Kamis, 22 Agustus 2019

Ulang Tahun Indocement ke-44: Quarry Walk di Lahan Reklamasi Bekas Tambang


“Take care of the earth and she will take care of you”
Berkunjung ke area bekas tambang yang terlintas dalam benak orang awam seperti saya adalah daerah tandus, gersang, panas dan berdebu. Namun, lintasan dalam pikiran itu terbantahkan ketika menginjakkan kaki di area Quarry D, bekas tambang pabrik Indocement.
***
Quarry Walk
Pagi itu tidak seperti pada pagi biasanya. Matahari pagi yang biasanya terik kali ini cukup bersahabat. Bisa jadi hujan di sore kemarin yang meredam terik. Jalanan yang biasanya berdebu turut redam. Dan ini jelas menguntungkan kami yang ikut serta dalam acara Quary Walk, yang merupakan rangkaian acara ulang tahun Indocement ke-44.
Quarry Walk Indocement Ulang tahun ke-44
Pemasangan Baliho Ulang tahun Indocement ke-44 di salah satu bukit

Semua orang tahu kiprah Indocement dalam membangun Indonesia. Produsen semen terkemuka di Indonesia ini telah malang melintang di dunia pertambangan sejak tahun 1975. Indocement sendiri berdiri sejak tahun 1985 dari penggabungan 6 perusahaan yang memiliki 8 pabrik semen yang beroperasi sejak 1975. Lantas, tahun 1989 Indocement menjadi perusahaan public di Bursa Efek Jakarta (sekarang BEI) dengan kode saham (INTP). Pada tahun 1991 Indocement mengakusisi pabrik baru yang menjadi  Plant 9 di Kompleks Pabrik Palimanan. Lalu, tahun 1996 Indocement menyelesaikan pembangunan Plant 10 di Kompleks Pabrik Palimanan. Di tahun 1998, pengambilalihan PT Indo Kodeco Cement (Plant 12) melalui penggabungan usaha di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan dan tahun 1999 Indocement menyelesaikan pembangunan Plant 11 di Kompleks Pabrik Citeureup.

Memasuki era tahun 2000-an, HeidelbergCement Group menjadi pemegang saham mayoritas Indocement di tahun 2001. Lalu tahun 2005 dilakukan peluncuran Portland Composite Cement (PCC) ke pasar Indonesia. Tahun 2008, Indocement menerima Certified Emission Reductions (CERs) untuk proyek bahan bakar alternative.

Tahun 2012, Indocement memulai penggunaan kereta api untuk distribusi semen kemudian tahun 2015 menjadi salah satu anggota pendiri Green Product Council Indonesia dan tahun 2016 : meluncurkan “Semen Rajawali” dan menyelesaikan pembangunan Plant 14, Kompleks Pabrik Citeureup. Di tahun 2017 Indocement meluncurkan produk “Slag Cement” yang digunakan untuk proyek Pelabuhan Patimban serta tahun 2018 Indocement melakukan transformasi tim sales Indocement dengan konsep Sales is a Science (SiaS).

Kami berkumpul di lapangan di sekitar area tambang. Hangatnya mentari pagi setelah hujan kemarin membawa semangat  para karyawan Indocement dalam mengikuti Quarry Walk ini. Belum lagi, ribuan pohon di area bekas tambang membawa hawa sejuk yang tak terelakkan. Di Indocement Citeureup (Komplek Pabrik Citeureup, Bogor) ini memiliki 10 pabrik sedangkan di Palimanan, Cirebon memiliki 2 pabrik dan Komplek Pabrik Tarjun Kotabaru, Kalimantan Selatan hanya memiliki 1 pabrik. Kapasitas produksi terpasang Indocement mencapai 24,9 juta ton semen per tahun.

Sekitar 500 orang lebih karyawan Indocement berkumpul. Acara dimulai dengan senam terlebih dahulu. Instruktur senam yang heboh membuat suasana pagi menjadi lebih bergelora. Acara dilanjutkan dengan menanam pohon oleh direksi Indocement sebagai simbol kepedulian Indocement terhadap lingkungan. Setelah menanam pohon, acara dilanjutkan dengan pengibaran baliho besar yang bertuliskan Hari Ulang Tahun Indocement 44 tahun “Bergerak Berkarya Bersama”.
Penanaman pohon di Ulang Tahun Indocement ke-44
Penanaman Pohon oleh Direksi

Kegiatan yang ditunggu-tunggu pun tiba, Quarry Walk dimulai dengan melakukan trekking ke area bekas tambang. Matahari mulai beranjak, namun semangat para peserta tak ikut beranjak. Saya ikut serta di kelompok pertama dalam Quarry Walk sepanjang 3 km ini.

Reklamasi Bekas Lahan Tambang
Bicara soal lokasi tambang, pikiran kita akan melanglang pada galian-galian tambang dengan lubang-lubang tak terurus. Yang jika musim penghujan datang, lubang-lubang itu akan membentuk danau danau kecil dengan ekosistem yang kacau. Namun ketika mengunjungi bekas tambang di Indocement, pemandangan yang ada di lintasan pikiran tadi terbantahkan. Sepanjang quarry walk, pepohonan senantiasa menemani. Tak hanya satu namun ribuan pohon yang sengaja ditanam di lahan tambang membawa hawa sejuk dengan ketersediaan oksigen yang tidak ada habisnya.

Kebun Tegal Panjang
Saya memasuki area Kebun Tegal Panjang, wangi tanah selepas hujan dan dedaunan yang gugur dan lapuk terasa begitu menggoda. Pohon jati yang berbaris rapi membuat kekaguman saya bertambah. Pohon jati sudah tinggi tinggi dengan prediksi umur sudah di atas lima tahun.

Kebun Tegal Panjang terletak di kawasan Quarry  D dengan luas 12 hektar. Kebun ini dikelola oleh 10 orang petani, dua orang tenaga pengawas dan 8 orang petani kebun yang berasal dari desa mitra Indocement. Kebun ini berisi tanaman vegetasi berbatang keras dan lunak.
Kebun Tegal Panjang Ulang tahun Indocement ke-44
Kebun Tegal Panjang
Indocement memanfaatkan Kebun Tegal Panjang sebagai laboratorium pertanian/perkebunan. Indocement juga berusaha memperkenalkan nilai keekonomian dari tanaman berbatang lunak seperti Pohon Cinta, Andong ataupun monstera. Nah, salah satu budidaya yang sudah bernilai ekonomi adalah budidaya pohon cinta, dimana dibeli oleh pengusaha bunga papan/hias di Rawa Belong. Omset perbulan petani Kebun Tegal Panjang mencapai Rp. 800.000-2.000.000/bulan tergantung hasil panen dari tanaman cinta dan hortikultur tanaman lainnya. Jenis tanaman yang ditanam berada di sela tanaman pokok (tanaman energi dan tanaman kayu).

Saat masuk ke Kebun di kawasan Quarry D, mata akan dimanjakan dengan pohon jati yang berbaris rapi. Kemudian tanaman pohon cinta dan tanaman-tanaman lain yang tak kalah membuat kagum dan takjub, bekas lahan tambang disulap menjadi kebun dengan banyak tanaman asri.

Beberapa jenis pohon yang ditanam di area reklamasi Quarry D antara lain:


o   Pohon Mahoni
o   Pohon Jinjing
o   Pohon Dadap
o   Pohon Ketapang
o   Pohon Bintaro
o   Pohon Daun Kupu-Kupu
o   Pohon Pucu Merah
o   Pohon Jati
o   Pohon Kembang Sepatu
o   Pohon Glodokan Lokal (Polyantha longifolia)
o   Pohon Beringin
o   Pohon Tanjung ( Mimosops elengi)
o   Pohon Flamboyan (Delonik regia)
o   Pohon Mangga (Mangifera indica)
o   Pohon Johar
o   Pohon Cempaka Manglit (Michelia campaka)
o   Pohon Trembesi (Samanea saman)
o   Pohon Kembang Kecrutan (Spatodhea campanuliata)
o   Pohon Salam (Eugenia polyantha)
Ulang tahun Indocement ke-44 
Saya berfoto di barisan Pohon Jati

Mata Air Cikukulu
Setengah perjalanan dalam Quarry Walk telah dijalani. Terus terang, meski keringat mulai bercucuran namun semangat dalam mengikuti kegiatan ini masih bergelora. Setelah melewati beberapa tanaman buah, peserta Quarry Walk melewati sungai dangkal yang begitu jernih dengan bebatuan sebagai alat untuk menyeberang. Melangkah beberapa meter terlihat sungai dan mata air.

Mata Air Cikukulu yang terletak di Kawasan Quarry D ini berada di Desa Lulut, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor dengan luas area konservasi mata air cikukulu mencapai 5 hektar. Mata Air Cikukulu ini sudah memenuhi persyaratan kualitas air bersih yang tercantum di  Permenkes No.416/MEN.KES/PER/IX/1990 mengenai standar kualitas air.

Sebanyak 350 KK memanfaatkan air dari Mata Air Cikukulu karena Indocement membuka akses untuk masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.  Indocement juga melakukan pipanisasi air untuk warga Desa Leuwikaret dan Desa Lulut.

Beberapa minggu ke belakang, Bogor dan hampir semua daerah di Indonesia sedang mengalami mism kemarau, mata air Cikukulu ini tidak mengalami kekeringan meskipun musim kemarau melanda. Melihat mata air ini begitu penting,  untuk melindungi mata air, Indocement menetapkan zona larangan tambang serta melakukan penghijauan di sekitar mata air

Ketinggian rata-rata muka air Cikukulu mencapai 31,25 cm di mana pada musim kemarau, ketinggian muka air mata air Cikukulu  mencapai 15 cm dan pada musim penghukan mencapai 40 cm. Indocement melakukan pemantauan ketinggian muka mata air setiap dua minggu sejak tahun 2007 serta melakukan uji kualitas air setiap enam bulan.
Ulang tahun Indocement ke-44 tahun
Peserta Quarry Walk berjalan melintasi kebun
Sepanjang 3 km, kami melakukan trekking kami sampai di tempat pembibitan “Land Nursery” yang merupakan kebun pembibitan Quarry D. Beberapa meter dari Land Nursery, panggung sebagai tempat puncak acara sudah tersedia. MC yang bertugas memandu acara, menyambut kedatangan para peserta Quarry Walk dengan begitu antusias.

Saat semua kelompok peserta sudah memenuhi bangku. Acara dimulai dengan pembagian hadiah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya.

“Hari ini kami merayakan Hari Ulang Tahun Indocement yang ke-44. Lebih dari empat dekade telah kami lalui bersama, jatuh bangunnya Indocement telah mewarnai perjalanan panjang yang dirasakan bersama. Kita patut bersyukur bahwa perjalanan Indocement selama 44 tahun ini telah mendatangkan kontribusi positif bagi banyak pihak seperti karyawan Indocement, masyarakat di sekitar operasional pabrik, daerah dimana pabrik dan terminal Indocement berdiri serta bangsa Indonesia. Indocement berhasil tumbuh menjadi salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Indocement merupakan pelopor di bidang industri semen yang menerapkan teknologi terkini, menghasilkan produk semen bermutu tinggi, kokoh dan ramah lingkungan.”

Para hadirin bertepuk tangan.

“Perjalanan panjang di usia ke-44 ini, Indocement terus melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan risiko lingkungan melalui sejumlah kegiatan, seperti pengurangan emisi, efisiensi energi, pendayagunaan limbah, perlindungan keanekaragaman hayati dan pemanfaatan air bekas pakai. Upaya ini sejalan dengan pengurangan gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim. Indocement sebagai bagian dari HeidelbergCement Group, kembali menunjukkan dukungan pada inisiatif keberlanjutan (Cement Sustainability Initiative/CSI) yang dilakukan oleh 24 produsen semen di 100 negara yang kapasitasnya setara dengan 30% produksi semen dunia melalui kegiatan operasi semen yang ramah lingkungan,” lanjut Bapak Christian.

“Dengan mengusung tagline “Bergerak Berkarya Bersama”, Indocement tidak akan bisa mencapai hasil yang diinginkan seperti sekarang ini apabila tidak digerakkan bersama-sama oleh Direksi, Manajemen dan seluruh karyawannya sebagai sebuah keluarga besar, dan tentunya juga dukungan dari masyarakat yang tumbuh bersama kami serta semua pemangku kepentingan lndocement”, tambah Christian.

Hadirin kembali bertepuk tangan. Tersirat di wajah wajah mereka sebuah kebanggan akan perusahaan yang telah memberi mereka penghidupan.

Reog Ponorogo pun dimainkan. Beberapa direksi naik ke atas reog sebagai tanda penghormatan. Kemudian acara diteruskan dengan pemotongan tumpeng, doa penutup dan Nyanyian lagu Selamat Ulang Tahun versi Jamrud.
Ulang tahun Indocement ke-44
Pemotongan Tumpeng oleh Bapak Christian Kartawijaya
***
Matahari mulai meninggi. Acara peryaan ulang tahun ke-44 Indocement memang telah usai. Namun usaha Indocement dalam menghadirkan semen terbaik untuk membangun Indonesia terus dilakukan. Seiiring dengan itu, usaha Indocement dalam melesatarikan lingkungan dengan mereklamasi lahan bekas tambang menjadi kebun kebun yang asri patut untuk diapresiasi

Seperti quote di awal tulisan, “Jaga bumi dan dia akan menjagamu.” Saya yakin Indocement akan dijaga bumi ini jika konsisten dalam kontribusi terhadap lingkungan.

***

23 komentar:

  1. Semoga semakin banyak perusahaan tambang sejenis yang juga menerapkan "menjaga lingkungan" seperti inducement ya mas Erfano.
    Sedih liat bekas galian yang terkadang menjadi kuburan bagi warga sekitar.

    Selamat ulang tahun inducement..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya betul..
      Semoga banyak perusahaan sejenis yg oeduli lingkungan, dan diharapkan peduli juga pada penduduk sekitar pabrik yah..

      Selamat ultah indocement

      Hapus
  2. Semoga makin bnayak perusahaan seperti indocement yang bukan hanya bisanya mengeruk sumber daya alam saja tapi juga berusaha untuk bertanggungjawab dengan menjaga dan membangun kembali lingkungan yang sudah diekspoitasi

    BalasHapus
  3. Waaah mas erfano, tulisannya sungguh kumplit.

    Daku yang gak ikutan kegiatan aja jadi ngerasa berada ditempat acara pas baca tulisan ini. Detail bangeddd.

    Emang ya, seneng banget sama perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab pada lingkungan. Harusnya setiap perusahaan yang membangun nilai,mmendapatkan publikasi yang baik agar orang-orang memprioritaskan menggunakan produk perusahaan ini. Dan tentunya bakal bikin perusahaan lain ikut terpacu melakukan aksi positif untuk masyarakat sekitar perusahaannya

    BalasHapus
  4. waah sudah matang sekali usia Indocement ya. Semoga konsisten dengan usaha-usaha positif terhadap alam dan tetap eksis

    BalasHapus
  5. Selamat ulang tahun, Indocement. Semoga tetap konsisten dengan gerakan menjaga bumi ya. Keren udah lama go public ya. Tfs Mas...

    BalasHapus
  6. Selamat ulang tahun buat indocement, di tahun ke 44 membuat gerakan positif diisi dengan penggunaan lahan bekas tambang menjadi lebih bermanfaat ya.

    BalasHapus
  7. Kesadaran akan penghijauan untuk menjaga bumi ini semakin tinggi yac mas, terutama bagi perusahaan-perusahaan tambang, dimana mereka mengambil bahan dasar produknya berasal dari bumi. Dan semoga mereka tetap konsisten yac mas dengan program mereka menjaga bumi

    BalasHapus
  8. Kepedulian Indocement terhadap lingkungan cukup besar ya mas. Mudah2an makin banyak lagi perusahaan seperti ini, terutama perusahaan yang mengambil hasil bumi. Di beberapa tempat bekas tambang pernah saya lihat tidak diurus, alamnya rusak. Berbeda sekali dengan tulisan mas ini.

    BalasHapus
  9. Makin tua Indocement ku, makin dipercaya. Semoga makin banyak juga program sosial yang diselenggarakan. Sukses selalu indocement

    BalasHapus
  10. Semoga semakin banyak perusahaan yang peduli untuk memperbaiki lahan bekas eksplorasi hasil tambang bisa kembali baik dan bisa digunakan sebagaiana mestinya..

    BalasHapus
  11. Keren ini Mas Erfano. Biasanya kan bekas galian tambang yang ditinggalkan itu selain merusak lingkungan, juga menyeramkan. Makanya mantap ini, ditanam lagi pohon-pohon agar hijau kembali, dan ekosistem yang benar kembali tercipta. Jadi pengin ikutan acara seperti ini, Mas.

    BalasHapus
  12. Sepertinya Indocement benar-benar mengutamakan AMDAL yang baik sehingga tak ditemukan lubang-lubang bekas galian yang terurus. Gak heran perushaaannya sudah begitu lama dan masih tetap jaya sampai sekarang. karena Apabila kita semua menjaga lingkungan, alam pun akan ikut mendoakan keberhasilan kita. sama dengan yang dilakukan Indocement ya bang. semoga sukses selalu indocement

    BalasHapus
  13. Ternyata peserta jalan2nya banyak ya, sama karyawan Indocement juga.
    Bagus nih Indocement bekas tambangnya ditanami pohon2nan jd bisa tetap menjaga keseimbangan alam ya.
    Keren mas sampai ada pemantauan air gtu, mengingat beberapa daerah di Bogor katanya kekeringan saat ini ya, padahal Bogor gtu lho.

    BalasHapus
  14. Reklamasi bekas lahan tambang itu oenting banget jangan sampai dibiarkan apalagi jadi kubangan kubangan kayak di kalimantan. Lalu atas nama wisata abalabal dibiarkan. Ngeri

    BalasHapus
  15. Salute sama perusahaan yang aware terhadap lingkungan Dan mau berbuat nyata untuk keasrian lingkungan. Semoga inducement dapat terus berjaya Dan dijaga oleh bumi.

    BalasHapus
  16. Selamat ulang taun indocement... Panjang umur dan semoga makin sukses ya... Ini acaranya keren banget ya... Ada tumpengnya juga...

    BalasHapus
  17. ada disekitar kota sini yang tambangnya malah sangat merusak, bahkan selalu ada tragedi. Tapi tetap saja belum ada perubahan. Semoga bisa dicontoh sama tambang-tambang yang lain

    BalasHapus
  18. Kakak, Quarry itu apa? Senang sekali jika bahan bekas galian tambang tidak menyisakan kegersangan dan merusak lingkungan. Nggak terasa, sudah lebih dari 40 tahun Indocement ini.

    BalasHapus
  19. Selamat menapaki usia 44 tahun Indocement, semoga kontribusi buat masyarakat Dan lingkungan bisa semakin banyak dan bermanfaat ke depannya.

    Btw tulisannya detail banget, serasa berada di lokasi ikutan acaranya

    BalasHapus
  20. Ternyata dah lama juga ya Indocement ini semoga makin sukses jaya deh. Btw foto di tengah kebun jati kok keren ya hehe.

    BalasHapus
  21. Bagus sekali sehabis di eksplorasi galian tambang ditamani dengan pohon pohon yang produktif pula

    BalasHapus

Sepuluh Lagu Terbaik Tulus

Setuju kalau saya bilang, Tulus adalah salah satu penyanyi terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Semenjak kemunculannya di tahun 20...