Senin, 14 Januari 2019

Diet

tips agar diet berhasil

Memiliki tubuh ideal adalah harapan semua orang. Terlebih untuk sosok wanita, berat tubuh ideal adalah dambaan. Namun, terlepas dari itu, memiliki tubuh dengan berat ideal adalah investasi untuk kesehatan. Banyak sudah riset-riset yang mengaitkan antara masa ideal tubuh dengan faktor kesehatan, semakin tubuh tidak ideal alias mengalami kegemukan dan obesitas semakin banyak penyakit yang akan menghampiri. Ini tidak dapat dibantah. Kegemukan adalah salah satu faktor penyakit-penyakit mematikan datang, meskipun kembali lagi umur sudah Allah atur sedemikian rupa.
Semakin bertambahnya umur, metabolisme tubuh akan melambat.  Di atas usia 25 tahun, setiap sepuluh tahun berikutnya tubuh akan kehilangan sekitar 4% sel yang aktif secara metabolis, sehingga pengeluaran energi akan berkurang. Semakin rendahnya energi yang keluar akan membuat tubuh menjadi lebih berat. Apalagi jika pola makan dan hidup tidak berubah.
 “Dulu, saat kuliah porsi makan luar biasa banyaknya. Nasi bisa satu piring penuh, sayur lalu lauk. Semua masuk ke dalam tubuh namun bermuara menjadi energi karena proses metebolisme tubuh yang masih bagus dan cepat,” ujar salah satu rekan kerja. “Sekarang, makan enggak sebanyak dulu tapi badan gampang sekali melar,” lanjutnya lagi.
Banyak orang akan mewanti-wanti pada pasangan yang baru menikah, terutama untuk pengantin laki-laki untuk lebih berhati-hati. Saat masih sendiri tubuh akan ideal namun saat sudah menikah mulai membesar. Dimulai dari perut kemudian berpindah ke pipi dilanjutkan ke bagian tubuh yang lain. Stigma terkait membesarnya tubuh setelah menikah juga terjadi pada ibu-ibu, perubahan tubuh biasanya akan terjadi setelah memiliki anak, meskipun tidak seluruhnya begitu. Di masyarakat stigma tentang tubuh yang membesar pasca menikah menjadi stigma yang sepertinya dibenarkan, sesuatu yang terlihat wajar. Bahkan di beberapa masyarakat membesarnya tubuh setelah menikah adalah kebanggaan sebab tubuh yang membesar dijadikan alat ukur kemakmuran seseorang.
Kembali lagi menyoal tentang berat badan ideal. Tubuh yang semakin melebar membuat orang-orang berlomba-lomba untuk menurunkannya menjadi semula. Obat-obatan terkait dengan penurunan berat badan pun bermunculan, berlomba-lomba promosinya. Berbagai jenis diet pun bermunculan pertanda banyak permintaan terkait dengan diet untuk menurunkan berat badan tidak sedikit.

Diet

Dalam KBBI diet daat diartikan sebagai aturan makanan khusus untuk kesehatan dan sebagainya (biasanya atas petunjuk dokter).
Diet bisanya dilakukan untuk menurunkan berat badan, menaikkan berat badan dan karena pantangan tertentu karena alergi misalnya. Namun kebanyakan yang beredar luas di masyarakat kita, diet dilakukan untuk menurunkan berat badan.
Jenis-jenis diet pun rasanya semakin banyak, ada diet FC (Food Combaining), diet mayo (mengurangi asupan garam), diet OCD (diet yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzer), diet keto (diet dengan memakan lebih banyak lemak), diet nasi putih, diet rendah lemak, diet ala Hughes dan berbagai jenis diet lainnya. Banyaknya jenis diet tersebut rata-rata bertujuan untuk menurunkan berat badan.
Apakah diet berhasil?
Sebagain diet yang dilakukan menemukan kegagalan, bukannya sehat namun menjadi boomerang penyakit untuk tubuh. Alasannya diet yang dilakukan menjadi sebuah penderitaan baru, tekanan, rasa ketagihan akan makanan yang karena diet telah dilarang untuk menyentuhnya membuat tubuh tidak ikhlas. Akhirnya, diet dihentikan. Menyerah.
Sebagian lagi berhasil namun turun beberapa, namun naiknya berkali-kali lipat. Ini yang mengerikan, sudah susah payah menurunkan karena sudah merasa berhasil akhirnya makan apa saja yang saat diet tidak boleh disentuh. Akhirnya, tubuh kembali membengkak. Tak hanya sedikit malah naik dari berat badan sebelum malakukan diet. Miris.
Sebagain lagi berhasil. Beberapa waktu berikutnya, tubuh tetap ideal karena diet bukan jadi semacam alat namun diet sudah menjadi kebiasaan dalam hidup.
Apa yang menyebabkan kegagalan diet? Atau sudah berhasil namun naik lagi. Atau apa yang menyebabkan diet berhasil dan berat badan kembali ke ideal.
Niat
Apa sebenarnya yang mendasari kalian untuk melakukan diet? Untuk menurunkan berat badan? Coba niat tersebut diubah, niatkan melakukan pengaturan pola makan agak kesehatan tubuh terjaga. Kemudian ganti kata diet dengan pengaturan pola makan agar kata-kata positif yang menguat di otak. Sebab, kata diet kadang-kadang sudah berkonotasi negatif dan kadang menjadi sesuatu yang menakutkan.
Konsisten
Ini yang sulit dalam melakukan program diet. Konsisten adalah hal yang kadang buat geregetan. Karena jika melakukan diet beberapa hari kemudian melanggar, biasanya akan bablas melanggarnya. Ujung-ujungnya diet gagal total.
Berkesadaran
Berkesadaran dalam melakukan sesuatu adalah hal penting termasuk soal makan. Ketika sedang melakukan diet sadarlah setiap makanan yang masuk ke dalam mulut adalah obat untuk tubuh dan baik tentunya untuk kesehatan, begitu pula saat ingin mencicipi makanan yang dilanggar, sah-sah saja untuk dimakan apalagi ketika keinginan tidak dapat dibendung, namun berkesadaran saat memakannya penting agar tidak berlebihan lantas bablas.
Sugesti Diri
Pernah lihat akun youtubenya Dewi Hughes? Hughes yang kita kenal berbadan besar kini berbeda 180 derajat. Tubuhnya terlihat begitu ideal, berkali-kali Hughes melakukan hipno untuk dirinya bahwa makanan enak atau tidak itu tergantung pikiran kita. Jadi penting untuk mensugesti diri, bahwa makanan sehat yang dimakan itu enak dan bagus untuk kesehatan.
Bersyukur
Salah satu kunci kebahagiaan adalah bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Rasa syukur akhirnya melahirkan keikhlasan sehingga nilai-nilai positif muncul dan menguatkan niat untuk berdiet, niat untuk mengatur pola makan, niat untuk sehat.
Saat melakukan proses makan, saat itulah hormon kebahagiaan/endorphine muncul. Hormon endorphine ini yang dapat mengurangi stress, menghilangkan rasa sakit, dan membuat badan menjadi lebih sehat.
Ketika makan dan anda tidak bahagia disebabkan menu diet yang tidak anda suka, makanan yang masuk yang harusnya membawa energi baik dapat berubah menjadi “racun” untuk tubuh. Ph tubuh menjadi asam, keasaman tubuh ini dapat berakibat fatal karena banyak penyakit yang berkembang biak dengan baik ketika tubuh asam. Tubuh yang asam menganggu metabolisme tubuh sehingga bukannya malah menurunkan berat badan, malah naik. Untuk itu, perlu diperhatikan keseimbangan ph tubuh.

Kegiatan Pendukung Diet

Kalau sudah mengubah tujuan diet untuk kesehatan maka hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan juga harus dilakukan. Kalaupun tujuan diet tetap ingin menurunkan berat badan, banyak kegiatan-kegiatan pendukung yang harus dilaksanakan agar diet berjalan lebih efektif.
1.    Olahraga
Ini salah satu kunci penting agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Olahraga yang rutin mampu melancarkan pencernaan, membuat awet muda, cepat meluruhkan lemak-lemak di tubuh dan menurunkan stress. Olahraga yang dilakukan pun tidak perlu olahraga yang berat, cukup berjalan kaki, jogging, dan berenang mampu melancarkan metabolisme tubuh.
2.    Aktif Bergerak
Makhluk hidup seyogyanya adalah makhluk yang bergerak. Jadi jika banyak diam, banyak duduk, banyak tidur fitrah manusianya berkurang. Kalaupun pekerjaan menuntut untuk banyak duduk, bisa lakukan gerakan gerakan ringan atau streching agar otot meregang. Banyak kegiatan agar aktif bergerak, misalnya lebih memilih untuk jalan kaki, memilih naik tangga dibandingkan naik lift dan aktivitas lainnya.
3.    Atur Pernafasan
Pernafasan juga menjadi bagian penting dalam menurunkan berat badan. Nafas yang teratur dengan menggunakan pernafasan perut mampu menyerap oksigen lebih banyak. Dari pernafasan ini, kalori tubuh juga terpakai.
4.    Tidur yang Cukup
Tidur lebih awal sekitar jam delapan malam akan membantu tubuh dalam meregenerasi sel-sel. Kemudian bangun lebih awal sekitar pukul tiga malam, akan membuat tubuh disupply oksigen berlimpah. Tidur yang cukup dapat dirasakan tubuh dengan bangun dalam keadaan segar dan bugar.
5.    Tonton Acara tentang Hidup Sehat
Godaan untuk melanggar program diet sangatlah banyak, untuk itu tonton acara di youtube yang menjelaskan tentang pola hidup sehat. Hindari tontonan youtube dengan konten kuliner di pelbagai daerah, mukbang dan konten kuliner lainnya. Konten youtube seperti channel Dewi Hughes mampu membantu diri dalam memotivasi untuk giat dalam melakukan pola hidup sehat.
6.    Baca Buku tentang Kesehatan
Buku tentang pola hidup sehat perlu dibaca untuk menambah literatur agar diet kita makin termotivasi dan berhasil.
***
Diet memang bukan perkara mudah. Namun juga bukan perkara yang tidak mungkin. Tekad yang kuat dengan diiringi kegiatan-kegiatan pendukung dan mengubah pola pikir  tentang diet memungkinkan diet akan berhasil.
Sederhananya, atur pola makan untuk hidup yang lebih sehat dan dapatkan langsing sebagai bonusnya. Pasti bisa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

7 Cara Agar Tetap Awet Muda

Hai para pembaca yang budiman.....