Senin, 11 Februari 2019

Lampu Sein



Lampu sein adalah
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membahas tentang polisi tidur dan membagi tulisan tersebut di beberapa sosial media milik saya. Di akun facebook, diskusi mengenai polisi tidur lumayan menyita perhatian. Ternyata, “kegundahan” terkait dengan polisi tidur ini tidak hanya saya saja yang merasakan. Dari beberapa komentar yang masuk, ada yang merasa kesal dengan polisi tidur yang dibuat berlapis-lapis ketika memasuki perumahan tempat ia tinggal. Ada yang kesal dengan bentuk polisi tidur yang dibuat tanpa memikirkan pengguna jalan. Ada yang pernah menghitung jumlah polisi tidur dari sekolah anaknya hingga ke perumahan tempatnya tinggal. Ada beberapa komentar “nyeleneh” dan bilang kalau polisi tidur ada di kamarnya, sebab suaminya adalah polisi beneran yang lagi tidur ha... ha... ha....
Ada-ada saja. Namun apapun itu, perkara sederhana seperti  polisi tidur ternyata memang menarik untuk dibahas. Bagi saya sih lebih menarik ketimbang membahas soal debat presiden. Kubu satu merasa jagoannya yang menang debat. Kubu satu lagi merasa kubunya yang menang. Lumayan rame juga wara wiri pendukung kubu presiden berseliweran di lini masa sosial media saya.
Selain polisi tidur ada hal menarik yang kerap saya temukan ketika membawa kendaraan menuju tempat saya bekerja. Hal yang kadang buat emosi naik turun. Pernah beberapa kali adu mulut dengan pengendara lain gara-gara perkara ini.

Lampu Sein (baca: Lampu Sen)

Tahu lampu sein kan? Bacanya lampu sen (awalnya saya mengira tulisannya begini). Dari hasil penelususuran saya di beberapa literatur. Lampu sen dapat dijelaskan sebagai hal berikut...
Lampu sein merupakan salah satu komponen wajib dari sebuah kendaraan. Lampu sein berfungsi sebagai indikator pada kendaraan ketika berbelok yang dibuat dengan tujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Lampu sein sekarang ini menjadi salah satu kelengkapan yang harus dimiliki oleh semua kendaraan. Lampu ini umumnya berwarna kuning yang akan menyala berkedip-kedip ketika dihidupkan. Dipiih warna kuning sebagai warna lampu sein karena warna kuning kelihatan dari jauh di siang hari atau pun malam hari. Selain itu ketika hujan warna kuning juga tetap dapat dilihat dengan jelas. (Sumber Wikipedia).
Jadi tercerahkanlah apa itu lampu sein dan kenapa berwarna kuning. Nah, bicara soal lampu sein, kadang kita suka geli sendiri melihat penggunaannya di jalan. Pernah saya temui, seorang emak-emak yang menghidupkan lampu sein ke kanan beloknya ke kiri dan itu terjadi tidak hanya satu kali. Rupanya meme yang beredar terkait emak-emak dan lampu sein itu benar adanya. Meskipun enggak 100% demikian, karena ada bapak-bapak juga melakukan hal yang sama. Hanya saja enggak sebanyak emak-emak he... he... he.... 
Ada juga pengendara motor yang menghidupkan lampu seinnya sesaat ketika akan berbelok. Jadi lumayan mengagetkan pengendara lain yang ada di belakangnya. Ada juga pengendara yang asal belok tanpa menghidupkan lampu sein padahal jika dilihat motornya masih bagus, mungkin lupa. Ada lagi pengendara yang lupa mematikan lampu sein yang dihidupkan sebelumnya, membingkungkan pengendara lain. Atau... pengendara yang tiba-tiba berhenti tanpa memberikan aba-aba lampu seinnya.
Saya mengalami beberapa kali terkait dengan penggunaan lampu sein. Pertama saat ada pameran di balai kota, saya mewakili sekolah untuk buka stan. Bersama rekan kerja, saya mengendarai mobil sekolah. Saat ada di belokan, lampu sein mobil sudah menyala dan memberi aba-aba untuk belok ke kanan, namun pengendara di belakang langsung “nyalip” dan tabarakan tidak terelakkan. Untung tidak terjadi apa-apa, hanya mobil sekolah yang sedikit penyok.
Satu lagi, saat saya mengendarai motor ke sekolah. Saya menghidupkan lampu sein ke kanan karena akan belok ke kanan ke jalan masuk sekolah. Tiba-tiba pengendara motor lain selonong boy dan tabarakan hampir saja terjadi. Dia menatap kesal ke arah saya. Adu mulut pun tidak dapat dihindari, namun dia merasa bersalah ketika saya menunjukkan lampu sein saya yang menyala dan memberi aba-aba ke kanan.
Banyak yang mungkin meremehkan penggunaan lampu sein ini. Padahal jika dilihat, salah satu penyebab kecelakaan adalah penggunaan lampu sein yang tidak tepat. Kasus tabrakan dari belakang merupakan  jenis kecelakaan paling banyak kedua (data dari Korlantas Polri tahun 2018. Kecelakaan bisa karena salah menyalakan lampu sein atau pengendara di belakang tidak teliti dalam melihat lampu sein.
Maka dari itu, terkait dengan penggunaan lampu sein ini, sudah seharusnya menjadi fokus kita bersama agar angka kecelakaan karena ketidaktepatan dalam penggunaan lampu sein dapat diminimalisir.

Sejarah Lampu Sein

Bicara tentang lampu sein ini, tidak terlepas dari sejarah. Munculnya mesin uap sebagai alat transportasi dan menggantikan tenaga kuda sebagai penariknya membuat para ahli seperti Henry Ford dan Gottlieb Daimler menciptakan kendaraan yang lebih canggih yaitu menggunakan mesin penggerak dan mobil berbahan bakar bensin. Penemuan-penemuan ini yang akhirnya membuat mobil menjadi kendaraan yang banyak diminati karena efisien dan cepat.
Namun, merebaknya mobil di jalanan membuat kecelakaan tidak dapat dihindari. Penyebabnya adalah berbeloknya mobil ke kanan atau ke kiri tanpa aba-aba sehingga pengendara mobil di belakang tidak tahu dan tabrakan tidak dapat dihindari.
Sekitar tahun 1920-an, salah satu pabrik kendaraan di Jerman mencari jalan agar dapat meminimalisir kecelakaan dengan memasang lonceng dan peluit uap di kendaraan yang mereka buat. Saat akan berbelok ke kanan, lonceng atau peluit uap akan berbunyi satu kali, sedangkan jika berbelok ke kiri lonceng atau peluit uap akan berbunyi dua kali. Simple kan? Namun, kecelakaan masih saja kerap terjadi karena saat kendaraan di jalanan yang banyak, otomatis suara lonceng atau peluit uap yang dibunyikan ketika kendaraan berbelok akan terdengar banyak ketika kendaraan yang berbelok lebih dari satu. Sehingga hal ini membingungkan pengendara lain dan kecelakaan tidak dapat dihindari.
Sepuluh tahun kemudian atau sekitar tahun 1930, alat indikator berupa lampu dibuat dan ditambahkan  di kanan dan kiri belakang kendaraan. Pengendara hanya perlu memencet atau menekan tombol kontak di area pengendara yang disambungkan ke lampu indikator. Nah, lampu indikator inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal lahirnya lampu sein yang digunakan hingga sekarang baik untuk kendaraan mobil maupun sepeda motor.
Walaupun sudah ada lampu sein, di beberapa tempat, terutama di pedesaan, saya masih menemui pengendara yang melambaikan tangannya saat akan berbelok. Misalnya ada pengendara motor yang membonceng seseorang, saat mereka akan belok ke kanan, temannya yang dibonceng akan melambaikan tangan ke kanan seolah memberikan aba-aba bahwa kendaraan akan berbelok ke kanan. Meskipun lampu sein mereka juga menyala. Kocak sih!
Ikut Andil
Kecelakaan akibat ketidaktepatan penggunaan lampu sein dan pengendara yang kurang teliti saat melihat lampu sein perlu menjadi perhatian kita. Untuk itu, tidak perlu segan untuk menegur pengendara yang tidak menyalakan lampu sein ketika berbelok, atau salah menyalakan lampu sein. Keikutandilan ini tidak hanya memberikan kenyamanan saat berkendara namun juga mengurangi angka kecelakaan.
Semoga kita senantiasa terhindar dari kecelakaan di jalanan. Aamiin.

Read More....

Serunya Indonesia Properti Expo 2019

Malea Emma dan Kepercayaan Dirinya

Tsunami Aceh 14 Tahun Silam

Kamis, 07 Februari 2019

Serunya Indonesia Properti Expo 2019


Hunian tempat tinggal adalah idaman setiap pasangan yang belum memilikinya. Terlebih pasangan yang baru saja menikah, memiliki rumah menjadi salah satu tujuan dalam pernikahan. Iya kan? Namun, mencari rumah yang sesuai dengan budget, suasana dan lokasi nyatanya susah-susah gampang. Ada yang harganya cocok namun jauh dari mana-mana. Ada yang dekat dengan tempat kerja namun budgetnya tidak sesuai. Ada yang budgetnya sesuai dan lokasinya juga dekat dengan fasilitas umum seperti stasiun, pusat perbelanjaan namun ketersediannya sudah habis dibooking pencari hunian lainnya.
Tenang!
Ada event seru yang patut untuk kalian kunjungi. Apalagi jika kalian memerlukan referensi rumah, atau cari inspirasi untuk interior rumah. Nggak salah lagi, kalian kudu datang ke event keren ini. Mau tahu?
Indonesia Properti Expo 2019
Indonesia Properti Expo (IPEX) sudah dilaksanakan sebanyak 35 kali oleh PT. Adhouse Clarion Events dan didukung oleh DPD REI DKI Jakarta serta Bank Tabungan Negara (BTN). Tahun 2019 ini akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. Dan... awal tahun 2019, kegiatan keren ini dilaksanakan dari tanggal 2 Februari hingga 10 Februari 2019 di Jakarta Convention Centre (JCC). Untuk IPEX kali ini tema yang diambil adalah “Pesta KPR BTN”. Mantap kan?
Hari Minggu, 3 Februari kemarin lusa, aku menyempatkan datang ke JCC. Terus terang, ini adalah kali pertama aku mengunjungi Indonesia Properti Expo. Tujuanku ke IPEX ini, jujur nih ya, mencari inspirasi interior rumah dan informasi rumah untuk teman-teman yang belum memliki rumah. Alhamdulilah, aku sudah memiliki hunian di Bogor dari tahun 2011, masih KPR juga sih.

Sekitar jam 11an aku sudah sampai di JCC, selain ingin melihat segala macam bentuk properti di acara ini. Aku juga ingin menghadiri talkshow tentang Modern Minimalis Living. Acara ini akan berlangsung pukul dua siang, akan ada Mbak Adel yang akan bercerita tentang pemilihan tema dekorasi pada rumah dan ada Mbak Irma yang akan bercerita tentang mengabadikan dekorasi rumah agar terlihat instagramable.
Aku masuk ke Plenary Hall B, sebelum masuk aku bertanya dulu pada security yang bertugas. Aku diminta untuk melakukan registrasi dan mencap tangan setelah melakukan registrasi.
Ruangan dingin ber-AC langsung kurasakan ketika masuk ke dalam ruangan. Berbagai macam stand dengan megahnya berdiri dengan display-display yang menarik. Ada 150 peserta developer yang menampilan 600 proyek properti dari berbagai daerah di Indonesia meskipun kebanyakan daerah perumahannya sekitar Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat.
Aku melihat properti demi properti yang ditawarkan...
“Pak silakan lihat-lihat apartemennya. Bapak bisa booking hari ini. Administrasi dan lainnya dapat dilaksnakan 3 bulan berikutnya,” ucap mas mas berambut klimis sembari memberikan selebaran informasi mengenai apartemen yang dijajakan.
Belum selesai aku menyimpan selebaran, kali ini mbak-mbak dengan senyum manis memberikan selebaran, “Pak, silakan melihat perumahan kami. Ini perumahan subsidi dengan DP 1%,” ucapnya. Aku menerima selebaran tersebut sembari melihat-lihat display perumahannya. Murah memang cuma lumayan jauh di daerah Banten.
Selebaran demi selebaran aku peroleh. Wuih, banyak sekali informasi yang aku peroleh. Alhamdulillah.
Selain mendapatkan selebaran, aku juga melihat-lihat beberapa properti yang men-display dengan menghadirkan interior rumah yang minimalis tapi fungsional. Mirip di Ikea-ikea gitu. Hampir satu jam aku berkeliling sebelum istirahat dan melakukan registrasi untuk talkshow tentang hunian modern yang minimalis.
Indonesia Properti Expo ini tetap yakin di tahun 2019 yang merupakan tahun politik, hunian masih sangat sangat dibutuhkan. Jadi nggak berpengaruh besar meskipun politik kian memanas menjelang pemilihan presiden. Karena kebutuhan akan hunian adalah salah satu kebutuhan primer dalam hidup.
Oh ya, di Indonesia Properti Expo kan menghadirkan banyak hunian, ada rumah, apartemen, ruko dengan segala bentuk sesuai keinginan. Soal harga, mulai dari 100an juta hinga menyentuh angka milyaran. Pokoknya serba ada, tinggal pilih mana yang sesuai dengan budget dan lokasi.
Talkshow Modern Minimalis Living
Setelah puas berkeliling, sekitar jam satuan aku menuju panggung di Hall B. Registrasi kemudian duduk manis. Jadi selain beragam properti yang dihadirkan di Indonesia Properti Expo 2019, beragam acara juga dihadirkan di sini seperti Talkshow Fengshui, IG Photo Contest, Lomba Menggambar dan Mewarnai tingkat Anak-anak dan tentu saja Talkshow Modern Minimalis Living yang menjadi salah satu tujuan saya ke IPEX.

Nah, kebetulan beberapa minggu ini, aku dan istri sedang sibuk-sibuknya menata kembali rumah kami. Merapikan kembali barang-barang, mengecek barang-barang yang akan dipakai, disimpan dan dikeluarkan dari rumah.
Talkshow pun dimulai, Teh Ani Berta sebagai moderator membuka acara dengan sapaan khasnya. Kemudian Mbak Adel menjelaskan tentang bagaimana interior yang baik untuk sebuah hunian.
Dari penjelasan Mbak Adel, sebelum mendekor rumah, pemilik rumah harus mengetahui tujuan interior rumahnya. Apakah rumahnya ingin dibuat sederhana, mewah atau megah. Setelah itu, menentukan tema hunian. Ada empat tema yang secara umum dipaparkan yaitu hunian minimalis, hunian Jepang, hunian boho dan hunian industrial. Dari empat tema ini, aku jelas jatuh cinta pada tema hunian minimalis dan jepang. Hunian minimalis itu sederhana dengan tidak banyak menumpuk barang. Seperti dalam buku Chicken Soup for The Soul “Makin Sedikit Makin Bahagia”, memiliki barang yang benar-benar digunakan jelas akan membuat kita lebih nyaman dan bahagia. Selain itu barang-barang yang dimiliki mempunyai hisab yang tidak main-main di akhirat kelak.
Warna dominan yang ditawarkan pada hunian minimalis adalah warna putih, cokelat muda dan warna-warna terang. Hunian pada hunian minimalis dan jepang akan terasa lebih lega dan lapang.
Kalau hunian boho menurutku sih banyak barang dengan tone warna yang kadang terlalu banyak. Kalau hunian dengan tema industrial, banyak mengandalkan logam dengan warna-warna yang pekat. Nggak cocoklah sama keinginanku.
Selain menentukan tema, kita juga harus memerhatikan tone warna barang-barang yang digunakan untuk perabotan. Sofa warna abu-abu dapat dipadukan dengan bantal berwarna putih atau biru muda. Begitu pula dengan perabotan rumah lainnya, pilihlah yang memiliki tone yang setipe sesuai dengan tema hunian.
Pemberian tanaman hidup di dalam rumah juga perlu diperhatikan. Pilihlah tanaman-tanaman yang tidak memerlukan perawatan yang intens. Tanaman dari keluarga sansevieria (seperti tanaman lidah mertua) dan palem dapat dijadikan tanaman di dalam rumah. Tanaman hidup ini memiliki tujuan untuk memberikan kesegeran yang alami untuk hunian. Khusus untuk tanaman sansevieria, tanaman ini memiliki fungsi lain yaitu mampu menyerap toksin dari udara maupun paparan radiasi.
Selain tanaman hias dalam rumah hal lain yang perlu diperhatikan adalah perabotan rumah. Selain digunakan untuk kegiatan sehari-hari, perabotan yang sedang tidak digunakan dapat juga dijadikan hiasan untuk mempercantik rumah. Jadi sekali dayung dua tiga pulau terlewati. Kurang lebih begitu.
Setelah mendapatkan penjelasan terkait interior hunian, saatnya Mbak Irma menjelaskan tentang teknik mengambil foto yang menarik dari interior rumah untuk instagram. Banyak tips-tips menarik yang disampaikan, salah satunya yang melekat di kepala saya adalah pencahayaan saat mengambil gambar. Tidak harus menggunakan cahaya dari lampu profesional seperti di studio foto. Kita bisa memanfaatkan cahaya alami dan cahaya dari lampu ruangan.
Selain pencahayaan, tone warna perabotan juga diperhatikan agar foto terlihat lebih berkelas dan elegan. Jarak dan sudut pandang pengambilan gambar juga perlu diatur agak keindahan interior hunian yang sudah tertata apik dapat terwakili dari foto yang diambil.
Aargh, aku merasa tercerahkan dengan talkshow yang diselenggarakan di Indonesia Properti Expo ini. Jadi tidak sabar untuk balik ke rumah dan utak-atik perabotan.
Oh ya, tips-tips lain yang juga nggak kalah keren adalah jika ingin hunting perabotan sesuai dengan keinginan, dapat cari di beberapa toko khusus perabotan modern minimalis seperti Ikea, Informa, Ace Hardware. Namun jika tidak sesuai, lebih baik custom atau memesan dengan tukang perabotan terpercaya. Custom akan memudahkan kita dalam mendekor interior rumah sesuai dengan tema hunian.
Karena, Indonesia Properti Expo ini berlangsung selama 9 hari, masih ada waktu nih untuk berkunjung. Kamu bisa memanfaatkan akhir pekan di hari Sabtu Minggu ini untuk berkunjung ke Indonesia Properti Expo 2019. Seru sekali. Apalagi kalau tujuan utamanya untuk mencari hunian. Pas sekali.
Yuuk ah berkunjung. Kapan lagi coba ada acara sekeren ini? Dan lihat keseruan demi keseruan dari properti-properti yang ditawarkan. Ayo datang ke Indonesia Properti Expo 2019!
Last entry!

Serunya Ideafest!

Kolaborasi Siegwerk dan SOS Children’s Villages Jakarta “Digital Village dan Youth Can!”

Kolaborasi The Sacred Riana bersama MAPS “Hallow From The Other Side”

 

Sabtu, 02 Februari 2019

Aman Bertransaksi Nyaman Segala Urusan



Era digital seperti sekarang, semuanya serba gampang. Mau melakukan perjalanan tidak perlu antre untuk beli tiket. Mau pergi ke sebuah tempat, tidak perlu repot naik kendaraan umum offline, mau membeli barang tertentu tidak perlu repot berdesak-desakan di supermarket, mau transfer atau bayar cicilan ini itu tidak perlu capek antre di bank, bahkan mau nonton di bioskop tidak perlu juga untuk datang lebih awal lantas mengantre. Semua itu dapat dikakukan dengan gadget kita, segala aplikasi tersedia dan membantu banyak urusan.
Di telepon genggam saya, aplikasi pemesanan tiket hingga pembelian barang untuk keperluan rumah tangga sudah ada. Segala urusan makin bertambah lancar karena saya tidak perlu pergi ke ATM untuk melakukan pembayaran, cukup dengan mobile banking, semua dapat dibayar dengan cepat dan mudah.
Namun, semudah-mudahnya kita bertransaksi, ada saja mata-mata jahat yang siap mengambil kesempatan di setiap kelengahan kita. Sehingga awalnya kita berharap kemudahan jadi jatuhnya malah kecewa. Untuk itu, sebagai konsumen kita kudu cerdas dalam melakukan transaksi.
Aman Bertransaksi
Penggunaan mobile banking dan kemudahan pembayaran di era digital seperti sekarang memang tidak dapat terelakkan. Hadirnya Dana, Ovo, Go pay dari gojek, tokocash memudahkan kita dalam melakukan transaksi. Nah, agar transaksi senantiasa aman, beberapa tips yang sudah saya lakukan berdasarkan pengalaman dapat rekan-rekan pelajari....
Teliti saat Bertransaksi
Saya pernah mengalami kesalahan ketika memesan tiket pulang ke Jakarta. Kesalahannya terdapat pada tanggal, seharusnya saya pulang pekan ini namun saya memesan untuk kepulangan minggu depan. Ketidaktelitian saya terbongkar ketika akan melakukan check in secara online. Kode booking tiket tidak terdaftar. Saya cek lagi, ternyata saya salah pesan. Saya akhirnya pesan tiket lagi dengan harga tiket jauh lebih mahal.
Ketidaktelitian dalam bertransaksi membuat kita merasa tidak nyaman. Untuk, itu ketelitian dalam bertransaksi harus diutamakan. Cek kembali tanggal, nominal, alamat, nomor identitas agar semua berjalan seperti yang diharapkan.

Amankan Password Emailmu
Saya agak ketar ketir ketika telepon genggam saya hilang. Mana hilangnya saat resepsi pernikahan saya lagi. Kekhawatiran telepon genggam yang hilang bukan karena barangnya namun karena data di dalamnya.  Terutama email. Beruntung telepon genggam dibuat dua kali pengamanan. Pengamanan pertama pada layar utama. Pengamanan kedua setiap aplikasi ditambah pengamanan lagi.
Akan tetapi, itu tidak membuat saya lega. Banyak aplikasi canggih juga yang dapat menjebol keamanan. Saya buru-buru buka laptop dan mengganti password email dan menonaktifkan nomor telepon dari telepon genggam yang hilang. Saat hari kerja saya langsung urus nomor telepon agar dapat digunakan kembali.
Kenapa email begitu penting? Karena semua data aplikasi pasti mencantumkan email. Dan jika ada penyalahgunaan, email yang pertama kali akan memberitahu. Kalau email dijebol, bisa diacak-acak semuanya. Untuk itu, jaga emailmu. Jangan pernah beritahu password emailmu kepada siapa pun dan buatlah password yang sulit tapi mudah diingat. Biasanya perpaduan huruf besar dengan huruf kecil serta angka.
Buat Pin yang Tidak Sederhana
ATM dan mobile banking biasanya menggunakan pin untuk bisa melakukan transaksi. Buatlah pin yang tidak sederhana. Jangan buat pin berdasar tanggal-tanggal bermakna untuk kehidupan kita, seperti tanggal kelahiran dan tanggal pernikahan.
Ibu saya guru PNS dan sudah paruh baya. Temannya sesama guru pernah tertipu orang karena pin ATM-nya adalah bulan dan tahun lahirnya. Akhirnya uang di dalam rekening ATM tersebut raib tak bersisa padahal uang itu akan digunakan untuk kuliah anaknya.
Pemilihan pin ini terlihat sepele namun jika gegabah bisa merugikan kita sebagai konsumen. Untuk itu selain membuat pin yang tidak sederhana, jangan pernah beritahu pinmu kepada orang lain, dan gantilah pin perperiode tertentu.
Hati-hati Penipuan Toko Online
Khusus yang satu ini, saya jarang sekali menggunakan. Berbelanja bagi saya lebih asyik bertransaksi langsung dengan penjualnya. Namun untuk barang-barang tertentu, saya biasanya membeli di toko online.
Jika mendengar beberapa cerita teman terkait dengan penipuan dari toko online. Kita juga perlu hati-hati. Perlu lihat track record toko online sebelum kita melakukan transaksi. Jangan karena ingin mudah, harga lebih murah kita malah dirugikan.
Jangan Asal Klik, hati-hati Virus Mengintai Datamu.
Data internet kita dalam bertransaksi secara online bisa disalahgunakan akibat virus yang sengaja atau tidak sengaja kita klik. Untuk itu, hindari mengklik situs-situs yang tidak jelas keberadaanya. Pasang anti virus agar laptop dan gadget kita aman dari virus.
Kalau cara ampuh bagi saya adalah tidak mengklik situs-situs aneh yang berpotensi mengandung virus. Aman berinternet akan membuat aman data-datamu.
Abaikan Email dengan Iming-iming Tertentu
Saya pernah dapat email dari luar negeri yang ingin menghibahkan hartanya untuk saya. Tapi saya harus mengikuti langkah-langkah yang sudah ia tentukan. Karena tidak mau repot dan khawatir ini penipuan saya akhirnya mengabaikan pesan email itu.
Dulu, saya pernah diceritakan perihal tersebut. Email tentang iming-iming tertentu, mengikuti langkah yang diberikan, dengan kesadaran yang tidak penuh uang di rekeningnya terkuras.
Untuk itu, jangan pernah tergoda akan email dengan iming-iming tertentu. Hari gini gitu loh, enggak ada sesuatu yang cuma-cuma alias gratis.
Abaikan juga SMS dan Telepon Penipuan
Baru-baru ini, istri saya mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal. Kebetulan saya yang mengangkat karena sebelumnya istri agak curiga. Benar adanya, si penipu mengatakan bahwa kami mendapatkan uang  dari undian bank tertentu. Padahal saya dan istri tidak membuka rekening di bank tersebut.
Saya menolak permintaan penipu untuk pergi ke ATM, saya bilang zaman sekarang lebih praktis menggunakan mobile banking. Namun, penipu tersebut masih saja ngotot, meski akhirnya ia menyerah. Soal telepon ini juga pernah ibu saya alami. Nyaris saja, ibu dan adik sudah pergi ke ATM. Namun segera sadar saat diminta untuk memasukkan jumlah nominal tertentu.
Selain telepon, banyak juga sms-sms penipuan yang mengatasnamakan pembelian tertentu, persetujuan terkait harga jual tanah tertentu dll. Jika kita tidak teliti, saat kita memang sedang akan bertransaksi dan menunggu pesan terkait deal suatu hal, malah salah transfer karena pesan yang masuk duluan dari penipu.
Untuk itu perlu lebih diteliti dan hati-hati dalam menyikapi sms dan telepon penipuan. Karena jika tidak ditelaah dengan baik akibatnya bisa fatal.
Aktifkan Notifikasi SMS Banking.
Fitur notifikasi debit dan kredit perlu diaktifkan di sms banking. Terlihat sepele namun kita dapat mengontrol debit dan kredit dan mengatasi jika ada transaksi debit dan kredit yang tidak sesuai.
Banyak Membaca.
Barangkali hal ini terlihat begitu sepele, apalagi minat baca di Indonesia masih rendah. Pengetahuan akan pentingnya kemananan dalam bertransaksi sebenarnya sudah banyak diinformasikan bank-bank di Indonesia. Namun, banyaknya warga yang abai membuat penipuan kerap terjadi. Hampir setiap hari saya mendapatkan sms terkait penipuan, hal tersebut menandakan jika banyak orang yang tertipu sehingga modus penipuan tersebut masih saja dilakukan.
Jangan Anggap Sepele!
Segala kemudahan dalam transaksi di era digital ini benar-benar saya rasakan. Segala urusan beres dan tentu saja aman. Aman yang tercipta membuat kenyamanan dan kemudahan segala urusan.
Nah, keamanan dalam bertransaksi tentu saja diciptakan tidak hanya dari bank saja. Keamanan terbesar tercipta dari nasabah atau pelanggan itu sendiri. Banyak yang menyepelakan hal-hal kecil terkait keamanan bertransaksi namun berakhir pada kekecewaan karena penipuan atau ketidaktelitian saat bertransaksi. Padahal jika lebih memperhatikan dan tidak menganggap enteng, keamanan dapat terwujud sehingga kenyamanan akan mempermudah segala urusan.
Yuuk, lebih banyak memperhatikan dan tidak menganggap sepele keamanan bertransaksi! Karena jika transaksi aman, kenyamanan dan kemudahan urusan dapat diwujudkan.
***

Padang Rumput Savana di Puru Kambera, Sumba.

Pergi ke Sumba tentunya menjadi salah satu impian seseorang. Ya, meski nggak semua orang juga tentunya. Seperti yang sudah tersebar di medi...