Selasa, 12 Maret 2019

Ini Dia 5 Penyanyi Cowok yang Jago Bikin Lagu



Beberapa waktu yang lalu, aku sudah membahas tentang lima penyanyi cewek yang jago bikin lagu. Di tulisan kali ini, aku mau membahas lima penyanyi cowok yang selain jago nyanyi juga jago bikin lagu. Nah, sebelum aku review mereka satu per satu, aku akan kasih gambaran sedikit tentang penyanyi cowok di Indonesia, sepengetahuanku tentunya.
Tahun 90-an bisa dikatakan masa emas musik di Indonesia. Beragam macam gendre musik hadir dengan seabreg musisi yang ikut andil di dalamnya. Hampir semua gendre musik waktu itu hidup dan berjalan beriringan. Musik pop, rock, dangdut, tradisional, musik anak-anak muncul memeriahkan industri musik Indonesia.
Musik pop rock masih menjadi primadona dan melahirkan banyak penyanyi-penyanyi bagus, di jajaran penyanyi cowok ada Glenn Fredly yang muncul dengan lagu karangan Yovie Widianto yang berjudul Cukup Sudah. Kemunculan Glenn cukup menggebrak di akhir tahun 90an. Tahun-tahun sebelumnya, ada Yana Julio, Katon Bagaskara yang mengeluarkan album dan lagu-lagu andalan. Kemudian ada Deddy Dores yang kehadirannya membuat Nike Ardila dikenal sebagai salah satu penyanyi wanita berpengaruh di Indonesia hingga saat ini. Yang konsisten di dekade sebelumnya, ada Iwan Fals dan Chrisye yang terus berkarya hinga tahun 2000an.
Di jajaran musik dangdut, ada Meggy Z yang karyanya dikenal khalayak ramai, Irvan Mansyur, Mansyur S, Imam S. Arifin, Jaja Miharja, Yus Yunus, Jonny Iskandar, Hamdan ATT, Dayu AG lumayan sering mengeluarkan lagu-lagu dan menjadi hits. Sedangkan di jajaran penyanyi anak-anak, ada Joshua Suherman, Geofani, Bondan Parkoso, Erwin “Jempol Kakiku” dan penyanyi anak cowok lainnya.
Masuk ke tahun 2000-an, penyanyi cowok masih menjadi pemikat di industri musik Indonesia. Glenn Fredly, Iwan Fals, Chrisye masih rutin mengeluarkan single. Kemudian ada Ari Lasso yang mengeluarkan debut perdana setelah keluar dari grup band Dewa 19, kala itu Ari Lasso mengeluarkan lagu Jika yang berduet dengan Melly Goeslaw. Setelah itu Ari Lasso mengeluarkan lagu dari album perdananya berjudul Misteri Illahi. Di tahun-tahun berikutinya ada Rio Febrian yang hingga album ketiga lagu-lagunya seperti Bukan Untukmu, Tiada Kata Berpisah, Aku Bertahan, Jenuh merajai chart musik di Indonesia. Lalu ada Marcell yang menggebrak lewat lagu Semusim dan Firasat. Kemudian ada Tompi, dan Ello. Di akhir tahun 2000an muncul Afgan dan Vidi Aldiano. Jajaran penyanyi cowok juga dihiasi dari ajang-ajang pencarian bakat seperti Akademi Fantasi Indosiar (AFI) dan Indonesian Idol, nama-nama seperti Delon, Judika, Mike Mohede, Lucky Oktavian, Dirly, Ihsan cukup diterima di industri musik Indonesia.
Tahun 2010an, penyanyi cowok masih didominasi penyanyi dari tahun 2000-an seperti Judika, Afgan dan Vidi Aldiano. Namun tahun 2010an, muncul penyanyi-penyanyi baru, sebut saja Tulus, Virzha, Rizky Febian, Teddy Aditya, Anji (sebelumnya bergabung di grup band Drive), Kuntoaji, Sandy, Shondoro, Sandy Canester, Teza Sumendra,  Rendhy Pandugo, hingga muncul juga penyanyi asal Brunei yang ikut meramaikan blantika musik Indonesia yaitu Jaz.
Era digital yang makin pelik di tahun 2010an membuat produsen musik berhati-hati sekali dalam memproduseri seorang penyanyi. Kalau dekade-dekade berikutnya, penyanyi hanya dituntut bersuara bagus dana berpenampilan menarik, soal lagu dan produksi album diserahkan label musiknya, sehingga banyak pencipta-pencipta lagu yang menjadi andalan untuk kesuksesan seorang penyanyi. Meskipun tidak semua penyanyi mengandalkan pencipta lagu. Glenn Fredly contohnya, salah satu albumnya meledak di pasaran karena beberapa lagu ia ciptakan berdasarkan pengalaman cintanya. Tahun 2010-an, penyanyi tidak hanya  dituntut bersuara bagus dan berpenampilan menarik, namun harus pintar juga membuat lagu. Bahkan beberapa penyanyi lebih memilih jalur indie dengan menciptakan, memproduseri lagu mereka sendiri.
Dari banyaknya penyanyi pria, aku akan merangkum lima penyanyi cowok yang selain jago dalam olah suara juga jago dalam membuat lagu. Penyanyi cowok ini yang muncul di tahun 2010an ya...
1.    Tulus
Kehadiran Tulus dalam industri musik di Indonesia adalah angin segar. Bagaimana tidak ketika banyak penyanyi menyanyikan lagu dengan lirik cinta dan patah hati. Tulus hadir dengan menghadirkan lagu-lagu beragam tema dengan lirik puitis dan menggugah, meskipun tema yang diangkat adalah tema cinta, namun Tulus mampu mengemasnya dalam sudut pandang lain
Album perdana Tulus, dirilis tahun 2011, lagu seperti Sewindu, Teman Hidup merajai tangga lagu di Indonesia. Lagu Sewindu adalah lagu tentang patah hati, namun Tulus mengemasnya tanpa harus menggunakan lirik yang berdarah-darah. Penggunaan diksi yang tidak umum membuat lagu-lagu Tulus terdengar begitu istimewa.
Selang tiga tahun kemudian, Tulus mengeluarkan album keduanya yang bertajuk Gajah. Di album ini Tulus mulai dikenal lebih luas lagi sebagai salah satu penyanyi terbaik Indonesia. Sebagian besar materi di album ini, ia ciptakan sendiri. Lagu berjudul Sepatu, Gajah dan Jangan Cintai Aku Apa Adanya adalah lagu-lagu hits yang merajai chart di Indonesia.
Melalui album Gajah ini, Tulus mendapatkan banyak penghargaan seperti penghargaan di Anugerah Musik Indonesia (AMI 2015), dari enam nominasi, Tulus berhasil mendapatkan lima penghargaan, di antaranya penghargaan karya produksi terbaik terbaik untuk lagu Jangan Cintai Aku Apa Adanya dan album terbaik terbaik untuk Album Gajah.
Dua tahun berikutnya, Tulus kembali mengeluarkan album. Kali ini ia mengeluarkan album ketiganya yang berjudul Monokrom. Banyak hits yang diraih di album Monokrom kali ini, lagu Pamit, Ruang Sendiri, Tukar Jiwa, Monokrom, Manusia Kuat, Langit Abu-abu menjadi track yang merajai berbagai macam chart. Berkat album ini, Tulus menggondol banyak penghargaan di AMI 2017, sebanyak 5 piala berhasil dibawa pulang. Di ajang penghargaan Indonesian Choice Awards yang diadakan NET Tv, rentang tahun 2016 hingga 2018, Tulus berhasil membawa lima piala.
Selain lagu dengan melodi yang menarik, lirik yang puitis dan apik. Hal lain yang membuat Tulus menjadi penyanyi di atas rata-arat adalah video klip yang digarap. Setiap lagu yang dirilis videonya dibuat dengan kesungguhan dan tidak asal-asalan. Setiap video klip dibuat dengan benar-benar memikirkan konsep dan estetika.
2.    Kunto Aji
Selepas mengikuti Indonesian Idol season lima, Kunto Aji yang saat itu berhasil menempati posisi 4, karir bermusiknya seolah jalan di tempat. Namun bakat musik rupanya tidak lepas darinya, tahun 2014 lagu Terlalu Lama Sendiri berhasil menunjukkan kapasitas bermusik seorang Kunto Aji.
Lewat lagu Terlalu Lama Sendiri, Kuntoaji berhasil meraih penghargaan di Indonesia maupun di luar negeri seperti Planet Muzik. Album perdananya Generation Y dirilis setahun setelah Terlalu Lama Sendiri hadir, lagu-lagu seperti Mercusuar dan Akhir Bulan menjadi lagu andalannya.
Tahun 2018, Kunto Aji merilis album kedua berjudul Mantra Mantra. Lagu-lagu seperti Rehat, Topik Semalam dan Konon Katanya menjadi lagu andalan di album ini. Album Mantra Mantra didapuk menjadi salah satu album terbaik di tahun 2018.
Yang keren dari seorang Kunto Aji adalah hampir semua materi lagu di albumnya ia kerjakan sendiri. Lirik lagu-lagunya pun tidak melulu soal cinta namun banyak bercerita tentang kehidupan di zaman sekarang. Lirik di setiap lagunya memiliki diksi yang kuat dan bercerita. Inilah salah satu kekuatan dari Kunto Aji.
3.    Rizky Febian
Banyak yang tidak menyangka jika Rizky Febian yang merupakan anak sulung dari komedian Sule ini memiliki musikalitas di atas rata-rata. Lagu Kesempurnaan Cinta yang ia ciptakan di tahun 2015 berhasil menggebrak industri musik di Indonesia. Lagu Kesempurnaan Cinta berhasil merajai chart di radio-radio dan chart di platform musik seperti itunes. Lewat lagu ini beberapa penghargaan berhasil ia raih, salah satunya di Indonesian Choice Awards NET TV 2016, Rizky berhasil meraih penghargaan sebagai pendatang terbaru dan Song Of The Year.
Tahun berikutnya, Rizky kembali merilis lagu Penantian Cinta, tahun berikutnya Lagu Cukup Tahu dan Sweet Talk (feat Sheryl Sheinafia dan Chandra Liow). Tahun 2018, Rizky lumayan produktif merilis beberapa single seperti Indah Pada Waktunya ft Aisyah Aziz, Hargai Cinta, Berpisah Itu Mudah (feat Mikha Tambayong).
Akhir tahun 2018, Rizky Febian merilis album berjudul Jejak dengan salah satu lagu andalannya Menari. Di album ini Rizky beberapa materi lagu ia kerjakan beberapa sisanya ia kerjakan dengan musisi lain.
4.    Rendy Pandugo
Sebagai seorang musisi, Rendy punya potensi besar di industri musik di Indonesia. Suara yang terdengar “laki” banget, jago main gitar pastinya buat hati para cewek-cewek meleleh. Saya tahu tentang Rendy ketika ia merecycle lagu Sheila On 7 yang berjudul Kisah Klasik Untuk Masa Depan. Kemudian, di tahun 2016 Rendy merilis single berjudul I Don’t Care. Kalau hanya mendengar dari radio, pasti banyak yang mengira I Don’t Care dinyanyikan penyanyi luar.
Album perdana Rendy Pandugo “The Journey”  dirilis tahun 2017, cukup mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Lagu andalan di album ini, selain lagu I Don’t Care adalah lagu Silver Rain. Lagu ketiga yang berjudul By My Side dirilis sekaligus menjadi soundtrack untuk Film Susah Sinyal. Video klip yang digarap untuk lagu By My Side terlihat berbeda dengan video klip yang dirilis orang Inonesia, video klip lagu By My Side terlihat taste internasionalnya.
5.    Teddy Adhitya
Jujur, aku tidak terlalu mengikuti kiprah Teddy. Namun yang saya tahu Teddy adalah penyanyi muda yang selain jago nyanyi juga jago buat lagu. Tahun 2016 Teddy sempat merilis lagu berjudul In Your Wonderland dan Let Me. Di tahun 2018, ia merilis album bertajuk Nothing Is Real. Berkat lagu In Your Wonderland, Teddy berhasil meraih penghargaan pendatang baru terbaik di AMI 2017. Kiprah Teddy mungkin belum secemerlang Tulus atau Rizky Febian, tapi melihat musikalitasnya kita berharap Teddy juga mampu terus mewarnai industri musik di Indonesia.
***
Demikianlah lima penyanyi cowok era sekarang yang jago buat lagu. Lagu yang dibuat pun memiliki pasar dan sudut pandang sendiri. Sebenarnya ada bebeapa penyanyi cowok yang mulai menciptakan lagu sendiri seperti Afgan dan Vidi Aldiano, namun saya rasa lima penyanyi yang saya sebutkan di atas benar-benar mewakili dan jago dalam membuat lagu.
Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Me Time Bersama Zea

“Aku jatuh cinta 'Tuk kesekian kali Baru kali ini kurasakan Cinta sesungguhnya” (Lagu Cinta - Dewa 19) Lebay sih kayaknya...