Kamis, 19 September 2019

Sepuluh Lagu Terbaik Tulus


Setuju kalau saya bilang, Tulus adalah salah satu penyanyi terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Semenjak kemunculannya di tahun 2011, kehadiran Tulus seperti angin segar untuk industri musik Tanah Air. Selain memiliki suara merdu dengan teknik yang mumpuni, Tulus juga jago dalam menciptakan lagu. Lagu yang diciptakannya pun memiliki kualitas di atas rata-rata lagu-lagu  yang beredar. Notasi lagu dan lirik dengan penggunaan diksi yang apik membuat lagu-lagu Tulus tidak gampang dicerna dan mencerdaskan tentunya. Penggunaan kata-kata yang menarik, video klip yang digarap tim Tulus juga tidak tanggung-tanggung, sarat akan makna dengan selalu memerhatikan estetika.


Kecerdasan Tulus dalam menggarap setiap lagu membuat namanya makin disegani di industri musik. Beberapa penghargaan bergengsi di Indonesia berhasil ia sabet. Di perhelatan Anugerah Musik Indonesia, album Gajah dan Monokrom hampir memborong semua piala bergengsi termasuk lagu terbaik-terbaik dan karya produksi terbaik terbaik.
Saya mulai “rajin” mendengar lagu-lagu Tulus saat album Gajah beredar. Sebelumnya lagu Tulus di album pertama yang saya dengar adalah Sewindu dan Teman Hidup, itu juga hanya sekenanya. Awalnya, saya berpikir kalau kehadiran Tulus dengan lagu-lagu yang kurang dapat dicerna akan menyulitkannya untuk diterima dengan baik di industri musik Indonesia. Namun, makin ke sini, Tulus hampir masuk ke semua kalangan. Lagunya disetel di radio-radio, beberapa musisi jalanan pun tidak segan untuk menyanyikan lagunya, acara-acara musik pun tidak absen untuk memutar lagu-lagunya. Hampir semua lagu Tulus hits dan masuk ke tangga lagu.

Dari puluhan lagu Tulus yang sudah dirilis di tiga album maupun lagu kolaborasi, ada sepuluh lagu terbaik Tulus versi saya (catat versi saya). Terus terang sangat sangat sulit menentukan lagu Tulus mengingat semua lagu Tulus emang keren-keren. Apa saja sepuluh lagu terbaik Tulus?


1.    Ruang Sendiri
Ruang Sendiri adalah salah satu lagu yang ada di album Monokrom. Lagu ini dibuat video klipnya setelah lagu Pamit yang menjadi single perdana dan andalan. Ruang Sendiri bercerita tentang hubungan yang perlu jeda untuk menikmati kesendirian. Kalau emak-emak, perlu me time di tengah kesibukan mengatur rumah tangga. Bapak-bapak perlu ruang sendiri bersama teman-temannya tanpa pasangan untuk menikmati hobi dan kesenangan sendiri.

Perhatikan lirik-lirik di awal lagu ini....

Beri aku kesempatan tuk bisa merindukanmu
Jangan datang terus
Beri juga aku ruang bebas dan sendiri
Jangan ada terus...

Aku butuh tahu
Seberapa ku butuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

2.    Monokrom
Kalau dibilang, lagu ini adalah lagu yang membuat hati saya terenyuh. Tulus mampu menghadirkan keindahan lagu dan lirik yang tak kalah indah. Lagu Monokrom adalah lagu yang bercerita tentang ucapan terima kasih seorang anak terhadap kedua orangtuanya. Sesederhana itu sebenarnya, hanya seperti yang saya bilang sebelumnya, Tulus memberikan kekuatan di melodi dan lirik.

Simaklah di bagian reffrein

Di mana pun kalian berada
Kukirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku
dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku


3.    Manusia Kuat
Kalau bicara soal motivasi, sepertinya lagu ini cocok untuk kalian nikmati. Tempo lagu yang sedikit cepat dan lirik yang membangkitkan energi juang dihadirkan di lagu Manusia Kuat ini. Lagu ini juga sangat-sangat pas untuk teman-teman yang kerap jadi korban perundungan (bullying), teman-teman berkebutuhan khusus. Video klip Manusia Kuat pun dibuat begitu menarik dengan tetap memerhatikan seni dan estetika namun tetap menghibur dan memotivasi.

Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita
Manusia-manusia kuat Itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat Itu kita

4.    Sewindu
Pernah mendengar lagu-lagu patah hati? Bagaimana liriknya? Kerapkali lagu galau karena putus cinta atau diduakan berlirik berdarah-darah. Namun berbeda dengan Sewindu Tulus, lagu ini adalah lagu tentang patah hati yang ditulis dengan melodi dan lirik berkelas. Kenapa saya menyebutnya demikian coba perhatikan beberapa perumpamaan-perumpamaan di lagu ini....

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Indah bukan?

5.    Teman Hidup
Lagi cari pasangan hidup? Lagu ini rasanya tepat menggambarkan bagaimana bersyukurnya mendapatkan pasangan hidup. Beberapa kali lagu ini saya nyanyikan di depan istri saya. Apalagi saat bagian lirik yang ini....

Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, kupunya kamu
Selamanya akan begitu....

Nada tinggi dan lirik yang emosional membuat saya bergetar saat menyanyikan bagian ini.


6.    Tukar Jiwa
Pernah naksir sama seseorang tapi bingung cara mengungkapkan betapa kagumnya, betapa sayangnya kamu terhadap seseorang itu? Lagu Tukar Jiwa ini cocok sekali menggambarkan “cinta diam-diam” yang kamu miliki. Seperti pada bagian lirik ini....

(Coba sehari saja)
Coba satu hari saja kau jadi diriku
(Kau akan mengerti)
Kau akan mengerti bagaimana 'ku melihatmu
Mengagumimu
Menyayangimu
Dari sudut pandangku
Dari sudut pandangku

Gemes banget pastinya, mengagumi dan mencintai seseorang namun enggak bisa berbuat banyak. 

7.    Sepatu
Ah, ini juga, lagu yang buat hati saya meleleh. Tulus mampu menganalogikan kegunaan sepatu dalam sebuah hubungan manusia. Sayangnya hubungan itu seperti harapan yang sama sekali tidak akan terealisasikan. Sadar ingin bersama-sama namun karena satu dan lain hal tidak memungkinkan.

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Sebenarnya Sepatu adalah lagu galau yang dikemas seapik mungkin sehingga rasa galaunya terobati dengan lirik dan melodi yang unik.

8.    Gajah
Masa kecil adalah masa yang paling indah, hubungan pertemanan juga begitu seru meskipun beberapa mengesalkan. Apalagi kalau waktunya bertengkar, berbagai macam olokan akan keluar mulai dari mengejek badan hingga nama orangtua dibawa-bawa. Saat itu kesalnya minta ampun, namun ketika diingat-ingat saat dewasa bakalan membuat tersenyum sendiri. Lagu Gajah ini hadir saat masa-masa kecil Tulus yang menyenangkan dan mengesalkan tentunya. Saat kecil, tubuh Tulus yang bongsor membuatnya dijuluki gajah oleh teman-temannya. Namun julukan itu ternyata adalah doa, gajah adalah hewan dengan daya ingat yang kuat.

Waktu kecil dulu mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
(Kumarah ...) Kumarah
Kini ku baru tahu puji di dalam olokan
(Mereka ingatku marah)
Jabat tanganku panggil aku gajah
Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku


9.    Diaroma
Tahu arti diaroma? Diaroma adalah sejenis benda miniatur tiga dimensi untuk menggambarkan suatu pemandangan atau suatu adegan. Jika dilihat dari melodi dan lirik, lagu ini sedikit sulit diterjemahkan. Namun kalau menurut saya, lagu ini berkisah tentang hubungan yang jalan di tempat dan berakhir pada ketidakbersamaan.

Sakit hatimu karena aku
Sakit membekas dalam, jadi bagian sejarah
Tak ada kesempatan untuk berkilah
Untuk selamanya masa itu menguasaimu
Harusnya cerita ini bisa berakhir lebih bahagia
Tapi kita dalam diorama
Harusnya sisa masaku buat indah menukar sejarah
Tapi kita dalam diorama
Diorama

10. Jangan Cintai Aku Apa Adanya
Kalau banyak lirik lagu tentang cintaiku apa adanya, Tulus membantah itu semua lewat lagu ini. Jangan Cintai Aku Apa Adanya berkisah tentang satu pasangan yang menerima satu sama lain tanpa menuntut ini dan itu. Justru sang laki-laki minta dicintai dengan menuntut sesuatu agar kehidupanbisa lebih baik, itulah laki-laki sejati.


Video klip lagu ini digarap dengan alur cerita yang sederhana namun kena di hati. Bagaimana perjuangan seorang suami dalam memberikan nafkah untuk keluarganya. Epik sekali, sangat-sangat menyentuh....

Saya suka bagian lirik ini....
Aku....
Ingin lama jadi petamu
Aku....
Ingin jadi jagoanmu
OohOooh
Jangan cintai aku apa adanya
Jangan....
Tuntutlah sesuatu
Biar kita jalan ke depan
Dalem banget kan?
***
Demikianlah sepuluh lagu terbaik tulus versi erfano.com. Kalau menurut kamu, lagu Tulus yang mana yang terbaik?

Rabu, 11 September 2019

Kemana pun Kamu Pergi Mulai dengan Grab For Business


 ***
Jika kau tidak memikirkan keselamatan bumi
Setidaknya peduli sesekali
Kurangi pakai kendaraan pribadi
Bawa wadah sendiri
Atau....
Berhenti nyinyir orang yang peduli

Tulisan di instagram itu saya baca persis ketika sedang menunggu kendaraan online. Isu soal kembali ke hidup go green memang sudah digadang-gadang sejak lama. Sejak bumi sudah mulai pongah dengan tingkah manusia. Salah satu yang dikampanyekan adalah memilih kendaraan umum untuk berpergian.

Sudah sejak lama, saya adalah salah satu penggemar kendaraan umum. Selain alasan go green, menggunakan kendaraan umum lebih efisien dalam menjangkau tempat saat berpergian. Meskipun saya akui, beberapa kendaraan umum di negeri ini kurang maksimal dalam “memanjakan” penggunanya.

Grab for Business membantu perusahaan dan profesional
Grab for Business

Hadirnya kendaraan online, terus terang membuat saya bahagia. Pengguna cukup dimanjakan dengan hadirnya mobil pribadi yang kebersihannya terjaga. Atau ojek motor yang biaya perjalanannya sudah diketahui pengguna, sehingga driver tidak semena-mena dalam menentukan harga.

Penggunaan kendaraan online tidak hanya saya lakukan untuk aktivitas pribadi. Saya juga memanfaatkan kendaraan online untuk aktivitas kantor atau bisnis. Penggunaan kendaraan online untuk urusan kantor dan bisnis jelas memudahkan urusan saya, sehingga saya sering menggunakan jasa ini untuk urusan kantor.

Namun, bukti atau nota dalam menggunakan jasa kendaraan online yang kurang detail, sejujurnya lumayan menyusahkan saya terutama dalam membuat laporan keuangan.
***

Untuk divisi media
Ditunggu laporan keuangannya ya!

Menjelang akhir bulan, pesan whatsapp bagian keuangan muncul untuk mengingatkan. Dan seperti biasa, saya juga sudah menyiapkan laporan keuangan lengkap dengan nota-nota belanja selama satu bulan. Namun ada hal yang mengganjal saya, beberapa nota terpaksa tidak ada atau diganti dengan secarik kertas bertuliskan keterangan dan biaya yang dikeluarkan dan tanda tangan saya.

Dan, kebanyakan nota yang terpaksa tidak ada adalah keterangan dari transportasi online. Kalaupun ada tidak terlalu detail melakukan perjalanan dari mana ke mana. Seringnya saya menggunakan ojek online dengan biaya yang tidak seberapa. Itu membuat saya akhirnya terkadang tidak memasukkan biaya transportasi dalam laporan.

“Fan, tanda bukti transportasi online kok cuma kertas biasa?” Pertanyaan itu yang selalu terlontar di bagian keuangan ketika mereka memeriksa laporan bulanan divisi media.

“Iya, soalnya agak susah kalau minta langsung ke mamang drivernya ribet gitu.” Saya menjawab. “Jadi saya tulis di kertas dan kutanda tangani.” Saya melanjutkan.

Biasanya bagian keuangan akan memaklumi. Cuma bagi saya terlihat kurang profesional saja menyerahkan laporan keuangan dengan kuitansi buatan sendiri.

Grab for Business
Saya langsung mengiyakan ketika undangan “Ngobrol Produktif bareng Grab” masuk ke email. Sebagai pengguna kendaraan online, grab adalah salah satu yang sering saya gunakan dalam berpergian.

Banyak ilmu dan informasi yang saya dapatkan di acara ini. Grab yang telah menjangkau 300 lebih kota di 8 negara di Asia Tenggara, nyatanya tidak hanya menjalankan bisnis untuk menghasilkan profit, namun benar-benar “memanusiakan” pelanggan dan drivernya. Beberapa video yang menggambarkan kepedulian Grab terhadap driver membuat saya salut seperti driver wanita yang akan diumrohkan. Luar biasa!

Langkah Jauh Grab untuk Pelanggannya

Grab yang merupakan jasa kendaraan online nomor satu di Asia Tenggara selalu memberikan yang terbaik untuk penggunanya. Salah satunya untuk urusan perjalanan bisnis atau kantor, Grab membuat Grab for Business.

Layanan Grab for Business ini memudahkan perusahaan atau profesional dalam melakukan perjalanan bisnis, bukti pembayaran dan proses klaim melalui Grab for Business. Hal ini membuat perusahaan dapat mengontrol dan mengendalikan anggaran terutama dalam hal transportasi. Perusahaan dapat memesan grab untuk karyawan mereka dan tamu dengan fitur Grab for Business. Setiap minggu atau bulan grab memberikan Grab Rewards dengan berbagai hadiah menarik. Selain itu, perusahaan juga dapat memanjakan tamu atau klien dengan menggunakan Grab Gifts yang dapat disesuaikan penggunaannya (jenis layanan, waktu, lokasi, frekuensi penggunaan, penamaan kode promo dan pastinya nilai voucher).

Adanya Grab Express pada fitur Grab for Business  juga memudahkan perusahaan dalam melakukan pengiriman dokumen. Keamanan dengan fitur pelacakan dan bukti pengiriman membuat layanan Grab Express patut untuk digunakan.

Fitur Concierge pada Grab for Business merupakan layanan transportasi web booking yang memudahkan perusahaan dalam menggunakan layanan grab tanpa menggunakan aplikasi grab. Layanan ini juga dapat digunakan di beberapa perjalanan dalam waktu yang bersamaan.

Cara Mengaktifkan Grab For Business

Dalam mengaktifkan grab for business ini sangatlah mudah.
1. Buka menu profil pada aplikasi grab kamu
2. Pilih “Add a business” di bawah profil kamu
3. Ikuti petunjuk untuk menyaipak Profil Bisnis
4. Saat anda sudah siap, pesan perjalanan bisnis anda.

Mudah bukan?

Selain keuntungan di atas, melalui Grab for Business ini menawarkan promo periode periode tertentu (promo tiap hari, tiap minggu dan tiap bulan).

Setelah mengubah setting akun menjadi akun bisnis, saya mencoba untuk menggunakan Grab for Business ini. Saya pun memilih laporan mingguan untuk mendapatkan reward setiap bulannya. Melalui program GrabMazing race, akan ada kesempatan untuk memenangkan Samsung Galaxy Watch Active bagi 10 pengguna tag bisnis terbanyak.

Perjalanan saya dimulai dari kantor saya menuju ke salah satu universitas swasta di Bogor. Memang sih tidak ada bedanya naik grab bike personal dengan grab bike bisnis, sama-sama ramahnya, sama-sama mudahnya. Namun seperti yang saya tuliskan di awal semakin sering menggunakan grab melalui grab for business akan membuat kans kita untuk dapat rewards lebih besar.

Setelah selesai melakukan perjalanan. Email yang saya gunakan untuk mendaftar Grab for Business berbunyi, Your Grab E-Receipt subjeknya, memperlihatkan pesanan saya secara detail mulai dari jenis kendaraan, lokasi penjemputan, lokasi tujuan, memo perjalanan dan tentu saja biaya perjalanan. Dan ini yang saya butuhkan sebagai salah satu nota transportasi untuk laporan keuangan nanti.
 Tanda terima yang dikirim via email

Saya masih sebatas menggunakan Grab for Business untuk melakukan perjalanan bisnis. Belum menggunakan fitur-fitur keren lainnya untuk menunjang urusan bisnis seperti Grab Express, Concierge dan Grab Gift. Namun, perjalanan masih banyak. Berpergian untuk keperluan kantor kerap dilakukan. Jadi masih banyak kesempatan kesempatan untuk menggunakan fitur di Grab for Business.

***

Yuuk, gunakan Grab for Business untuk aktivitas bisnis atau kantormu. Dan... rasakan manfaatnya serta nikmati promo dan rewardnya!


Senin, 09 September 2019

Ini Dia 5 Penyanyi Cewek yang Jago Bikin Lagu

Raisa, Isyana Sarasvati, Yura Yunita, Sherina Munaf, Nadya Fatira

Banyak penyanyi penyanyi cewek Indonesia yang zaman aku pinyik sampai segede gajah aku ikutin perkembangannya. Mulai dari penyanyi pop, penyanyi RnB, rock hingga penyanyi dangdut, aku lumayan hafal. Dulu, kalau lihat acara musik rasanya bahagia banget. Atau sekarang kalau lihat penyanyi favorit rilis lagu baru rasanya senang sekali. Walaupun sekarang sudah mulai dikurangi dengerin musik biar enggak addict.
Tahun 90an dan awal tahun 2000an itu kayaknya tahun kejayaan musik indonesia. Beragam penyanyi perempuan dengan beragam identitas bermunculan. Jajaran penyanyi pop dan rock cewek di era tahun 90an banyak sekali, sebut saja Anggun, Nicky Astria, Nike Ardila, Desy Ratnasary, Paramitha Rusady, Inka Cristie, Poppy Mercury, Ruth Sahanaya, Titi DJ, di akhir 90an Krisdayanti, Reza Artamevia, Rossa, Melly Goeslaw, Rita Effendi, Andien, Sherina, AB 3 (sekarang jadi B3) dan penyanyi pop rock lainnya. Di jajaran penyanyi dangdut Elvi Sukaesih, Rita Sugiarto, Camelia Malik masih menjadi primadona disusul penyanyi-penyanyi dangdut berkualitas lainnya seperti Ine Cyntia, Ike Nurjanah, Murni Chania, Lilis Karlina, Cici Paramida, Nini Karlina, Iis Dahlia dan seabreg penyanyi dangdut lainnya lahir dan mewarnai industri musik di Indonesia. Belum lagi penyanyi anak-anak yang muncul.
Di tahun 2000an, nama-nama di atas masih mewarnai blantika musik di Indonesia ditambah muncul penyanyi-penyanyi lainnya seperti Agnes Monica, Shanty, Gita Gutawa, Sherina (comeback), Bunga Citra Lestari (BCL),  dan Inul Daratista yang banyak mencuri perhatian karena sensasinya. Kemunculan para penyanyi ini menjadi angin segar untuk tumbuhnya industri musik di Indonesia.
Nah, berkembangnya musik di era sekarang berbeda jauh dengan era tahun 90an. Belum lagi era sekarang musik sudah menggunakan platform digital sehingga sangat mudah seorang penyanyi untuk rilis lagu. Tinggal upload di youtube, soal laku atau tidaknya biasanya tinggal ditambah gimmik gimmik sensasi agar diberitakan di sosial media dan televisi. 
Banyak yang bilang juga musik sekarang enggak seenak mungkin tahun 90an yang melegenda dan kalau didengerin lagi masih tetap enak.Tapi apakah benar demikian? Era tahun 70an, 80an, 90an hingga 2000an, banyak penyanyi cewek yang menggunakan pencipta lagu untuk lagu yang akan dinyanyikan. Khusus tahun 2000an, ada Melly Goeslaw yang menjadi langganan. Banyak penyanyi cewek yang menyanyikan lagunya dan hits, sebut saja lagu Menghitung Hari dan yang Kumau Krisdayanti, lagu Tegar Rossa, lagu-lagu Agnes Monica seperti Jera adalah contoh lagu-lagu hits yang dibuat oleh Melly Goeslaw. Kemudian ada Dewiq yang juga jadi langganan penyanyi-penyanyi seperti Agnes Monica dan BCL, hasilnya emang tidak terbantahkan. Hampir semua lagu ciptaan Dewiq diterima di masyarakat Indonesia. Sehingga kala itu banyak penyanyi-penyanyi baru yang meminta Melly Goeslaw dan Dewiq untuk menciptakan lagu perdana mereka. Beberapa berhasil, beberapa kurang beruntung.
Era tahun 2010an, musik mulai beralih pada era digital. Banyak penyanyi-penyanyi cewek yang tidak mengandalkan pencipta lagu untuk mendongkrak lagu agar menjadi hits. Rata-rata dari mereka menciptakan lagu sendiri atau berkolaborasi dengan musisi lainnya. Beberapa musisi musisi itu pun tidak mengandalkan perusahaan rekaman besar untuk menanungi kreativitas mereka. Kualitas lagu yang dibuat mereka pun memiliki kualitas yang tidak main-main, soal hits, lagu-lagu ciptaan mereka berhasil merajai chart musik dan lumayan banyak ditonton di platform digital seperti youtube. 
Nah, siapa sajakah penyanyi cewek masa kini yang selain jago nyanyi juga jago nyiptain lagu sendiri? Yuuk kita simak....
1.    Isyana Sarasvati

Awal debut Isyana sempat sedikit mencuri perhatianku. Saat itu lagu perdananya yang bertajuk Keep Being You merajai chart Itunes, namun setelah itu aku enggak memperhatikan lagi. Pikirku Isyana hanya penyanyi indie yang sesekali nyiptain lagu terus sudah enggak bakalan kedengaran lagi karirnya. Sampai akhirnya ia masuk ke dalam beberapa nominasi di Indonesian Choice Awrads Net 2.0, namun aku masih belum terlalu yakin.
Setelah lagu Keep Being You, Isyana kembali mengeluarkan single Tetap Dalam Jiwa. Dari sinilah, aku mulai “ngeh” dan mulai mengikuti perkembangan musik Isyana. Tetap Dalam Jiwa merajai tangga lagu dan menjadi salah satu lagu yang populer di kanal youtube.
Setelah mengeluarkan dua single, Isyana kemudian mengeluarkan album perdananya bertajuk Explore. Hebatnya sebagian besar lagu yang ada di album ini ia ciptakan sendiri. Kemudian Isyana merilis album kedua berjudul Paradoks. Sama seperti album perdana, album kedua ini sebagian besar lagunya diciptakan Isyana sendiri, lagu seperti Lembaran Buku, Winter Song menjadi hits di album kedua ini. Selain, mengelurakan album, Isyana juga membuat lagu untuk OST Critical Eleven yang bertajuk Sekali Lagi, kemudian bersama Raisa ia menciptakan lagu Anganku Anganmu, bersama Afgan dan Rendy Pandugo ia membuat lagu Heaven dan baru-baru ini bersama kakak tercintanya Rara Sekar ia membuat lagu Luluh untuk Film Milly dan Mamet. Yang terbaru, Isyana merilis lagu Untuk Hati Yang Terluka.
Berkat kepiawannya dalam membuat lagu dan menyanyikannya, beragam penghargaan ia peroleh, termasuk penyanyi wanita terbaik di Planet Muzik Awards 2018.
2.    Raisa Andriana


Bicara soal Raisa, segudang prestasi telah ia torehkan. Dulu, awal kemunculan Raisa aku langsung jatuh hati. Lewat acara MTV Imsonia (kalau enggak salah), Raisa membeberkan tentang album perdananya dan lagu Serba Salah. Di album perdana, Raisa masih banyak dibantu musisi lain. Begitu pun di album kedua Heart to Heart. Raisa banyak mendapat ruang ketika merilis album ketiga yang bertajuk Handmade. Sebagain besar lagu ditulis oleh Raisa termasuk di dalamnya lagu Tentang Cinta, Jatuh Hati dan lagu Usai Di Sini. Lagu-lagu tersebut menunjukkan kelas Raisa dari seorang penyanyi menjelma menjadi seorang musisi. Lewat lagu Jatuh Hati ia berhasil menyabet penyanyi wanita terbaik di ajang Planet Muzik Awards 2016.
Kemudian lewat Anganku Anganmu berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati berhasil meraih trofi kategori Best Composer of the Year di Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2017 silam. Tahun ini Raisa menciptakan lagu berjudul Lagu Untukmu yang ia dedikasikan untuk ibu tercinta.
3.    Yura Yunita

Sebagai jebolan ajang menyanyi The Voice, karir bermusik Yura termasuk yang konsisten. Setelah lagu hits duetnya bersama Glenn Fredly meledak di pasaran, Yura mengeluarkan single berjudul Berawal dari Tatap dan juga mendapatkan respon yang luar biasa. Album Yura (2014) sebagian besar materi lagunya ia ciptakan sendiri. Berikutnya Yura tak berhenti begitu saja, ia rajin sekali merilis lagu lagu yang ia ciptakan seperti Intuisi, Harus Bahagia, Takkan Apa dan Buka Hati yang ia tulis bersama Tulus. Lagu-lagu tersebut sudah bisa dinikmati video klipnya di youtube dan di album kedua Yura Yunita yang bertajuk Merakit.
Lewat lagu Intuisi, Yura berhasil menyabet predikat penyanyi solo pop wanita terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2017 dan penulis lagu pop terbaik. Di tahun 2018, ia kembali menyabet predikat sebagai penyanyi solo pop wanita terbaik di AMI 2018 lewat lagu Harus Bahagia.
4.    Sherina Munaf

Walaupun sekarang sedang vakum di industri musik, kepiawaian Sherina dalam menciptakan lagu memang tiada duanya. Setelah melepas jati diri sebagai penyanyi anak-anak, Sherina kembali dengan merilis album perdananya bertajuk Primadona. Semua lagu di album tersebut, ia ciptakan dan memilih lagu Sendiri sebagi hits perdana. Sayang, banyak sekali kritik mengingat genre lagu Sendiri adalah lagu rock yang kurang sesuai dengan vokal Sherina. Album perdana Sherina kurang diterima pecinta musik Indonesia.
Berikutnya Sherina mengeluarkan album bertajuk Gemini, di sinilah ia kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam membuat lagu dan mengaransemen ulang lagu Gregetan ( lagu milik band ayahnya). Album Gemini sukses, lagu seperti Cinta Pertama dan Terakhir, Pergilah Kau menjadi hits dan merajai chart di televisi dan radio. Ada lagu yang memiliki kualitas mumpuni di Album Gemini yaitu Simfoni Hitam, sayangnya Sherina tidak merilis video klipnya. Selain album, Sherina juga mengisi soundtrack untuk dua film box office yaitu Laskar Pelangi dan Ayat Ayat Cinta. Lagu Kubahagia dan Jalan Cinta menjadi bagian penting dalam film-film tersebut.
Album ketiga Sherina berjudul Tuna (Tune of Sherina) dirilis dengan mengeluarkan lagu andalannya Sebelum Selamanya dan Akan Kutunggu. Sayang album ini tak sesukses album Gemini padahal jika dilihat dari materi lagu, album ini harusnya sukses. Setelah itu Sherina vakum karena harus melanjutkan studinya.
5.    Stephanie Poetri


Nama Stephanie Poetri memang tengah jadi bahan perbincangan karena lagu I Love 3000nya yang berhasil meraup jumlah penonton hingga puluhan juta di youtube. Berkat lagu ini, Meni begitu ia sering disapa berhasil menjadi bagian dari manajemen 88rising yang menaungi Rich Brian dan Niki di Amerika.

Kiprah Stephanie dimulai dengan merecyle lagu Bimbang (OST-Ada Apa Dengan Cinta), di lagu ini Meni berkolaborasi dengan Goodbye Felicia yang merupakan anak-anak dari Anto Hoed dan melly Goeslaw. lagu Bimbang versi mereka ini masuk jadi bagian soundtrack Film Ada Apa Dengan Cinta 2.

Sebelum merilis I Love 3000, Meni yang merupakan anak bungsu Titi DJ ini sempat merilis Appreciate.
***
Demikianlah lima penyanyi cewek yang jago buat lagu versiku. Versi ini versi menurutku ya, jadi enggak bisa juga jadi patokan utama. Semoga bermanfaat. Terima kasih....

Kamis, 05 September 2019

Menjelajah Toraja: Wisata Kuburan di Tana Toraja


Hari pertama di Toraja, saya dan teman-teman perjalanan melakukan kunjungan ke beberapa tempat yang rata-rata adalah pemakaman. Jujur ini adalah wisata yang saya lakukan pertama kali, biasanya ziarah kubur saya lakukan menjelang bulan Ramadhan atau menjelang Idul Fitri atau ketika pulang ke kampung halaman. Namun ketika ke Toraja dan diberitahu bahwa salah satu tempat-tempat yang akan dikunjungi adalah makam, saya lumayan excited karena salah satu budaya yang terkenal dari Toraja adalah budaya pemakamannya. Selain pemakaman tempat lain yang kami kunjungi adalah desa wisata yang menghadirkan rumah-rumah adat Toraja.

Setelah sarapan, sekitar jam delapan kami menaiki bus elf menuju ke tempat pertama di Toraja Utara. 
Rumah Adat Tongkonan di Toraja
Museum Ne’gandeng
Bus melaju menembus jalanan lengang Toraja. Di sepanjang perjalanan beberapa bukit, persawahan dan hutan-hutan terlihat indah. Masuk ke area museum ada plang ucapan selamat yang seolah menyambut kedatangan kami.

Rumah adat Tongkonan berderet rapi. Saya merasa takjub bisa melihat langsung deretan rumah Tongkonan yang dulu saya lihat di acara-acara petualangan di televisi. Bahagia rasanya melihat langsung rumah ini Toraja langsung.

Tidak banyak yang kami lakukan di sini karena kami hanya melakukan swafoto dan foto bersama karena kami datang terlalu pagi. Selain itu, seharian ini banyak tempat yang akan kami kunjungi. Jadi tidak dapat berlama-lama.

Komplek Megalit Kalimbuang Bore
Tujuan kedua kami setelah Museum Ne’gandeng adalah Komplek Megalit Kalimbuang Bore yang terletak di Kecamatan Sesean Toraja Utara. Menurut wikipedia, Megalit adalah batu besar (neologi dari bahasa Yunani: μέγας (megas) berarti besar, dan λίθος (lithos) berarti batu) yang digunakan untuk membangun struktur atau monumen. Megalit menjadi tanda utama keberadaan tradisi megalitik, tradisi yang muncul di beberapa tempat di bumi.

Seperti dari pengertian tentang megalit tadi, ketika datang batu-batu yang memanjang berdiri terlihat di dataran bagian bawah. Saat masuk, dua rumah tongkonan yang mungil berdiri kokok juga seakan menyambut kehadiran kami.

Selain melihat batu-batu megalit, naik ke bagian atas kita disuguhkan makam-makam orang dewasa dengan melubangi bebatuan. Khusus untuk makam anak balita, ada pohon tarra yang juga dilubangi untuk jasad anak yang meninggal.

Jika ditanya bagaimana perasaanya mengunjungi makam di Toraja. Biasa saja sih karena kami datangnya beramai-ramai ha..ha...ha...

Kuburan Purbakala Kete Kesu
Uju nyali tidak hanya selesai di Komplek Megalit kalimbuang Bore. Itu belum seberapa karena ada yang lebih ekstrim dan memacu adrenalin. Kuburan Purbakalan Kete Kesu ini terdapat di Paepalean, Sanggalangi, Toraja Utara. Kita berjalan cukup jauh dari parkiran menuju ke area kuburan Purbakala Kete Kesu. Sebelum memasuki area pemakaman, rumah tongkonan yang berbaris rapi sudah siap menyambut para wisatawan. Jadi sebelum memasuki area makam kita bisa melakukan swafoto atau foto ramai-ramai.

Rumah Adat Tongkonan
“Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Atapnya melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu (saat ini sebagian tongkonan menggunakan atap seng). Di bagian depan terdapat deretan tanduk kerbau. Bagian dalam ruangan dijadikan tempat tidur dan dapur.berasal dari kata tongkon (artinya duduk bersama-sama). Tongkonan dibagi berdasarkan tingkatan atau peran dalam masyarakat (strata sosial Masyarakat Toraja). Di depan Tongkonan terdapat lumbung padi, yang disebut ‘alang‘. Tiang-tiang lumbung padi ini dibuat dari batang pohon palem (banga). Saat ini sebagian sudah dicor. Di bagian depan lumbung terdapat berbagai ukiran, antara lain bergambar ayam dan matahari (disebut pa'bare' allo), yang merupakan simbol untuk menyelesaikan perkara.” (Wikipedia)

Masih di area Kete Kesu. Ketenangan rupanya masih dapat dirasakan karena sepanjang jalan menuju ke lokasi makam, terdapat banyak toko-toko yang menjual oleh-oleh Toraja seperti gantungan kunci, aneka kaos, beberapa kain tenun khas Toraja, dan beberapa benda khas daerah Toraja lainnya.

Mulailah kami masuk menuju lokasi pemakaman, lokasi yang cukup ramai membuat uji nyali kali ini tidak terlalu menakutkan. Beberapa jenazah ditaruh di dalam batu-batu yang dilubangi atau beton-beton yang sengaja dibuat. Di beberapa makam, ada patung di depannya yang dibuat menyerupai jenazah orang yang ada di dalam.

Kemudian kami menaiki anak tangga. Nah, di sinilah letak uji nyali sebenarnya. Terlihat kuburan-kuburan kuno yang sudah berlumut. Beberapa keranda jenazah terlihat cukup lapuk. Di kiri kami beberapa tulang belulang dan tengkorak membuat bulu kuduk saya berdiri. Horor. Namun karena perjalanan ini dilakukan ramai-ramai dengan  sesekali berfoto dan mendengarkan penjelasan dari guide yang asli orang Toraja, bulu kuduk yang berdiri diam tanpa ambisi.

Aku menghela nafas. Sungguh ini belum apa-apa karena untuk wisata kuburan, ada yang lebih menyeramkan ternyata.

Sebelum melakukan wisata yang penuh dengan uji nyali kami makan siang dulu. Kebetulan ada rumah makan halal yang makananya lengkap dan variatif. Kami memilih Rumah Makan Ayam Penyet Ria di daerah Singki’, Rantepao. Aneka makanan mulai dari makanan tradisional hingga makanan seafood dapat dipilih di rumah makan ini. Beberapa dari kami memilih gado-gado yang terlihat menggoda, beberapa yang lainnya memilih soto dan nasi goreng. Untuk minuman, di rumah makan ini juga menyediakan ragam minuman yang juga tak kalah menggoda. Apalagi setelah berjalan dari kuburan ke kuburan. Rupanya uji nyali membuat perut kosong keroncongan.

Makanan kami datang, aku memesan gado-gado dan es jeruk. Secara tampilan, gado-gado yang disjaikan adalah jenis gado-gado restauran, sotonya pun demikian. Ketika makanan dicicipi, rasanya enak. Sesuai ekpektasi!

Kuburan Goa Londa

Setalah makan siang dan beristirahat sejenak di rumah makan. Perjalanan kami lanjutkan kembali. Kali ini kami menju salah satu kuburan yang bagi saya uji nyali yang sesungguhnya.

Bus kami berhenti di pelataran parkiran. Kami turun dan mulai berjalan ke gerbang pemakaman di Goa Londa.  Dari parkiran menuju gerbang, kami menaiki tangga. Saat sudah sampai di gerbang, Goa Londa sudah terlihat dari jauh dengan patung-patung manusia di atasnya.

“Aku enggak kuat!” ucap salah satu teman. Saya kurang paham apa yang terjadi dengannya, namun teman yang satu ini bisa melihat sesuatu yang tidak terlihat. “Aku menunggu di sini saja,” lanjutnya sambil menepi di dekat gerbang.
Walaupun sesungguhnya ada perasaan takut, namun sesekali melakukan wisata begini seru juga dan menantang.

Sisa dari kami menuruni tangga menuju goa. Di pelataran goa bau-bau tertentu sudah mulai tercium. Di dinding goa bagain depan terlihat jelas beberapa keranda mayat yang ditaruh di atas. Patung-patung manusia yang menyerupai orang yang meninggal berbaris berbanjar seolah menyambut kedatangan kami.

Ada dua goa yang akan kami masuki. Goa pertama dalamnya kira-kira 20 meter. Saya sedang akan bersiap menyalakan rekaman video. Guide sudah siap menemani kami dengan membawa obor.

“Aku enggak ikut masuk,” ucap satu teman.

“Saya juga. Saya menunggu di sini saja.”

 “Aku juga enggak ikut. Nggak kuat!” ucap yang lain.

Saya terperangah. Loh kok? Banyak juga yang undur diri. Saya memberanikan diri untuk masuk. Telepon genggam yang sudah saya siapkan sudah saya pencet record video. Kami pun masuk....

Saya tidak terlalu mendengar penjelasan guide karena mata mengarah pada bungkusan bungkusan jenazah yang ditaruh di dinding goa bagian bawah atau di bagian atas. Tidak hanya di situ saja, di langit langit goa juga beberapa bungkusan mayat ditempatkan. Badan saya sudah lemas. Beberapa kali mata melihat tulang dan tengkorak yang terpampang begitu saja, atau melihat tulang belulang yang muncul di sela-sela bungkusan.

Suasana gelap dengan terang hanya dari obor membuat suasana makin mencekam. Ah, seandainya jika bukan karena penasaran dan pengalaman mungkin saya akan keluar. Tapi, jika pun keluar pasti keluar sendirian. Jadi lebih baik mengikuti saja dulu.

Sampai di penghujung goa, saya terperanjat karena ada keranda yang masih baru. Itu berarti ada mayat yang baru saja singgah di goa ini. Saya kembali menghela nafas. Badan kembali lemas.

Guide membawa kami keluar goa. Saya merasa begitu lega. Sesampainya di depan goa, kepala sudah mulai pusing, perut sedikit mual.

“Yuuk lanjut ke goa kedua!” ajak teman saya.

Saya menggeleng, “Enggak! Sudah cukup!”

“Tenang, cuma 5 meter doang!” jawabnya.

Aku kembali menggelang, “Enggak, ah. Sudah!”
***
Perjalanan seharian berakhir di Goa Londa. Kami menuju hotel untuk mandi dan bebersih, setelahnya kami makan malam di rumah makan yang tadi siang kami kunjungi Sekitar jam delapan malam kami kembali ke hotel. Ini bukan hotel berbintang namun cukup nyaman untuk disinggahi setidaknya semalam ini.

Pengalaman mengunjungi wisata kuburan di Tana Toraja membuat saya belajar banyak tentang budaya Indonesia yang beragam termasuk budaya di Toraja. Ya, meskipun menakutkan dan menantang pastinya.

Sepuluh Lagu Terbaik Tulus

Setuju kalau saya bilang, Tulus adalah salah satu penyanyi terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Semenjak kemunculannya di tahun 20...