. Saya yang kebetulan menonton filmnya langsung mengangguk dan paham adegan yang dimaksud.

Kolaborasi JNE Bersama PT. Bandara Internasional Bali Utara

Masih ngomongin soal Indonesia Timur, JNE dan PT. BIBU (Bandara Internasional Bali Utara) menjalin kerjasama untuk sinergi bisnis dalam pengembangan jalur logistik dan ekspedisi di Kawasan Indonesia Timur.

Nah, Penandatangan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto dan Direktur Utama PT. BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo di Kantor Pusat JNE Jl. Tomang Raya 11 Jakarta Barat pada tangga 28 Oktober 2022 lalu.

“Bersyukur karena JNE diberikan kepercayaan oleh PT. BIBU untuk melengkapi Hub JNE Express di Bandara Internasional Bali Utara untuk mempercepat proses pelayanan distribusi logistik di kawasan Indonesia Timur yang semakin berkembang perekonomiannya. Dengan jaringan dan jangkauan yang kini sudah memiliki sekitar 8 ribu titik layanan penjualan dengan 90.000 kota kelurahan di berbagai provinsi, kabupaten, desa, dan bahkan hingga pulau terluar, JNE akan memberikan kontribusi untuk melayani pelanggan dan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Bapak M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE saat memberi sambutan.

Sementara itu Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Ir. Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, menyatakan, kolaborasi antara JNE dan PT BIBU adalah kolaborasi yang sangat positif. Karena menurutnya, JNE sudah memiliki pengalaman lebih dari 32 tahun sebagai perusahaan distrisibusi terdepan dan mempunyai jaringan yang luas di seluruh Indonesia. “Melihat potensi JNE yang bagus, kami berharap kolaborasi ini akan terus ditingkatkan di masa yang akan datang sehingga dapat mendukung dan mempermudah jalur logistik dan ekspedisi di kawasan Indonesia Timur,” terangnya.

Saat ini JNE telah didukung oleh 50.000 karyawan, ribuan kendaraan operasional, jaringan  terintegrasi, sehingga menjamin kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman. Selain itu, dukungan infrastruktur yang memadai serta IT yang memudahkan customer untuk mendapatkan update informasi kiriman secara realtime.

Sesuai dengan tagline JNE “Connecting Happiness “, dengan kolaborasi ini JNE mampu memperluas jangkauan pelayanan sehingga masyarakat semakin mudah mengakses produk JNE  agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Indonesia Timur. Salut untuk JNE!

 

That's The Way It Is by Celine Dion: My Favorite Song All The Time

 


I am a music enthusiast. Since childhood, my parents introduced various types of music like pop, rock, dangdut, and traditional music. Music for me an important part of my daily life.

When I was in high school, one of the programs I looked forward to was MTV (Music Television) shows such as MTV Most Wanted, MTV Asia Hit List, MTV Ampuh, and MTV Land. During that period, many talented singers came out. There are Backstreet Boys, Britney Spears, Celine Dion, Beyonce, Westlife, Alanis Morrisette, Shania Twain, and others. Many Indonesian singers also appeared on MTV and are still known today. There are Agnes Monica, Krisdayanti, Rossa, Noah, Dewa 19, Sheila On 7, Titi DJ, and others. I watched MTV shows on television to watch music videos from my favorite singer. Dissimilar now which can be accessed music video via YouTube or streaming using an internet provider. At that period the internet already existed but access was not as easy as it is now. The connection is not as fast as internet fixed broadband which makes it easy to, download online entertainment.

One of my favorite singers is Celine Dion. I have known Celine Dion since 1997 when Celine released the song My Heart Will Go On. This song is the original soundtrack of the movie Titanic. Many of Celine Dion’s songs are hits but there is one song that inspires me. The song is titled “That’s the Way It Is”.

That's The Way It Is is on the album A Decade of Song, which was released in 1999. This album is a temporary farewell album of Celine Dion to the music world. I also have this album in the form of a cassette. Now to listen to Celine’s songs, I only stream on music channels through my internet provider.

My daily life, almost every day I wait for the music video for That’s The Way It Is song to appear on my favorite music show on television. Every time I came home from school, I watched MTV Most Wanted and waited for Celine’s song to be requested.

The song That’s The Way It Is was number one on the MTV Asia Hit List chart. This song describes life so as not to give up easily to get true love. This song was composed by Max Martin and Andreas Carlsson. Max Martin is a famous composer in the USA who also wrote several songs for Taylor Swift, Britney Spears, and Backstreet Boys.

In 2002, when I graduated from high school. I feel down because of my horrible test scores. Even though I graduated, it was sad for me. I’m worried that I won’t be able to go to college. I was down for a week and the song That’s The Way It Is brought me back up. One of the lyrics in the song that always reminds me, “Don’t surrender ‘cause you can win….” makes me understand this life. It’s only part of the journey of my life.

My Daily Life is recovered. I started taking exams to pass into college. In the past, I had to study through notebooks. Nowadays, many people learn through Google or online classes using internet provider. Everything is fast-paced with an internet fixed broadband connection.

That’s The Way It Is Lyrics

Ok, now I spill the lyrics from the song That’s The Way It Is. Check this out!

I can read your mind, and I know your story

I see what you're going through, yeah

It's an uphill climb, and I'm feeling sorry

But I know it will come to you, yeah

 

Don't surrender, 'cause you can win

In this thing called "Love"

When you want it the most

There's no easy way out

When you're ready to go

And your heart's left in doubt

Don't give up on your faith

Love comes to those who believe it

And that's the way it is

 

When you question me for a simple answer

I don't know what to say, no

But it's plain to see, if you stick together

You're gonna find the way, yeah

 

So don't surrender, 'cause you can win

In this thing called "Love"

When you want it the most

There's no easy way out

When you're ready to go

And your heart's left in doubt

Don't give up on your faith

Love comes to those who believe it

And that's the way it is

(That's the way it is)

 

When life is empty with no tomorrow

And loneliness starts to call (loneliness starts to call)

Baby, don't worry, forget your sorrow

'Cause love's gonna conquer it all, all

 

When you want it the most

There's no easy way out

When you're ready to go

And your heart's left in doubt

Don't give up on your faith

Love comes to those who believe it

(And that's the way it is)


Don't give up on your faith

Love comes to those who believe it

And that's the way it is

That's the way it is (that's the way it is)

That's the way it is (that's the way it is)

Don't give up on your faith

Love comes to those who believe it

And that's the way it is

Before the internet was as easy to access as now, to get the lyrics of a song usually I have to buy albums or buy magazines that contain song lyrics. And it became part of my daily life.

In today's era, to find the lyrics of a song. We just open youtube or stream songs on Spotify or Joox. So easy. Especially with the internet provider. The connection will be faster with Fixed Broadband Internet.

IndiHome: The Best Internet Provider

One of the best internet provider in Indonesia is IndiHome. IndiHome is an internet provider company from the Telkom Group.

IndiHome best internet provider

IndiHome Fiber is a leading digital service using fiber optic technology that offers Triple Play services consisting of Hom Fixed e Internet (Internet Fixed Broadband), Home Phones (Fixed Phone), and Interactive TV (IndiHome TV).

Now, in my daily life, I don’t have a problem again listening to my favorite songs, especially Celine Dion's songs. I remember,  in the past, I have to wait for a music show to see a music video from Celine Dion. Now with Internet Fixed Broadband from IndiHome, everything is easier, faster, and smoother for sure. I can watch and listen to Celine Dion songs whenever I want. All because of IndiHome. Than you, IndiHome!







Dukungan JNE untuk Miss Grand International

‘Don’t talk about heaven if you’ve never been to Bali.’ – Toba Beta

Salah satu destinasi Wisata yang diidam-idamkan banyak orang Indonesia adalah berkunjung ke Bali. Banyak pihak yang menjadikan Bali sebagai tempat berkumpul untuk liburan bersama keluarga, tempat study tour untuk sekolah atau kampus, menjadi tempat untuk  pernikahan,  tempat healing yang asik dan menarik, bahkan menjadi tempat tinggal. Beberapa artis ibukota bahkan rela pindah untuk stay di Bali, sebagian memilih membuat tempat tinggal atau usaha di Bali. Banyak alasan yang membuat Bali menjadi tujuan itu semua, Salah satu alasan yang paling kuat adalah karena Bali adalah  salah satu surga dunia.

Kali pertama ke Bali adalah pengalaman yang Menyenangkan. Sekitartahun 2012, saat acara Asean Blogger saya berkesempatan untuk menginjakkan kaki ke Bali. Saat itu rasanya bahagia sekali mengingat Bali adalah salah satu destinasi yang ingin saya kunjungi setidaknya sekali seumur hidup.

Saat kali pertama ke Bali itu, rasanya belum puas bagi saya karena saat itu sedang sibuk-sibuknya ikut acara. Jadi hanya bisa ke Pantai Kuta, Nusa Dua Bali. Belum menjelajah jauh ke Utara Bali yang masih kental budaya dan banyak tempat tempat indah lainnya. Masih belum puas!

Miss Grand International

Saat tahu acara Miss Grand International diadakan di Indonesia. Saya lumayan antusias. Dari dulu nih ya, saya lumayan mengikuti ajang pegeant. Mulai Dari Miss Universe, Miss World hingga Miss Grand International. Saat tahu MGI diadakan di Indonesia, saya makin antusias. Apalagi konsep acara mulai dari catwalk hingga rangkaian acara benar-benar khas Indonesia banget khususnya Bali. Seperti saat sesi catwalk, para finalis melakukan catwalk di persawahan yang indah yang disulap menjadi tempat jalan. Nuansa yang dihadirkan benar-benar indah dan natural.

Selama Indonesia mengikuti perhelatan MGI, beberapa perwakilan Indonesia berhasil menempatkan diri di posisi yang cukup mengagumkan mulai dari 10 besar, 5 besar dan terakhir Aura Kharisma yang berhasil merain Runner Up ketiga tahun lalu. Pada MGI 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat, perwakilan Indonesia Ariska Putri Pertiwi berhasil merain gelar Miss Grand International.  Sungguh sebuah prestasi yang mengagumkan.

Tahun ini, MGI digelar di Kota Denpasar, Bali dengan oisensi Yayasan Mega Bintang milik artis Dan designer Ivan Gunawan.

JNE Dukung Ajang Miss Grand International sebagai Official Logistics Partner

Banyak pihak yang ikut serta dalam perhelatan Miss Grand International, salah satunya adalah JNE. Perusahaan logistik terbesar di Indonesia ini juga turut ambil bagian dalam perhelatan MGI sebagai official logistik pertner. Hal ini sebagai bentuk komitmwn JNE pada masyarakat Indonesia supaya tercipta ekosistem yang menghasilkan manfaat dan kolaborasi yang berkelanjutan. Keren kan?

Seperti yang sudah kita ketahui, JNE memberikan dampak tak hanya pada logitik di Indonesia. JNE juga memberikan pelayanan terbaiknya pada ranah-ranah lain seperti pendidikan, budaya, kesehatan, olahraga, dan sosial. Menginjak usia 32 tahun dengan tagline JNE Connecting Happiness, JNE selalu menebarkan kebahagiaan ke lapisan masyarakat. Salah satunya menjadi Official Logistics Partner Miss Grand International (MGI) 2022 yang akan digelar di Indonesia pada bulan Oktober 2022 dengan total partisipan sebanyak 75 kontestan dari berbagai negara.

Kontes MGI ini akan dilaksanakan di dua kota yaitu Kota Denpasar di tanggal 4-14 Oktober 2022 dan Kota Jakarta pada 14-25 Oktober 2022. Pada 7 Oktober 2022 peserta mengikuti opening ceremony dan gala dinner di The Seminyak Beach Resort and Spa Bali. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Kepala Cabang JNE Denpasar, Alit Septiniwati yang menyerahkan donasi kepada Sanggar Tari Pradnya Sari. Sanggar ini dipilih karena menjadi lembaga yang memfasilitasi anak disabilitas dan anak kurang mampu untuk ikut belajar menari.

Selanjutnya pada 11 Oktober 2022 akan digelar “Bali Agung The Grand Show with Miss GrandInternational” yang akan menampilkan kreasi dari Bali Agung Show di Bali Safari Park. Pada kesempatan ini, berbagai aspek kehidupan dan keindahan Pulau Dewata, didukung oleh lebih dari 100 penari Bali akan memeberikan penampilan yang spektakuler. Apalagi dikombinasikan dengan semua finalis Miss Grand International 2022 yang menggunakan koleksi Busana Bali oleh Ni Ketut Arik Wijayanti dari Cahya Dewi. Kebaya Bali dan dihias dengan sentuhan aksesoris oleh Inggi Indrayana Kendran membuat acara makin spektakuler.

Selain itu, para finalis akan mengunjungi landmark Bali, mempelajari budaya Bali, petualangan kuliner, kompetisi pakaian olahraga, dan berbaur dengan masyarakat Bali. Membanggakan sekali....

Selebritas Ivan Gunawan pun selaku Presiden Organisasi Miss Grand Indonesia (Yayasan Dunia Mega Bintang) yang memiliki lisensi Miss Grand Internasional akan mengkoordinir perhelatan yang berbeda dengan kontes kecantikan internasional pada umumnya. Salah satunya bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan keindahan Bali kepada seluruh peserta. Dengan terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Miss Grand International 2022 maka kita berharap nama Indonesia akan semakin dikenal di seluruh mancanegara.

M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE menyampaikan....

“Dalam menjalankan bisnis, langkah JNE akan tetap memberikan kebahagiaan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sesuai dengan tagline connecting happiness. Sebagai perusahaan logistik Nasional berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan Ekonomi khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian dan dalam ajang ini JNE mengambil peran sebagai upaya dalam mendukung percepatan pemulihan perekonomian dan pariwisata Indonesia pasca Pandemi Covid 19.”

Oh ya, JNE juga menggelar giveaway tiket gratis bagi masyarakat yang ingin turut menghadiri Bali Agung The Grand Show with Miss Grand International pada 11 Oktober 2022. Caranya cukup mudah hanya dengan mengikuti giveaway di akun @jne.denpasar dan akan disediakan 10 tiket bagi 5 pemenang yang beruntung. Selain itu, JNE juga mengundang stakeholder JNE yaitu top member JLC (JNE Loyalty Card), loyal customer, mitra sales counter, pemenang giveaway, karyawan serta media.

Acara MGI sudah berjalan, beberapa rangkaian kegiatan sudah wara wiri dokumentasinya di sosial media. Sebagai “pengamat” acara-acara peagent, rasanya bangga sekali. Indonesia bisa menjadi tuan rumah untuk perhelatan ini. Apalagi rangkaian acara yang dibuat agak berbeda dengan perhelatan perhelatan sebelumnya seperti catwalk di area persawahan. Di rangkaian acara lainnya, kontestan menggunakan aksen budaya Bali, lantas mempelajari budaya Bali. Keren.... Semua yang terlibat sungguh luar biasa termasuk JNE!

Trigeminal Neuralgia Sembuh dengan MVD di RS Pusat Otak Nasional

 

RS Pusat Otak Nasional Trigeminal Neuralgia

Dulu saat saya masih di bangku SMP, mata ayah tiba-tiba sakit. Mata memerah, gatal dan perih. Beberapa kali ibu menyiapkan baskom berisi air rebusan daun sirih untuk membilas mata ayah yang sakit. Itu ramuan turun-temurun yang hadir dari nenek moyang. Saya tidak tahu pasti kenapa daun sirih. Setelah dewasa dan banyak membaca literatur tentang kesehatan, saya baru paham jika daun sirih adalah salah satu antiseptik alami.

Berkali-kali ayah membilas mata dengan daun sirih, mata ayah tak kunjung sembuh. Masih memerah, perih dan gatal. Entah, angin apa. Ayah merasa ada seseorang yang iseng dan sedang “mengerjai”nya. Pendapat ayah diamini beberapa saudara dan temannya yang mengetahui mata ayah yang sakit. “Orang pintar” di kampung yang kenal juga dengan ayah pun ikut mengamini. Salah satu, saran yang harus diikuti adalah menyingkirkan pohon yang tumbuh tepat di depan pintu meski jaraknya jauh. Termasuk menyingkirkan bedengan tanaman anggrek yang saya tanam sebagai bahan praktik di sekolah.

Setelah itu semua, mata ayah tak kunjung sembuh. Akhirnya, ayah dan ibu mendatangi dokter di kota untuk melihat apa yang terjadi di mata ayah secara medis. Ternyata, ada serangga kecil yang masuk ke mata. Binatang ini kerap muncul menjelang maghrib dan masuk ke mata ayah  saat menaiki sepeda motor. Kaki serangga yang tajam dan bergerigi yang rupanya membuat mata ayah perih dan gatal.

Kejadian yang mirip rupanya terjadi pada Pak Abdullah. Laki laki paruh baya ini tak menyangka, nyeri di sebelah wajahnya yang dikira hanya sakit gigi harus dirasakannya bertahun-tahun. Berbagai cara telah ia lakukan untuk menghilangkan rasa nyeri, berulang kali mendatangi rumah sakit di kotanya rupanya tidak membuahkan solusi. Pak Abdul juga mendatangi “orang pintar” untuk tahu apakah nyeri yang dirasakannya “dikirim” orang yang tidak menyukainya. Pak Abdullah akhirnya tahu bahwa nyeri yang terjadi pada sebelah wajahnya adalah Trigeminal Neuralgia.

Trigeminal Neuralgia

Kalian pernah mendengar atau tahu atau pernah membaca literatur mengenai penyakit ini?

Trigeminal neuralgia adalah rasa nyeri kronis akibat gangguan pada saraf trigeminal kelima dari dua belas pasang saraf yang berasal dari otak (saraf kranial). Rasa nyeri ini biasanya muncul hanya di salah satu sisi wajah dan paling sering terjadi di wajah bagian bawah dan rahang.

Trigeminal Neuralgia

Jika ditilik, rasa nyeri karena Trigeminal Neuralgia ini mendadak, nyeri yang begitu hebat dan hilang timbul. Jika melakukan kegiatan seperti mengunyah atau di beberapa kasus saat mengendarai sepeda motor dan tertera angin. Rasa nyeri yang ditimbulkan luar biasa sakitnya. Pak Abdullah sebagai salah satu ex pasien bercerita, saking sakitnya rasa nyeri, ia ingin mengakhiri hidupnya. Rasa nyeri yang belum diketahui penyebabnya saat itu membuatnya berpikir kalau ini adalah salah satu bentuk sihir yang dikirim orang untuk mengerjainya.

Penderita yang terkena Trigeminal Neuralgia gampang frustasi dan depresi. Sebab bebas dari rasa nyeri yang merupakan hak setiap individu tidak ia dapatkan. Bertahun-tahun mendapatkan rasa nyeri membuat kualitas hidupnya turun karena banyak kegiatan produktif yang ia lakukan terganggu akibat Trigeminal Neuralgia.

Pengetahuan saya terkait Trigeminal Neuralgia dimulai saat mengikuti blogger gathering yang dilaksanakan di RS PON dengan narasumber dr. Adi Sulistyanto SpBS, FINPS dr. Mustaqim Prasetya, SpBS, FINPS, keduanya merupakan dokter bedah saraf RS PON. Turut hadir dua pasien yang pernah mengalami gangguan syaraf Trigeminal Neuralgia dan sembuh setelah dilakukan perawatan di RS PON yakni Pak Abdullah dan Ibu Novita.

dokter bedah saraf RS PON

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON)

Pak Abdullah akhirnya mendatangi RS PON di daerah Cawang Jakarta. Rumah sakit yang terdiri dari banyak lantai ini begitu megah. Berada di Jalan MT. Haryono, RS PON adalah rumah sakit rujukan untuk penyakit-penyakit yang berhubungan dengan otak dan gangguan syaraf. RS PON dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan memadai serta memiliki jajaran tenaga kesehatan yang handal dan berpengalaman.

Sebelum melakukan tindakan, Pak Abdullah menemui dokter untuk tahap awal sebelum dilakukan tindakan.

Menurut dr. Adi Sulistyanto, pasien yang datang ke dokter diwawancarai secara medis terlebih dahulu. Lalu dilakukan pemeriksaan fisik dan dilakukan diagnosis untuk tindakan selanjutnya. Setelah itu, pemeriksaan lanjutan dilakukan dengan pemeriksaan penunjang radiologis dan neurodiagostik. Setelah keluar hasil pemeriksaan dilakukan treatment yakni MVP atau Micro Vascular Decompression.

Tahap penanganan Trigeminal Neuralgia

Micro Vascular Decompression

Sudah banyak pasien yang menderita Trigeminal Neuralgia sembuh dengan MVP di RS PON. Operasi yang dilakukan juga tidak se-mengerikan seperti yang dibayangkan seperti kepala yang harus dibelah. MVD hanya memerlukan sayatan kecil di belakang telinga. Proses operasi dipandu Intraoperative Monitoring (IOM) yang dilakukan oleh spesialis saraf ahli neurofisiologi. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi.

Menurut dr. Mustaqim Prasetya, SpBS, FINPS, “MVD di RS PON menggunakan alat canggih navigasi 3D untuk perencanaan pra-bedah dan panduan saat pembedahan. Ini membuat proses pembedahan jadi lebih tepat sasaran sehingga tingkat keberhasilan tindakan menjadi lebih optimal. Masing-masing perangkat berteknologi yang digunakan selama proses MVD berlangsung, dimonitor oleh tim dokter yang kompeten.”

MVD Micro Vascular Decompression

Bedah mikro MVD ini termasuk the happy surgery karena dapat membebaskan saraf trigeminal yang tertekan oleh pembuluh darah sehingga dapat menghilangkan nyeri,  aman, tidak menimbulkan komplikasi dan hasil operasi tidak menimbulkan bekas sehingga membuat pasien yang menderita dan keluarga merasa bahagia.

dokter bedah saraf di RS PON

Hal ini diamini oleh Pak Abdullah dan Bu Novita, setelah bolak-balik melakukan pemeriksaan di rumah sakit lain dan belum menemukan titik terang. Akhirnya mereka sembuh dengan MVD di RS PON.

Tanggal 7 Oktober:

International Trigeminal Neuralgia Awareness Day

Jujur, saya mengetahui Trigeminal Neuralgia ini saat mengikuti blogger gathering di RS PON. Dan saya juga baru tahu jika tanggal 7 Oktober merupakan International Trigeminal Neuralgia Awareness Day atau Hari Kepedulian terhadap Trigeminal Neuralgia.

Banyak orang yang masih awam tentang gangguan syaraf Trigeminal Neuralgia. Jika ada keluhan terkait nyeri di wajah yang umumnya hanya terjadi di satu sisi, banyak yang menyangka nyeri itu disebabkan oleh sakit gigi. Ketika melakukan pengobatan tak kunjung reda juga, sebagian dari warga Indonesia masih mengaitkan hal ini dengan mistis atau sihir. Padahal teknologi di era sekarang terutama teknologi kedokteran semakin maju.

Sudah saatnya kita yang sudah tahu tentang Trigeminal Neuralgia menyebarkannya ke masyarakat awam agar ketika ada saudara, teman yang mengeluh nyeri di wajah dapat segera melakukan tindakan.

Ayo, kita lebih peduli dan dukung penderita gangguan syaraf untuk sembuh! 

Nikmatnya Minuman Kopi di Dapur Solo

Nikmatnya Kopi di Dapur Solo Matraman


"Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya."

 - Ben Filosopi Kopi

Bicara soal kopi, tanaman yang satu ini sudah tidak asing dalam kehidupan saya. Sejak kecil, tanaman kopi jadi salah satu tanaman yang kerap saya temui sekitar rumah. Jika musim kopi berbunga, wangi bunganya akan semerbak mewangi di kebun. Warna bunga kopi yang putih  bergerombol dan muncul di sela-sela ranting memberikan keindahan tersendiri.

Selang beberapa waktu, bunga kopi akan berguguran dan berganti menjadi pentil-pentil kopi untuk akhirnya menjadi buah kopi yang berwarna hijau lantas memerah dan siap dipanen.

Kopi yang dipanen dijemur terlebih dahulu kemudian mengering dan mengelupas. Untuk menikmatinya, kopi disangrai hingga menggelap dan beraroma kuat, lalu ditumbuk dan disaring. Selepas itu, kopi yang halus akan disedu dengan air panas dan disajikan dalam acara- acara di kampung.

Mengenyam masa kecil di Lampung sungguh kenangan indah yang luar biasa. Sebagai salah satu daerah penghasil kopi, Lampung adalah pemasok kopi jenis robusta, dan sudah jadi hal yang biasa jika berpergian ke Lampung salah satu oleh-oleh khas yang diminati adalah kopi Lampung. Kenangan lain yang tidak kalah indah adalah dapat menikmati ragam kuliner dari lintas daerah. Sebagian besar penduduk Lampung bersuku Jawa yang merupakan pendatang atau peserta yang mengikuti program transmigrasi. Sebagai orang Lampung asli yang berada di lingkungan tetangga bersuku Jawa, saya sangat sangat terbiasa dengan kuliner Jawa yang enak dan nikmat. Saat merantau ke Pulau Jawa tepatnya ke Jawa Barat, saya makin menikmati kuliner khas Jawa yang melimpah.

Dapur Solo

Salah satu tempat makan khas daerah Jawa yang perlu sekali untuk dicoba adalah Dapur Solo. Kebetulan saya berkunjung ke Dapur Solo Matraman. Kesan pertama kali datang, interior yang dihadirkan sangat apik. Perpaduan antara tradisional Jawa yang khas dengan sentuhan modern nan elagan.

Interior Dapur Solo Matraman

Dapur Solo Matraman menghadirkan ruangan indoor dan ruangan outdoor (smoking area) untuk menikmati setiap hidangan. Selain itu, Dapur Solo juga menyediakan ruangan-ruangan yang dapat digunakan untuk acara-acara seperti ulang tahun, arisan, tunangan, rapat dan acara lainnya. Jika digunakan semua area, Dapur Solo mampu menampung 200 hingga 250 orang. Untuk ruangan gathering bisa menampung 60-80 orang, sedangkan untuk private room bisa menampung hingga 15 orang. Soal parkiran tak perlu khawatir karena parkiran di Dapur Solo terdapat di depan dan di belakang restauran. Restauran juga dilengkapi dengan toilet yang bersih dan nyaman, mushala dan ruang tunggu untuk driver ojol yang memesan makanan.

Ahlinya Masakan Jawa

Walaupun restauran bernama Dapur Solo, namun bukan berarti menu yang dihadirkan adalah masakan-masakan khas dari Solo saja. Menu yang dihadirkan di Dapur Solo Matraman adalah kuliner khas dari barat Jawa hingga timur Jawa. Sebut saja makanan khas dari Jakarta seperti ketoprak, soto betawi. Lalu makanan khas Jawa Barat seperti nasi timbel sunda, karedok, rujak subang, empal gentong. Makanan dari Jawa Tengah dan Yogyakarta seperti gudeg yogya, selat solo, nasi langgi solo, garang asem ayam. Dan kuliner khas  dari Jawa Timur yakni rawon komplit, nasi pecel madiun, sate madura dan menu khas lainnya.

Nasi Langgi khas Solo

Saat ke Dapur Solo, makanan yang pengen banget saya coba adalah nasi langgi solo. Nasi langgi adalah salah satu jenis nasi rames dari Jawa Tengah. Kondimen/lauk sebagai pelengkap nasi cukup beragam mulai dari ayam goreng/daging, keripik kentang, suwiran telur, abon, kentang balado, sambal dan lalap. Jujur ya, sebagai pecinta nasi rames, nasi langgi solo ini juara enaknya. Masing-masing lauk memberikan pengalaman kuliner yang mengesankan buat saya. Kalian wajib datang ke Dapur Solo dan mencoba nasi langgi solo ini. Recommended!

Jika ada kesempatan untuk ke Dapur Solo lagi, menu lain yang ingin saya nikmati adalah mie goreng, gudeg yogya, pecel madiun, nasi goreng Jawa. Tapi dari hati terdalam, inginnya semuanya saya coba…

Menu Khas Dapur Solo

Tersertifikasi Halal

Buat kalian yang bertanya, “Apakah dapur solo sudah tersertifikasi halal?” Tenang restauran Dapur Solo sudah mengantongi sertifikasi halal dari MUI. Jadi aman dikonsumsi terutama untuk kaum muslimin.

Minuman Kopi di Dapur Solo

Kembali bicara soal kopi, jujur walau dunia kopi dekat dengan saya sedari kecil. Namun hingga kini saya belum dapat menikmati kopi pahit murni. Selain ada keluhan maag, saya lebih suka kopi yang diolah dengan susu atau gula aren.

Walaupun Dapur Solo terkenal sebagai #AhlinyaMasakanJawa namun untuk urusan kopi Dapur Solo tidak main-main. Kopi di Dapur Solo didatangkan dari Temanggung. Racikan kopi yang dibuat adalah tipe house blend yakni perpaduan beberapa jenis kopi. Untuk Dapur Solo,  kopi terdiri dari 70% jenis kopi robusta dan 30% jenis kopi arabika. Perpaduan ini membuat kopi yang dihasilkan lebih kuat rasa kopinya apalagi semua kopi di Dapur Solo dibuat dengan menggunakan alat presso manual sehingga kopi yang dihasilkan beraroma dan bercita rasa kuat.

Es kopi susu gula aren dapur solo

Banyak minuman kopi yang ditawarkan Dapur Solo  para pecinta kopi. Buat yang suka dengan kopi dengan tipe strong, kopi kelotok, kopi hitam, kopi jahe, dan kopi tubruk bisa jadi pilihan. Yang menyukai kopi dengan campuran susu atau gula aren, ada kopi susu gula aren, alpukat kopi susu, kopi susu, kopi jelly, dan yang akan segera rilis kopi tetes dan kopi hitam putih.

Saat berkunjung, saya mencoba es kopi susu gula aren, aroma dan rasa kopi yang kuat dipadu dengan gula aren dan susu rasanya pas banget buat saya yang belum bisa mentolerir kopi murni. Kopi susu gula aren ini cocok buat kalian yang memiliki keluhan maag tapi pengen tetap menikmati kopi.

Selain mencoba es kopi susu gula aren, saya juga mencoba alpukat kopi susu. Alpukat yang digunakan di restauran Dapur Solo ini adalah buah alpukat pilihan yang diblender kemudian disajikan dalam gelas terpisah dengan kopi. Kalian bisa mengukur campuran kopi untuk minuman alpukat kopi susu ini. Perpaduan antara alpukat dan kopi memiliki keunikan tersendiri dalam menikmati minuman kopi. Bagi pecinta kopi lainnya, Dapur Solo juga akan merilis minuman kopi terbaru yakni kopi tetes dan kopi hitam putih.

Alpukat kopi susu dapur solo

Camilan untuk Teman Kopi

Kalau ngopi enaknya ditemani kue-kue tradisional. Nah, di Dapur Solo juga menyediakan aneka kudapan dari penjuru Jawa mulai dari comro, misro, serabi solo, sosis solo, tahu susur, mendoan, gemblong dan kudapan lainnya.

Menikmati kopi dan camilan di outdoor room sembari kongkow bareng teman, keluarga, rekan kerja, jadi pengalaman yang menyenangkan tentunya. Kalau ingin makan berat tinggal pesan menu-menu khas Jawa.

Dapur Solo Ny. Swan Matraman

Kopi dan Penikmatnya

Terkenal sebagai #AhlinyaMasakanJawa , Dapur Solo juga tidak mau kalah dalam menghadirkan menu minuman kopi yang merupakan salah satu minuman khas yang digandrungi di Indonesia, apalagi Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi dan salah satunya adalah Pulau Jawa juga memiliki kopi dengan kekhasan aroma dan cita rasanya.

Seperti quote di awal tulisan ini, "Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya." Maka tak perlu heran jika Dapur Solo menghadirkan ragam jenis minuman kopi, karena akan ada penikmat-penikmat kopi yang akan menemukannya. Termasuk saya yang jatuh cinta pada es kopi susu gula aren Dapur Solo.

 

SME Connect dari FWD Insurance: Berasuransi Jadi Mudah dan Menyenangkan


Sebagai salah satu pelaku UMKM, saya memulai usaha di bisnis kuliner bersama istri saat pandemi melanda. Sekitar September 2020, bisnis kuliner pempek kami lahir. Tujuan membuka bisnis pempek tersebut karena kami lumayan terdampak pandemi sehingga harus memikirkan cara lain agar mendapatkan penghasilan. Selain terdesak faktor ekonomi, tujuan kami membuka usaha adalah cita-cita kami sejak awal menikah.

Memulai sebuah usaha memang tidaklah mudah. Sebelum akhirnya “nekad” menjalani usaha pempek, saya dan istri melakukan survey dan riset kecil-kecilan. Kami berkunjung ke kota sumbernya pempek berada yaitu Palembang. Niatnya tidak hanya melakukan survey namun sekaligus liburan, kebetulan jarak Palembang dengan Lampung kampung halaman kami tidaklah terlalu jauh. Selain ke Palembang, kami juga menikmati pempek di Bandar Lampung saat mudik. Selain survey, istri juga mengikuti pelatihan pembuatan pempek beberapa kali baik secara online maupun offline.

Awalnya kami masih ragu dalam memulai usaha ini, namun karena faktor ekonomi saat pandemi, kami akhirnya memberanikan diri. Usaha berjalan dan banyak tantangan yang dihadapi seperti konsistensi bahan baku dan kualitas produk, pemasaran hingga urusan karyawan mulai dari upah yang diberikan, jam kerja hingga urusan asuransi juga sempat dipikirkan mengingat salah satu pengikat antara usaha dan karyawan, salah satunya dengan asuransi juga. Namun, UMKM yang kami jalankan benar-benar masih kecil, karyawan yang dipekerjakan juga tidak banyak, agak sulit mencari asuransi yang pas.

Peluncuran platform digital SME Connect


SME Connect dari FWD Insurance

Nah, menjawab kegundahan para pelaku UMKM yang memiliki karyawan hitungan jari. PT FWD Insurance Indonesia atau lebih dikenal dengan FWD Insurance” meluncurkan platform digital yakni SME Connect. Peluncuran yang dilaksanakan di Jakarta, 22 September ini dihadiri Anantharaman Sridharan, Direktur Utama FWD Insurance dan para petinggi FWD Insurance lainnya.

Fyi, FWD Insurance menawarkan asuransi yang berbeda. Didukung oleh teknologi maju dan memiliki berbagai rangkaian produk, mencakup produk asuransi yang berkaitan dengan investasi, asuransi berjangka individu & kumpulan, asuransi kecelakaan diri individu & kumpulan, dan asuransi kesehatan kumpulan melalui jalur distribusi yang didukung teknologi terintegrasi termasuk keagenan, bancassurance, e-commerce dan korporasi. Untuk urusan izin, FWD Insurance telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Selain itu, FWD Insurance adalah anggota dari Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan.

Kemudahan Berasuransi bersama FWD Insurance

Asuransi FWD mudah dan menyenangkan

SME Connect hadir dengan didukung teknologi terkini untuk memberikan kemudahan akses bagi para pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menyediakan employee benefit bagi para karyawannya dengan premi yang terjangkau. 

SME Connect ini merupakan platform digital yang dihadirkan FWD Insurance untuk menawarkan perlindungan produk asuransi dari FWD Employee Benefits pada lini bisnis Asuransi Kumpulan untuk Karyawan UMKM. Ada tiga jenis perlindungan yang dapat dipilih dan disesuaikan oleh calon nasabah, yaitu pelaku UMKM, dengan minimal premi sejumlah Rp5.000.000 per tahun.

Produk-produk tersebut antara lain:

1. Bebas Hidup

Pada produk ini memberikan perlindungan jiwa untuk karyawan   

2. Bebas Karya

Melalui produk asuransi ini, karyawan diberikan perlindungan jiwa akibat kecelakaan.

3. Bebas Sehat

Pada produk asuransi ini, karyawan diberikan perlindungan kesehatan tidak hanya untuk karyawan itu sendiri namun juga untuk keluarganya.

Pengalaman Berasuransi Mudah dan Menyenangkan

Dalam peluncuran SME Connect di bilangan SCBD, Anantharaman Sridharan selaku Direktur Utama FWD Insurance mengatakan,

“Upaya FWD Insurance untuk memberikan pengalaman berasuransi yang mudah dan menyenangkan adalah dengan melakukan digitalisasi akses serta kolaborasi dengan partner distribusi yang mampu menjawab kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat terkait proteksi. Kami paham betul bahwa karyawan adalah aset terbesar bagi sebuah bisnis dan platform SME Connect hadir untuk mempermudah proses berasuransi.” 

Anantharaman Sridharan

Berbicara UMKM di Indonesia, kita patut bangga karena perkembangan UMKM di Indonesia mulai berkembang. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (website Kementerian Keuangan RI), perkembangan UMKM tahun 2021 mencapai 64,2 juta unit usaha. UMKM ini tersebar di berbagai sektor usaha dengan potensi target pasar sebanyak 80.500 bisnis UMKM. Nah, dari 80.500 bisnis UMKM ini menyerap tenaga kerja sebanyak 950.000 karyawan.

Namun, pilihan jenis proteksi untuk pekerja UMKM di Indonesia kini masih relatif kecil dan masih belum sebanding dengan jumlah serapan tenaga kerja. Dengan hadirnya Platform digital SME Connect dan tiga produk unggulannya, diharapkan produk-produk FWD Insurance dapat menjadi solusi dan meningkatkan tingkat proteksi bagi pekerja UMKM serta membantu mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia.

Peresmian SME Connect

“Dengan pengalaman FWD Insurance yang mumpuni dalam bidang bisnis employee benefit serta jaringan rumah sakit dan klinik rekanan yang luas, kami ingin menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih baik sembari menjalankan visi kami dalam mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. Semua kegiatan berasuransi tersebut dapat diakses kapanpun dan dimanapun melalui fitur e-Friend lewat platform digital FWD MAX. SME Connect merupakan inisiatif kami untuk meningkatkan inklusi keuangan sebagai solusi dari pesatnya pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ucap Anantharaman Sridharan menutup sambutan di acara Peluncuran platform digital SME Connect.

Dengan adanya Platform digital SME Connect, pengaturan akan perlindungan dapat disesuaikan dengan kebutuhan UMKM dengan langkah-langkah mudah, dan dengan harga yang kompetitif tentunya.

UMKM bersama SME Connect dari FWD Insurance

#FWDUnstoppable30

SME Connect menjadi wujud nyata dan komitmen FWD Insurance dalam memperluas akses asuransi terhadap masyarakat khususnya UMKM UMKM yang ada. Dengan tagline Bebaskan Langkah, dengan adanya SME Connect ini besar harapannya para karyawan UMKM dalam mendapatkan perlindungan jiwa dan kesehatan agar terus bebas melangkah.

Talkshow membahas SME Connect fwd insurance

Hal ini sejalan dengan tema #FWDUnstoppable30 tahun ini, yang menunjukan kekuatan FWD Insurance yang unstoppable dalam mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi melalui produk dan pengalaman asuransi yang berbeda yang mudah dipahami, mudah dibeli, mudah proses klaimnya, mudah diakses, dan yang terpenting menyenangkan. Sehingga pengalaman dalam berasuransi lebih mudah dan menyenangkan.

FWD Insurance selalu memberikan inovasi-inovasi terbaiknya dalam berasuransi.  Untuk program #FWDUnstoppable30, serta penjelasan mengenai inisiatif terbaru SME Connect dapat diakses melalui Website FWD Insurance .

 

 

 

 

 

 

Nikmatnya Sate Domba Afrika H. Ismail Coulibaly Tangerang

 

Sate Domba Afrika H.Ismail Coulibaly Tangerang

"Makanan adalah segalanya bagi kita. Ini merupakan perpanjangan dari perasaan nasionalis, perasaan etnis, sejarah pribadimu, provinsimu, daerahmu, sukumu, nenekmu. Itu tidak dapat dipisahkan sejak awal." - Anthony Bourdain

Sebagai orang Indonesia asli, lidah saya kurang bisa berkawan dengan makanan makanan dari negara lain. Sepotong pizza saya nikmati saat masa kuliah. Saat itu, kakak kelas membawa beberapa boks pizza dari gerai pizza ternama. Kami yang berkumpul di rumahnya begitu antusias termasuk saya. Apalagi ini kali pertama saya menikmati pizza. Sepotong pizza saya ambil lantas saya gigit dan kunyah. Tapi lidah kampung saya rupanya tidak mampu menalar rasa. Saya tidak dapat menikmatinya.

Kejadian berikutnya adalah menikmati burger terkenal dari gerai burger hits juga. Saat memakan burger, kembali otak saya tidak mampu menalarnya dengan baik. Saya tidak menikmatinya dan hanya menghabiskan setengahnya.

Waktu bergulir, lambat laun saya menikmati hidangan hidangan dari luar negara. Rasa penasaran dan eksperimen akan kuliner daerah lain membuat lidah saya lambat laun mampu menalar rasa, mampu menikmati setiap hidangan dan merasakan hidangan memiliki historinya masing-masing.

Ketika teman ada yang memberitahu tentang Sate Domba Afrika, saya hanya tersenyum tipis. Saya pernah mendengar tentang kuliner satu ini. Namun belum tertarik untuk mencobanya.

Sate Domba Afrika

Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar kuliner Sate Domba Afrika. Pasti yang muncul adalah sate domba yang dombanya diambil dari Afrika. Setidaknya itu yang terbersit di benak saya ketika mendengar sate domba Afrika. Namun dugaan saya tentang sate domba Afrika tidaklah tepat saat saya berkunjung ke Sate Domba Afrika H. Ismail Coulibaly Tangerang Cabang Tanah Abang.

Menu Sate Domba Afrika Tangerang

Sate Domba Afrika H. Ismail Coulibaly Tangerang

Saat berkunjung ke Foodcourt Si Bungsu area di mana Sate Domba Afrika Tangerang cabang Tanah Abang berada. Ketika masuk, parkiran terlihat cukup luas, kursi-kursi untuk pengunjung tertata rapi satu baris dengan pohon ketapang kencana yang menjadi naungan bagi pengunjung sehingga sun tempat menjadi adem dan nyaman.

Di belakang tempat terdapat tiga saung yang bisa dijadikan tempat makan lesehan bersama teman, kolega dan keluarga. Di bagian belakang terdapat barusan meja dan kursi yang bisa digunakan untuk makan juga. Toilet dan musala di area ini juga tersedia membuat pengunjung makin nyaman dibuatnya.

Tiga Menu Utama

Ada tiga menu yang dihadirkan Sate Domba Afrika Tangerang ini. Semua menu utama ini wajib sekali untuk kalian coba.

Sate Domba dengan Nasi Putih

Sate domba yang empuk dengan bumbu khas Afrika disajikan dengan sambal dan mustard akan pas sekali dinikmati dengan seporsi nasi putih. Buat kalian yang ingin mengeksplorasi sate daging domba, perpaduan menu yang satu ini cocok sekali.

Sate Domba Afrika dan Nasi Putih


Sate Domba dengan Nasi Kebuli

Buat pecinta nasi kebuli, perpaduan sate domba, sambal dan nasi kebuli di Sate Domba H. Ismail Coulibaly Tangerang ini wajib banget kalian coba.  Nasi kebuli yang kaya akan rempah namun tidak mendominasi sangat pas sekali dinikmati dengan sate domba yang empuk, tasty ditambah dengan sajian sambal dan mustard membuat kuliner ini makin juara enaknya.

Sate Domba Afrika dengan Nasi Kebuli


Sate Domba dengan Goreng Pisang

Buat yang ingin mengeksplorasi pengalaman dalam kuliner, menu yang satu ini cocok sekali. Sebagian besar orang Indonesia barangkali merasa agak aneh ketika pisang yang diolah baik digoreng maupun direbus, percayalah goreng pisang tidak kalah enak dinikmati dengan sate domba ini. Rasanya yang manis jadi perpaduan yang unik dengan sate domba dan sambal.

Sate Domba Afrika Tangerang dengan goreng pisang


Teknik Memasak dan Bumbu Khas Afrika

Saat mencoba sate dombanya, teksturnya yang empuk dengan bumbu yang meresap membuat saya penasaran bagaimana teknik memasak sate domba ini. Saya pun berkesempatan untuk melihat “behind the scene” pembakaran sate domba.

Pertama potongan sate dibakar selanjutnya diungkep sebelum dibakar kembali. Nah, tujuan dari pengungkepan ini adalah agar lemak penyebab kolesterol turun dan keluar dari daging. Setelah itu, daging dipotong lebih kecil lagi kemudian dicampur dengan bumbu khas Afrika.

H. Ismail Coulibaly

Sate domba H. Ismail Coulibaly merupakan signature dish milk H. Ismail asli Negara Mali,  Afrika. Tahun 1998, beliau datang ke Indonesia Dan menikahi wanita asal Cirebon yang menetap di Jakarta. Di bilangan Tanah Abang, sate domba Afrika mulai mengudara hingga kini.

Salah satu, penggemar sate domba Afrika ini adalah Bapak Angga dan Ibu Lirra. Bekerja di sebuah maskapai Pak Angga kerap kali mengajak teman-temannya ke sate domba H. Ismail Coulibaly di Tanah Abang. Empuknya daging domba dan rasa yang enak membuat mereka ketagihan dan balik lagi balik lagi.

Melihat peluang yang ada, Pak Angga dan Bu Lirra meminta ijin ke H. Ismail untuk membuka sate domba di Tangerang. Disambut dengan sangat baik, akhirnya pertengahan September ini, Sate Domba H. Ismail Coulibaly Tangerang cabang Tanah Abang resmi dibuka dan dapat dinikmati khalayak termasuk saya.

Sate Domba Afrika di daerah Tangerang


Makanan adalah Identitas

Seperti quote yang ada di awal tulisan, makanan adalah segalanya. Makanan juga jadi perpanjangan sebuah identitas bangsa atau negara, suku dan daerah. Dan, sate domba H. Ismail Coulibaly ini adalah perpanjangan identitas salah satu makanan daerah Afrika yang akhirnya dapat dinikmati di seputaran Tangerang.

Buat kalian yang penasaran, langsung datang ke Foodcourt Si Bungsu Jalan Marsekal Suryadarma No. 18, RT. 01/RW. 06, Karang Sari, Neglasari, Kota Tangerang. Lalu jelajahi kenikmatan Sate Domba Afrika H. Ismail Coulibaly Tangerang cabang Tanah Abang di sana.

Selain datang langsung, kalian juga bisa pesan lewat gofood dengan nama merchant Sate Domba Afrika H. Ismail Coulibaly Tangerang. 

Jangan lupa juga untuk cek instagramnya di @satedombaafrika.tangerang