Sabtu, 19 Januari 2019

Ingin Terus Sehat, Ikuti 7 Hal Ini


Salah satu hal yang penting dalam proses kehiudpan adalah sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan. Setuju enggak? Sebab, apapun hal yang dilakukan di kala sehat pasti jatuhnya lebih nikmat dan lebih produktif. Itu sebabnya banyak hal yang berhubungan dengan kesehatan bermunculan menjadi produk-produk industrial yang mendatangkan banyak keuntungan. Obat contohnya, industri ini semakin hari semakin diminati baik obat-obatan jenis kimia maupun obat-obatan herbal. Pengobatan-pengobatan baik yang modern hingga pengobatan alternatif juga menjamur dan laris bak kacang goreng. Tujuannya satu, untuk sembuh dari penyakit  dan kembali sehat seperti sedia kala.
Banyak yang bilang mencegah lebih baik dari mengobati. Semua orang berharap untuk tidak sakit dan selalu sehat. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, praktik-praktik yang merusak tubuh dilakukan dengan sadar atau tidak sadar. Saat badan sakit barulah kesadaran penuh untuk hidup sehat dilakukan.
Ketika sakit, saya bukanlah orang yang akan pertama kali mencari obat untuk menyembuhkan penyakit yang dialami. Biasanya, saya akan mencari sebab mengapa sakit dapat terjadi. Kemudian yang saya lakukan adalah memperbaiki apa yang harus diperbaiki. Setelah itu saya mencoba untuk mengkonsumsi obat-obatan herbal, namun jika sakit mengganggu pekerjaan barulah saya mencari obat kimia. Mau enggak mau. Akan tetapi hal ini jarang dilakukan.
Ada tujuh hal yang perlu diperhatikan jika ingin senantiasa bugar dan sehat. Saya biasanya menerapkan tujuh hal ini. Jika sakit, tujuh hal ini akan saya telaah dan berusaha untuk memperbaiki di waktu-waktu berikutnya.
1. Pola Makan
Tubuh manusia berada pada pH netral yaitu pH 7-7.4. Kurang dari tujuh tubuh dikatakan berpH asam, sedangkan jika tubuh berpH di atas tujuh, tubuh dikatakan berpH basa. Jika tubuh dalam keadaan pH asam maka tubuh akan rentan terkena penyakit. Sebagai gambaran, penderita kanker memiliki pH tubuh yang asam berpH sekitar 3. Untuk itu, kita harus terus menyeimbangkan pH tubuh kita dengan mengatur pola makan.
Kehidupan yang serba praktis membuat kebanyakan dari kita memilih produk-produk makanan yang praktis juga. Beragam makanan kaleng menjadi pilihan dengan alasan menghemat waktu. Apalagi gencarnya iklan membuat produk-produk makanan praktis jadi sesuatu yang biasa di masyarakat kita. Belum lagi tempat makan yang menjual  junk food merebak menjadi pilihan yang sulit untuk dielak.
Makanan kaleng dan junk food adalah makanan yang jika dimakan akan membuat pH tubuh kita menjadi asam. Bahan makanan segar seperti daging juga memiliki pH yang rendah. Salah satu yang dapat dilakukan untuk kembali menetralkan pH tubuh adalah dengan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayur dan buah memiliki pH basa dan serat yang baik untuk pencernaan.
Selain memperbanyak makan buah dan sayur. Hindari makan yang berlebihan.  Rasulullah S.A.W Bersabda , “Sumber penyakit adalah perut.  Perut adalah gudang penyakit dan puasa adalah obat.( HR. Muslim ). Saya setuju sekali, semua penyakit bersumber dari perut. sSemakin perut diisi banyak makanan semakin banyak pula penyakit yang akan ditimbulkan. Untuk itu, makanlah dengan porsi yang cukup karena idealnya perut diisi sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga udara.
2.    Tidur yang Cukup
Pernah mendengar lagu yang diciptakan sekaligus dinyanyikan oleh Rhoma Irama tentang begadang. Saya setuju sekali dengan lagu ini. Begadang memang tidak perlu dilakukan kecuali jika ada hal-hal yang penting yang urgen untuk diselesaikan.
Saya lumayan agak ketat soal tidur, karena kalau tidur kurang karena begadang atau menyelesaikan sesuatu, besoknya paginya badan saya bakalan tidak enak. Masuk angin, mual, keluar keringat dingin biasanya yang akan terjadi jika malamnya begadang. Atau kalau kurang tidur, esok paginya suasana hati (mood) akan berpengaruh. Hal ini karena pH tubuh menjadi asam.
Saya biasanya akan tidur sekitar jam delapan hingga jam sembilan malam. Biasanya kamar akan dibuat senyaman mungkin agar tidur dapat nyenyak. Saya juga akan mematikan lampu kamar dan di dalam rumah, agar melatonon dalam tubuh bekerja dengan baik. Hormon melatonin yang keluar saat tidur dalam keadaan gelap akan mencegah kanker.
Nah, tidur di atas jam delapan atau sembilan malam adalah waktu yang sangat tepat karena jam-jam tersebut, tubuh sedang melakukan regenerasi sel-sel di dalam tubuh. Jadi kebayang, bagaimana jika begadang terus menerus, regenerasi sel-sel dalam tubuh akan terganggu.
Rasulullah SAW sudah mencontohkan untuk tidur setelah sholat Isya dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan setelah itu. Di era digital seperti sekarang, smartphone dan segala bentuk aplikasi yang ada adalah pencuri waktu dan penganggu tidur. Saya sering mengalami ketika akan tidur, masih cek chatting di whatsapp, lihat instagram dan facebook atau menonton video di youtube, seharusnya saya tidur jam sembilan jadi molor tidur jam sepuluh.
Tidur lebih awal akan membuat kita bangun lebih awal, kalau tidur jam delapan atau jam sembilan biasanya saya akan terbangun pukul tiga pagi. Di waktu duaa pertiga malam tersebut, kemurnian oksigen sedang tinggi-tingginya dan tentu saja menyehatkan tubuh. Di jam tersebut, biasanya saya lebih banyak merenung, melakukan kontemplasi, kadang juga tidur-tiduran sambil menunggu subuh.
3.    Pengelolaan Pikiran/Stress
Pikiran adalah kunci dari segala penyakit. Ketika pikiran positif, pH tubuh akan menjadi basa, sebaliknya ketika pikiran kebanyakan negatif, pH tubuh akan menjadi asam.
Jujur, saya adalah orang yang sedikit-sedikit gampang memikirkan sesuatu. Berusaha untuk cuek dan berpikir masa bodoh, nyatanya susah sekali. Makanya kalau sakit saya enggan pergi ke dokter, trauma. Beberapa kali pergi ke dokter bukannya membuat tenang malah membuat semakin khawatir.
Kekhawatiran yang berlebihan karena sakit sesuatu menjadi momok tersendiri buat saya. Berkali-kali, sakit saya makin parah karena pikiran yang kelewatan. Sampai sekarang saya berusaha untuk senantiasa berpikiran positif untuk segala hal.
Dari beberapa literatus yang saya baca, salah satu yang memengaruhi pikiran negatif adalah banyaknya makanan berpH asam yang dikonsumsi. Ini jelas ada hubungannya, karena ketika pH tubuh netral, tubuh dapat mengontrol pikiran agar tidak melebar ke mana-mana.
Saya masih terus belajar untuk mengelola pikiran. Biasanya kalau pikiran sudah ke mana-mana, saya memperbanyak istighfar untuk meredakan. Sebab larut dalam pikiran itu letihnya luar biasa.
4.    Pernafasan
Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernafasan. Teknik pernafasan yang baik akan memungkinkan ketersediaan oksigen akan lebih banyak masuk ke dalam tubuh. Bernafas dengan menarik panjang udara kemudian menahannya lalu mengeluarkannya adalah salah satu teknik pernafasan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Bernafas dengan buru-buru membuat oksigen yang masuk ke dalam tubuh tidak maksimal. Untuk itu, perhatikan cara bernafas kita.
5.    Olahraga
Berolahraga adalah salah satu cara agar tubuh senantiasa sehat dan berenergi. Saya tipikal orang yang malas gerak. Banyak teman yang menyarankan ketika saya sedang mengatur pola makan (baca: diet) untuk rajin berolahraga. Biasanya saya ikuti dengan berolahraga jalan kaki secara sengaja atai tidak. Beberapa aktivitas yang biasanya menggunakan transportasi tertentu, saya lebih memilih untuk jalan kaki agar tubuh aktif bergerak.
Tubuh manusia sudah diset secara fitrah untuk aktif bergerak. Hanya saja semua itu tergantung niat dan konsisten. Ini yang sulit. Semakin rajin bergerak atau berolahraga, maka lemak akan terbakar. Selain itu gerakan demi gerakan akan membuat metabolisme tubuh menjadi lancar, pencernaan akan terbantu, aliran darah akan lancar, oksigen yang masuk ke dalam tubuh akan semakin banyak, dan otot serta sendi semakin kuat.  Namun, jangan terlalu berlebihan dalam berolahraga sebab olahraga yang berlebihan akan membuat sel-sel tubuh semkain rusak, olahraga yang berlebihan juga menciptakan radikal bebas bagi tubuh. Untuk itu, olahraga secukupnya.
6.    Ibadah
Ibadah adalah poin yang tidak kalah penting agar tubuh senantiasa sehat. Melaksankan sholat, berdoa, puasa adalah ibadah-ibadah yang sering dilakukan.
Adanya kepasrahan kepada Allah SWT saat berdoa membuat pH tubuh akan menjadi basa. Gerakan sholat membuat tubuh bergerak sedangkan puasa yang dilakukan saat Ramadhan atau puasa sunnah di waktu-waktu tertentu membuat organ-organ tubuh beristirahat sejenak dari aktivitas pencernaan makanan.
Yang biasanya terpikirkan ketika sakit adalah pergi ke dokter atau minum obat tertentu. Sedikit yang ketika sakit merenung dan meminta ampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Sebenarnya sakit itu menggugurkan dosa-dosa yang diperbuat. Tidak ada salahnya ketika sakit, selain berikhtiar untuk ke dokter dana minum obat, kita berdoa, berpasarah kepada Allah SWT dan memohon ampunan.
7.    Piknik
Gempuran pekerjaan, tekanan hidup atau masalah yang sedang terjadi membuat pikiran menjadi penat. Untuk itu, perlu rasanya rehat sejenak darai aktivitas dan melakukan piknik. Sebenarnya piknik enggak harus mahal dengan berkunjung ke luar kota. Cukup pergi ke taman dan membaca buku, mengalihkan sejenak dari beban pikiran pekerjaan dan kehidupan.
Bersilaturahim ke rumah teman atau saudara juga dapat dilakukan agar pikiran menjadi lebih lapang atau mendapatkan solusi dari masalah dan tekanan hidup. Sesekali makan bersama di luar, melakukan kegiatan kegiatan kesukaan seperti memasak, bernyanyi saat rehat dapat dilakukan sebagai salah satu alternatif ketika piknik.
Tubuh kita bukanlah robot. Tunaikan hak-haknya ketika letih sudah mulai terasa.  Tunaikanlah ketika pikiran sudah mulai penat.
***
Sehat, adalah sesuatu yang slalu didambakan setiap orang. Untuk itu dengan melakukan tujuh hal tersebut, mudah-mudahan dapat memberikan dampak postif bagi kesehatan kita. Pola makan yang baik akan berpengaruh pada pikiran dan pengelolaan stress. Tidur yang baik juga akan berpengaruh pada pikiran. Olahraga yang dianjurkan dan teratur akan membuat fisik menjadi lebih fit. Piknik dan ibadah akan menjaga pikiran untuk selalu berada pada garisnya. Semuanya saling bertautan dan berdampak bagi kesehatan.
Semakin tua, kondisi organ tubuh tidak sebaik ketika masih muda. Namun, sudah sepantasnyalah kita menjaga organ-organ tubuh kita agar senantiasa sehat. Di tulisan berikutnya saya akan mereview sebuah buku tentang sehat hingga usia 90 tahun. Di buku tersebut dijelaskan beberapa orang yang memiliki umur hingga 100 tahun.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan semoga kita senantiasa diberikan kesehatan , keselamatan dan kebahagiaan hidup. Aamiin. Terima kasih....

Baca juga!

Calm: Rileks, Fokus, dan Ubahlah Duniamu

Diet

Menikmati Senja di Pantai Walakiri, Sumba Timur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulang Tahun Indocement ke-44: Quarry Walk di Lahan Reklamasi Bekas Tambang

“Take care of the earth and she will take care of you” Berkunjung ke area bekas tambang yang terlintas dalam benak orang awam sepe...